RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Menengahi Pertengkaran Anak

Menengahi Pertengkaran Anak

PUSING mendengar anak-anak berkelahi dan saling berteriak. Sebagai orangtua, Anda harus mengambil tindakan untuk menengahinya.

Anak-anak belum bisa menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Mereka bertindak sesuai dengan apa yang mereka sukai. Adalah hal yang wajar jika mereka berselisih. Namun, jika pertengkaran itu menjadi semakin tak terkendali, tentu sudah tidak wajar lagi. Apalagi jika ternyata tak ada seorang pun yang bisa belajar dan mengambil hikmah dari pertengkaran itu.

Sebagai orangtua, Anda harus mengajarkan mereka bagaimana saling menghargai satu sama lain. Kesabaran dan kesiapan Anda untuk mengajarkan nilai tersebut akan teruji saat anak-anak terlibat pertengkaran.

Seperti dikutip dari Health24, berikut beberapa tip bagaimana menjadi penengah saat anak bertengkar:

– Berhenti membandingkan satu anak dengan anak lainnya.

– Jangan memihak atau pilih kasih.

– Berikan privasi waktu untuk sendiri pada masing-masing anak.

– Jika satu anak meminta waktu dan perhatian lebih dari Anda, lakukan hal yang sama dengan anak lainnya.

– Bertindak cepat saat Anda melihat konflik yang terjadi pada anak-anak.

– Cobalah mengabaikan percekcokan, pertengkaran, dan perselisihan. Biarkan anak-anak untuk belajar saling memahami dan bekerja sama satu sama lain. Ada waktunya bagi Anda untuk mencampuri urusan mereka.

– Jangan pernah bertanya kepada mereka, “Siapa yang memulai perkelahian?” Sebab keduanya memikul tanggung jawab yang sama terhadap perkelahian tersebut.

– Jangan menyuruh anak yang lebih tua untuk bertindak lebih dewasa kepada adiknya saat keduanya terlibat konflik. Anda justru menunjukkan sikap pilih kasih.

– Anda bisa memisahkan keduanya dengan menggunakan prinsip “time out” atau “waktu jeda”. Waktu jeda adalah penghentian segala bentuk komunikasi. Lama waktu jeda tidak ada ketentuannya. Di sini, Anda bertindak sebagai wasit.

– Permusuhan, penyerangan, dan kemarahan yang terjadi di antara anak-anak harus ditangani secara serius.

– Anak-anak harus dilindungi dari semua bentuk kekerasan fisik dan psikologis satu dengan lainnya.(oz/hp/mitrafm)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*