RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Orang Tua Depresi, Anak Gampang Sakit

Orang Tua Depresi, Anak Gampang Sakit

emua anak mendambakan untuk dibesarkan dengan kasih sayang dan dukungan solid dari ayah dan ibu yang kompak. Namun kenyatan berkata lain. Tak semua anak beruntung mendapatkan keluarga seperti itu. Gawatnya, tenyata konflik antar orang tua tak hanya menimbulkan dampak psikologis bagi si kecil. Kesehatan anak pun ikut merosot.

Lebih Gampang Demam

Studi terbaru di University of Rochester Medical Center, New York, AS menunjukkan, anak dengan keluarga yang menghadapi stres kronis akibat konflik antar orang tua atau yang sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga cenderung lebih rentan sakit dibandingkan anak dari keluarga yang “akur”.

Para orang dewasa, stres kronis memang terbukti dapat melemahkan sistem imun. Tapi anehnya, yang ditemukan pada anak justru sebaliknya. Anak dengan tingkat stres tertinggi justru mengalami peningkatan sistem kekebalan tubuh. Sayangnya, alasan pasti di balik fakta ini belum diketahui. Para ahli masih bekerja keras untuk mengungkap proses biologis yang terjadi pada anak-anak dan yang mempengaruhi kerentanan terhadap infeksi.

Waspadai Baby Blues

Depresi pada orang tua tidak bisa diabaikan dan harus segera ditangani. Sebab dampak tersembunyinya tak main-main bagi anak. Salah satu kelompok yang rentan adalah ibu yang baru melahirkan. Ya, perubahan hormonal, perubahan fungsi tubuh serta tanggung jawab yang serba baru menyebabkan bagitu banyak wanita terserang post-partum sindrom yang lebih populer dengan sebutan “baby blues”. Dokter-dokter anak di AS telah dihimbau untuk lebih jeli mencermati gejala “baby blues” pada para ibu yang datang untuk memeriksakan anaknya.

Selamatkan Masa Depannya

Ada kemungkinan, depresi pada ibu maupun ayah juga membuat si kecil lebih rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Padahal, aksi kekerasan yang dialami si kecil tak hanya berdampak pada dirinya saat itu, tapi bisa berbekas hingga dewasa.

Dalam jurnal Archives of Pediatric & Adolescent Medicine, anak yang mengalami kekerasan berkepanjangan di masa kecil serta lahir premature berisiko lebih tinggi untuk tumbuh menjadi remaja yang nakal dan bermasalah. Mereka juga cenderung mengalami kesulitan belajar dan saat dewasa cenderung memiliki kualitas hidup yang rendah. Yang paling menyedihkan, anak-anak ini juga terancam menjadi penderita depresi dan mengalami disfungsi sosial.( is/hp/mitrafm)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*