RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Berita » Sains & Teknologi » KERAS DAN KUAT TAPI PINTAR

KERAS DAN KUAT TAPI PINTAR

Logam dan paduannya merupakan salah satu bahan atau material terpenting dalam kehidupan kita. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap hari kita menggunakan barang-barang yang terbuat dari logam.

Penggunaan logam yang luar biasa ini dikarenakan sifat fisiknya yang cukup unik. Di satu sisi, pada suhu ruangan, kebanyakan logam memiliki kekerasan dan kekuatan yang cukup besar untuk menahan beban berat. Di sisi lain, pada suhu tinggi, logam sangatlah lunak dan mudah dibentuk.

Sangat Tua tapi ‘Awet Muda’

Logam dan pemaduan logam (Alloy) merupakan teknologi sangat tua. Tapi teknologi ini ternyata senantiasa awet muda. Dengan kata lain, masih banyak dikembangkan dan digunakan hingga sekarang.

Buktinya, keterangan tentang ini misalnya telah ada lebih dari 14 abad lalu di dalam kitab suci Al Qur’an. Di ayat ke-96 dan 97 surat Al Kahfi, disebutkan: “…dia berkata, “Tiuplah (api itu)!” Ketika (besi) itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu).” Maka mereka tidak dapat mendakinya dan tidak dapat pula melubanginya.”
Di ayat tersebut terdapat informasi mengenai teknologi pemaduan logam. Pencampuran suatu unsur logam dengan unsur logam yang lain akan menghasilkan suatu sifat yang unik.

Tidak Berotak, Tapi Punya Ingatan

Teknik pemaduan logam berkembang cukup pesat. Beberapa tahun ke belakang, para ahli logam berhasil menemukan material pintar yang memiliki daya ingat atau “memori” bentuk. Material ini dikenal sebagai Paduan Ingat Bentuk (Shape Memory Alloy, SMA).

Seperti halnya material biasanya, SMA dapat diubah-ubah bentuknya. Namun, jika SMA didinginkan atau dipanaskan hingga suhu tertentu, material ini akan kembali ke bentuknya semula. Suhu perubahan bentuk ini bergantung kepada komposisi logam paduannya. Perubahan bentuk pada SMA dikarenakan penyusunan kembali letak dan kedudukan partikel-partikel struktur kristalnya.

Dari Pembuluh Darah hingga Nasi

Teknologi SMA ini banyak digunakan di bidang kedokteran. Salah satu contoh yang sudah dikenal adalah sejenis jaring kawat (stent) yang dipakai untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat.

Pada suhu rendah, jaring kawat tersebut diubah bentuknya menjadi pipih agar dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam pembuluh darah pasien. Di dalam pembuluh darah, suhu jaring kawat mengalami peningkatan menuju suhu badan pasien. Seiring dengan peningkatan suhu, jaring kawat tersebut kembali ke bentuknya semula.

Selain di bidang kedokteran, SMA ini banyak diterapkan di bidang industri penerbangan dan antariksa, industri mobil. SMA bahkan mulai dimanfaatkan pada beberapa peralatan rumah tangga seperti mesin pendingin ruangan (AC), mesin pembuat minuman kopi (coffee machine) dan alat pemasak nasi otomatis (rice cooker).(Reiza Zakia Mukhlis & tim ISTECS on Air – 2007)

Nara sumber:

Reiza Zakia Mukhlis

Sedang menempuh S2 di Joint European Masters in Materials Science Program
(kerja sama 3 Universitas Eropa: TUHH-Jerman, AAU Denmark, UA-Portugal)
- S2, Teknik Mesin dan Bahan-UKM Malaysia
- S1, Teknik Material ITB

Sumber:

1. Gandhi, M.V. & Thompson, B.S. 1992. SMArt Materials and Structures. London: Chapman & Hall

2. Shape Memory Alloys-Medical Applications

3. Shape Memory Alloys

4. Shape Memory Alloys

Baca Juga

MitraFM.com First Media Perluas Layanan ke Malang

First Media Dukung Dunia Pendidikan dengan Menghadirkan Smart School

Malang – Pendidikan menjadi sebuah hal yang penting bukan hanya bagi First Media, tetapi juga ...

  • afriz

    thankz ya info ya
    mga cepet slesai s2 nya

  • joni

    bagaimanakah dengan material properties dari sma(shape memory alloy) ini.apakah cukup kuat untuk body mobil misalnya.untuk logam memori apakah sudah dibuat di indonesia.