RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Tips Agar Anak Suka Sayur

Tips Agar Anak Suka Sayur

1. Hidangkan dalam bentuk yang menarik.
Setumpuk bayam matang di dalam mangkok tidak akan membuat balita tertarik. Tapi matanya akan berbinar jika melihat pohon brokoli. Sementara itu, Anda bisa menyajikan tumis sayuran kepada Anak yang lebih besar, lalu ajarkan mereka cara menggunakan sumpit.

2. Sajikan sayuran yang renyah.
Anak-anak benci makanan yang terlalu lembek, jadi hindari memasak sayuran dalam waktu terlalu lama. Alih-alih demikian, cukup rebus,kukus, panaskan di oven atau sajikan dalam keadaan mentah. Melalui ini, anak juga tidak terlalu kehilangan vitamin.

3. Ajak anak berbelanja.
Jelajahi setiap lorong sayuran yang ada di supermarket sehingga anak Anda bisa melihat beragam buah dan sayur.dan pada setiap kunjungan, biarkan dia memilih jenis sayuran baru yang akan disantap bersama pada minggu tersebut. Anak-anak akan senang melihat sayuran pilihan mereka menjadi bagian dari menu makan.

4. Beri contoh yang baik.
Pastikan Anda juga mengisi piring makan Anda dengan sayuran. Riset menunjukkan, bahwa jumlah makanan yang ada di piring anak sebenarnya langsung berhubungan dengan jumlah yang ada di piring ibu. Bahkan jika Anda tidak suka dengan, misalnya sayur bit, Anda tetap harus menghidangkannya di piring anak, juga di piring Anda, tanpa perlu memberi komentar negatif.

5. Sabar, jangan tergesa-gesa.
Mungkin Anda harus mengenalkan anak kepada 1 jenis sayuran sebanyak 10 X sebelum dia bersedia mencoba (dan tentunya anda harap dia akan menyukainya). Jika anak Anda menolak untuk mencoba, jangan masukkan ini kedalam hati. Coba kenalkan lagi 10 hari kemudian.

6. Bercocok tanam.
Coba ajak anak untuk membuat apotik hidup atau warung hidup di halaman rumah. Ada kemungkinan mereka dengan senang hati mencoba makanan dari hasil kerja keras mereka. Anda juga bisa mengajak mereka keperkebunan sayur di area agrowisata atau yang dekat dengan tempat tinggal anda. Anak tidak hanya akan belajar mengenai jenis sayuran, tapi juga cara merawatnya.

7. Ajak mereka ke dapur.
Libatkan mereka dalam kegiatan memsak. Berikan tugas- tugas yang paling mudah, misalnya merobek daun selada, mengupas kulit jagung atau sekedar mencuci sayuran. Sementara anak yang usianya lebih besar bisa diminta untuk memotong-motong sayuran untuk salad dan menghidangkannya di piring.

8. Sodorkan pilihan.
Cukup hidangkan 2 atau 3 jenis sayuran berbeda dalam jumlah sedikit di piring makan anak anda. Aneka jenis makanan justru menjadi kunci dari banyaknya asupan gizi.memakan 3 jenis sayur, masing-masing 1 sendok jauh lebih baik daripada 3 sendok hanya 1 jenis sayur.

9. Hidangkan dengan saus celup.
Jika sayuran rebus atau kukus terasa terlalu hambar, coba hidangkan dengan saus celup, misalnya salsa, hummus, salad dressing rendah lemak, guacamole, atau yogurt. Sajikan saus celup ini dalam jumlah sedikit dan wadah kecil (misalnya cetakan agar-agar) dan biarkan anak memilih saus celup mana yang paling dia suka. Ini akan mengajarkan anak untuk bereksperimen dengan rasa.

10. Jadilah kreatif.
Ciptakan dongeng yang bisa menghubungkan balita dengan sayuran. Misalnya mengenai petualangan di hutan asparagus. Ciptakan lagu-lagu kocak mengenai wortel atau kenakan pakaian warna hijau dan berpura-puralah berperan sebagai kacang panjang. Ikut sertakan anak dalam drama kecil ini. Setidaknya, dia bisa menyantap sayurannya dengan perasaan riang, bukan terpaksa. }

11. Beri hiasan.
Beri anak lembaran daun selada,lalu biarkan dia menghias dengan mengunakan sayuran jenis lain yang sudah Anda potong. Lakukan hal yang sama saat Anda membuat pizza vegetarian ukuran kecil (misalnya dengan menggunakan roti pita atau adonan roti yang dibekukan).

12. Sajikan sebagai makanan pembuka.
Ketika anak merasa lapar, Anda bisa menggunakan ini sebagai kesempatan untuk mengenalkannya kepada sayuran. Sajikan sayuran sebagai makanan pembuka (misalnya salad ukuran mungil) untuk dikunyah selama anak menunggu makanan utama dihidangkan. Tapi ada pengecualian. Sayuran yang sama sekali belum pernah dikenal anak bisa membuatnya frustasi jika dia benar-benar kelaparan. Jadi, sajikan saja sayuran yang sudah dikenalinya. Sementara sayuran baru bisa dihidangkan sebagai camilan sore hari.

13. Makanlah bersama-sama.
Jadikan waktu makan malam sebagai prioritas di dalam rumah. Riset dari Harvard Medical School menyebutkan bahwa anak-anak mengkonsumsi lebih banyak sayuran saat mereka makan bersama orang tuanya.

14. Kurangi porsi.
Bagi anak yang masih belajar untuk menyukai rasa sayur, satu sendok bia terasa seperti 1 piring. Jadi, ketika Anda menyajikan jenis sayuran baru kepada anak, mintalah dia untuk setidaknya mencoba 1 suap. Jika dia tidak suka, jangan memaksa. Anda bisa mencoba lagi 2 atau 3 hari berikutnya.

15. Permudah penyajian.
Tempatkan sayuran yang sudah dipotong atau di cuci di wadah plastik lalu simpan di kulkas. Dengan begini, anak Anda akan mudah melihat dan mengambilnya atau kemas sayuran mentah dalam cooler berukuran kecil apabila Anda bepergian dengan menggunakan mobil.

16. Sajikan satu-satu.
Kebanyakan anak tidak suka makanan yang ikombinasikan dengan sayuran lain. Jadi, coba tempatkan 2 atau 3 jenis sayuran di piring yang terpisah. Melalui ini, Anda juga bisa mengenalkan dia pada jenis-jenis sayuran.

17. Berikankan pujian.
Pujilah anak jika mereka bersedia mencoba sayuran baru. Tapi jangan mengobral janji, misalnya akan membelikan mainan atau memberikan tambahan waktu manonton tv, karena bentuk penghargaan seperti ini bisa menciptakan hubungan yang tidak sehat dengan makanan. Jangan lupa menyogok dengan es krim atau coklat karena makanan tidak boleh menjadi hadiah atau hukuman atas perilaku anak.

18. Mengganti bentuk.
Kenalkan sayuran yang sama dengan cara yang berbeda. Mungkin ini terdengar aneh atau merepotkan, tapi pada kenyataannya, bentuk potongan sayuran bisa membuat perbedaan besar bagi anak yang masih kecil. Kalau dia tidak menyentuh wortel yang dipotong panjang, coba buat potongan bulat seperti koin. Atau,mungkin dia lebih suka dengan kacang panjang yang dipotong miring dari pada yang biasa.

19. Pesta BBQ vegetarian.
Bukan hanya daging yang enak dipanggang. Buatlah kebab vegetarian yang sederhana. Tambahkan tomat, jamur, zucchini, paprika atau bawang sebagai selingan.

20. Meriahkan makanan.
Coba siramkan sedikit keju cair ke atas sayuran kukus. Tidak masalah jika anak mengonsumsi lemak ekstra yang terkandung di dalam keju. Setidaknya, hal ini layak dicoba jika anak bersedia menyantap sayuran yang Anda sediakan.( is/hp/mitrafm)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*