RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Bayi riang ketika mandi

Bayi riang ketika mandi

Bayi riang di saat mandi
Permainan-permainan ini akan membuat si kecil riang gembira. Acara mandi pun berjalan lancar.

Cara bermain: Begitu si kecil mulai menepuk-nepuk air, mulai nyanyikan lagu favoritnya (tak masalah jika suara Anda fals). Tepat sebelum sebuah kata atau kalimat yang sering diulang-ulang, berhentilah menyanyi dan tunggu sampai bayi ‘menyelesaikan’ lagu itu (meski hanya dengan bergumam atau berceloteh).
Mengapa bayi suka: Sama seperti kita, si kecil senang mendapat giliran, dan reaksi Anda yang gembira ketika ia menyelesaikan lagu dengan tepat merupakan dorongan yang dibutuhkannya untuk membangun rasa bangga.

Apa yang diajarkan: Keterampilan komunikasi. “Meski secara verbal bayi belum bisa menyelesaikan dengan kata-kata, otaknya akan membuat semacam hubungan, yang mendorong si kecil mengerahkan seluruh ingatannya untuk mencari kata yang pas,” ucap Dr. Perimutter. Dengan memberi bayi kesempatan untuk merespon, sebenarnya Anda sedang membangun landasan untuk berkomunikasi.

Kapan mulai bermain: Usia 8–12 bulan, saat keinginan bayi untuk berkomunikasi mulai tumbuh, dan ia berada pada ambang mengeluarkan kata-kata pertama.

Ciduk, tuang

Cara bermain: Berikan pada si kecil beberapa cangkir atau mangkuk plastik yang berbeda ukuran, serta biarkan ia menciduk dan menuang air dari masing-masing piranti. Lalu, ciduk dan guyurkan air di atas kepala bayi (bukan di wajahnya ya) dan tubuhnya, sehingga ia bisa merasakan perbedaan banyaknya air yang keluar dari wadah yang berbeda.

Mengapa bayi suka: Permainan ini membuat bayi merasakan hal yang sama seperti saat menarik tisu dari kotak. “Ketika bayi mendapati sesuatu yang dilakukannya bisa membuat hal lain terjadi, muncul perasaan yang kuat, kini ia sepenuhnya tergantung pada Anda,” ucap Lerner.

Apa yang diajarkan: Keterampilan visual-spasial. Kelihatannya si kecil senang-senang saja ketika menuang-nuangkan air pada apapun, termasuk dari bathtub ke keset. Tetapi, menciduk dan menuang air dari wadah yang berbeda ukuran membantu bayi memahami konsep “lebih besar” dan “lebih kecil”, serta meningkatkan pemahamannya terhadap ukuran dan bentuk.

Kapan mulai bermain: Usia 6-9 bulan, ketika koordinasi tangan-mata untuk menciduk dan menuang air sudah oke. Juga, si kecil sudah bisa duduk di bathtub saat melakukannya. (Ingat ya, meski bayi sudah sangat piawai duduk sendiri, jangan pernah meninggalkannya sendirian di bathtub.)(parenting/hp)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*