RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Pamer Kemesraan di Depan Anak, Why Not?

Pamer Kemesraan di Depan Anak, Why Not?

obd0llharlSEBUAH ciuman mendarat di pipi suami tercinta yang sedang bermain dengan si kecil. Seketika itu juga si kecil memandangi wajah Anda dan suami yang bersemu merah dan terlihat salah tingkah. Ya, romantisme dan kemesraan merupakan hal yang penting dalam hubungan istri-suami. Namun jika kemesraan tersebut Anda lakukan di depan anak, wajar tidak ya?

Anak Bukan Halangan Bermesraan

Tak dapat dipungkiri, orientasi hubungan pada awal pernikahan adalah menjadi istri-suami. Artinya lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan kedua belah pihak.

Namun setelah memiliki buah hati, status pun berubah menjadi orangtua. Nah, biasanya mulai terjadi perubahan yakni menomorsatukan kebutuhan anak, perhatian juga lebih tercurah untuk si kecil.

Saat inilah pasangan istri-suami disibukkan dengan tugas masing-masing. Istri berusaha menjadi ibu yang baik dan suami berusaha keras menjadi ayah teladan.

Bukan tak mungkin kondisi tersebut malah mengakibatkan pudarnya romantisme masa pacaran atau pada awal pernikahan. Jangan sampai hal itu terjadi ya! Menyenangkan loh jika romantisme kembali dirasakan.

Jadi, tidak perlu malu-malu saat menunjukkan kemesraan di depan anak. Wajar kok! Justru bisa menjadi salah satu variasi dan sensasi dalam “memeriahkan” hubungan istri-suami. Nyala api romatisme dapat terus terjaga tanpa harus mengabaikan si kecil, sounds great!

Ajarkan Kasih Sayang

Bila sejak kecil anak terbiasa melihat kedua orangtuanya menunjukkan kemesraan (dalam konteks yang tidak berlebihan) maka dalam benaknya akan terekam dengan jelas, bahkan dalam ingatannya hingga dewasa kelak.

Tanpa disadari, kemesraan yang Anda tunjukkan bersama suami sesungguhnya mengajarkan anak tentang kasih sayang. Lebih tepatnya belajar menyayangi dan disayangi, bukan secara konseptual melainkan melalui tindakan nyata yang dilihatnya sehari-hari.

Dan mungkin orang pertama yang akan merasakan hasil pelajaran si kecil tersebut adalah Anda dan suami. Siap-siap ya untuk menerima “hujan cium dan pelukan” dari si kecil!

Karena faktanya anak akan meniru dengan cepat perilaku orang dewasa di sekitarnya. Kemudian akan disusul dengan rentetan pertanyaan seputar apa yang kerap dilihatnya. Jadi, ada baiknya Moms & Dads mulai mendiskusikan penjelasan apa yang akan disampaikan kelak saat ia mulai aktif bertanya. Tentu saja penjelasan yang mudah dimengerti oleh si kecil.

Jadi, mulai sekarang jangan malu-malu lagi pamer kemesraan di depan si buyung dan upik! Tapi ingat, jangan sampai kebablasan loh! Peluk dan cium sih rasanya masih boleh dilakukan, tapi kalau lebih dari itu, is a big no no!

(okezone/hp)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*