RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Floor Time, Siasat Interaksi Orangtua Sibuk

Floor Time, Siasat Interaksi Orangtua Sibuk

Asupan nutrisi dan stimulasi yang tepat yang diberikan sedini mungkin akan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Hal itu juga terkait erat terhadap perkembangan otak yang berpengaruh pada kecerdasan anak.Jika Anda orangtua bekerja, salah satu masalah yang kerap menghadang minimnya waktu bersama sang buah hati. Ditambah suasana hati yang tidak baik di tempat kerja, kerap kali terbawa sampai di rumah sehingga membuat waktu yang sempit semakin tak efektif dalam membangun hubungan orangtua-anak.

Konsultan tumbuh kembang anak, Soedjatmiko SpA(K), MSi mengatakan tumbuh kembang seorang anak ditandai dengan pertumbuhan (growth) dan perkembangan (development). Pertumbuhan meliputi pertumbuhan fisik seperti berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala, dan status gizi. Sedangkan perkembangan meliputi kemampuan bahasa, motorik halus dan kasar, personal sosial dan kemampuan kognitif.

Stimulasi sangat memegang peranan penting dalam memaksimalkan kecerdasan otak, lanjut Soedjatmiko. Stimulasi diperlukan agar hubungan antar sel syaraf otak (sinaps) dapat berkembang. “Perlu diingat bahwa sinaps akan menghilang spontan jika tidak digunakan,” tegasnya.

Salah satu metode yang dipakai untuk menyiasati adanya kebersamaan yang berkualitas disaat waktu yang tersedia amat sempit adalah floor time yaitu konsep orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama selama kurang lebih 20-30 menit tanpa berhenti, untuk berinteraksi dan bermain.

“Floor time dapat memberi manfaat untuk kedekatan emosi, memperbaiki komunikasi dan sebagai wadah mencurahkan perasaan dan gagasan,” jelas Soedjatmiko.

Konsep floor time memiliki sasaran adanya keterlibatan orang tua, komunikasi dua arah, saling pengertian dan membangun alur berpikir anak yang melibatkan perasaan dan kasih sayang.

Fontera Brands Indonesia, perusahaan pengolahan susu multinasional mendukung pemberian nutrisi dan stimulasi dengan menyediakan program Anmum Learning Express yang menitikberatkan pada metode floor time.

Mengenai nutrisi yang dibutuhkan anak, Ahli nutrisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dwi Putro Widodo menuturkan, perkembangan otak bayi setelah dilahirkan lebih penting dalam menentukan IQ anak di kemudian hari dibandingkan dengan ketika dalam kandungan.

Untuk itu orang tua harus bijak dalam memberikan asupan nutrisi kepada anaknya mengingat setelah lahir otak bayi akan berkembang dengan sangat pesat dan kurang gizi yang berat akan menyebabkan kerusakan otak secara permanen.

“Penambahan nutrisi terhadap bayi akan memberi efek positif bila diberikan sedini mungkin, yaitu mulai umur 6-18 bulan. Kekurangan gizi pada anak dapat menyebabkan kurangnya serabut syaraf atau mielin dan gangguan fungsi neutransmitter atau bahan kimia otak,” papar Dwi pada seminar kesehatan ‘Pentingnya Nutrisi dan Stimulasi pada Kecerdasan Anak’ di Jakarta beberapa waktu lalu.

Otak merupakan pusat perkembangan tumbuh kembang anak. Saat dilahirkan, setiap bayi memiliki 100 miliyar sel otak, namun belum semua sel otak tersebut terhubung dengan sempurna. Pemberian nutrisi yang cukup akan mengoptimalkan hubungan antar sel.

Nutrisi terpenting yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan Perkembangan otaknya pada usia dua tahun pertama adalah air susu ibu (ASI). Selain mengandung semua unsur nutrisi yang dibutuhkan bayi, tutur Dwi, proses menyusui yang tepat juga merupakan stimulasi pertumbungan dan perkembangan otak yang sempurna bagi bayi. (rep/hp/mitrafm)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*