RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Poligami Dipersulit, Bukan Dilarang

Poligami Dipersulit, Bukan Dilarang

DR. GIna Bersama tiga madunya Salah satu tim formatur RUU Peradilan Agama, Prof Dr HuzaemahTahido Yanggo  menjelaskan, draft RUU di antaranya membahas pelaku poligami, nikah siri, dan kawin kontrak. “Banyak masyarakat yang salah paham. RUU Peradilan Agama yang kini sudah berada  di tangan Setneg tak ada ketetapan pidana bagi pelaku poligami.

“Boleh jadi itu kesalahan wartawan dalam menginterpretasikan berita,” tegasnya

Menurut ia, kawin kontrak dan nikah siri memang ada hukum pidananya, sebab selama ini cukup meresahkan pihak perempuan dan tidak memiliki payung hukum yang kuat. Hanya pada draft RUU tersebut tidak ada pembahasan hukuman pidana bagi pelaku poligami.

“Tidak ada hukum pidana bagi pelaku poligami, yang ada adalah untuk nikah siri dan kawin kontrak,” tutur Huzaemah.

Menurut pakar hukum Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, sifat RUU yang baru itu hanya mempersulit pelaku poligami. Jadi bukan melarang.

Sikap NU

Sementara itu, beberapa organisasi massa Islam mulai bereaksi. Ketua PWNU Jatim, KH, Miftakhul Akhyar masih optimis RUU tak akan mempidanakan pelaku poligami. Namun seandainya benar jika RUU bersangkutan ada pasal pemidanaan, organisasinya tak akan tinggal diam.

“Jika RUU itu disetujui presiden dan sampai ke DPR, kami akan mengumpulkan seluruh PWNU untuk mengecam dan memprotes,” ujar Kiai Akhyar.

Menurut Kiai Akhyar, gerakan yang bernafsu dan berusaha mempidanakan pelaku poligami adalah  aktivis perempuan dan aktivis liberalisme.  “Padahal poligami jika dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, bisa menjadi solusi. Apalagi melihat banyak tragedi perselingkuhan dan pemerkosaan di era seperti ini.”

“Ah, seperti tidak ada kerjaan saja, poligami dipidanakan. Poligami itu boleh dalam Islam. Kalau mampu poligami biarkan saja. Jangan dipermasalahkan,” tutur Akhyar.(hidcom/hp)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*