RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Siasati Stres Menjelang Ujian

Siasati Stres Menjelang Ujian

Apakah anak Anda stres menjelang ujian nasionaldi sekolahnya? Atau bahkan sampai dia merasa sakit? Kondisi itu seharusnya dapat ditangani sejak awal, sehingga pada saat ujian anak-anak dapat menghadapi soal-soal dengan tenang dan hasilnya pun memuaskan.

Kini kompetisi di sekolah yang semakin ketat, kurikulum dan metode pun dirasa kurang sesuai ditambah standar nilai kelulusan yang tinggi membuat sebagian anak merasa tertekan. Orang tua dan guru diharapkan dapat membantu anak untuk mengelola stres mereka.

Semangat dan dukungan dapat menjadi cara yang baik, namun akan lebih efektif lagi jika orang tua dapat berstrategi membantu anak mempersiapkan diri menghadapi ujian. Tentunya strategi yang positif dan sportif, bukan strategi yang curang.

Pemerhati pendidikan Bambang Sutrisno MPd mengatakan, yang terbebani dengan ujian nasional (UN) bukan hanya siswa saja tapi juga orang tua dan guru. Tidak heran karena UN merupakan tujuan dan sasaran akhir kelulusan siswa.

“Maka tidak heran jika banyak pihak antara lain guru, sekolah,orangtua,dan siswa memilih jalan ”pintas” agar bisa sukses dalam UN,” ungkapnya di seminar  seminar ”Ujian Menghadang, Panik Pun Datang” yang diadakan Erlangga Group di Senayan City, beberapa waktu lalu.

Keberhasilan seorang guru terukur ketika dirinya mampu membuat siswanya sukses memperoleh nilai baik saat UN. Inilah yang akhirnya melatarbelakangi berbagai tindakan curang.

Selain itu, Bambang mengatakan pengaruh UN tidak hanya itu tapi juga membuat sebagian guru merasa ‘keberatan’ jika harus mengajar di kelas tingkat akhir. Tanggungjawab guru menjadi seperti ‘ternodai’. Guru memilih mengajar di kelas tingkat awal karena lebih nyaman dan tanpa beban.

”Semakin tingginya tingkat kecurangan yang dilakukan beberapa pihak menjadi sesuatu yang sangat memprihatinkan. Mulai membocorkan soal, memberikan kunci jawaban, sampai dengan praktik perjokian dilakukan secara berjamaah dengan melibatkan siswa,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, melakukan persiapan sedini mungkin dengan pendalaman materi dan latihan soal sesuai kisi-kisi soal adalah cara terbaik untuk persiapan menghadapi UN.

Bagaimana dengan orang tua di rumah?  Psikolog dari Universitas Indonesia, Tika Bisono mengatakan, orang tidak perlu panik menghadapi ujian.”Dukungan orangtua dapat dengan membantu anak menyelesaikan soal-soal latihan,” pesannya pada kesempatan yang sama.

Jika orangtua tidak memberi semangat bisa mengakibatkan stres pada anak. Apalagi terhadap diri siswa yang akan menjalani UN. Tidak jarang siswa merasa UN sebagai ajang mempertaruhkan reputasi diri.

Bambang mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, maka peran orangtua dan guru di sekolah sangat dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan anak menempuh ujian. Guru dan orang tua harus mampu memotivasi dan meluruskan persepsi siswa tentang ujian nasional.

Dengan menjadi contoh yang baik tentu dapat membantu. Tunjukan pada anak bahwa anda mampu menghadapi pekerjaan rumah tangga dengan baik. Tunjukan sikap positif saat menghadapi tantangan tersebut. Sebagai guru bekali siswa dengan pengetahuan yang cukup agar siswa merasa lebih siap menghadapi soal-soal yang akan diujikan.

Tanggapan positif juga bisa membantu anak tenang menghadapi UN. Ucapan akan sangat berpengaruh, untuk itu hindarilah ungkapan yang terkesan menuntut dan mengkritik. ”Menjaga kesehatan dan banyak berdoa juga sesuatu yang tidak boleh dilupakan dalam menghadapi ujian,” imbuh Bambang. (rep/hp/mitrafm)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*