RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Pilih Panjang Umur? Mulailah Makan Sehat

Pilih Panjang Umur? Mulailah Makan Sehat

42-16060585Jika Anda mengonsumsi makanan sehat, niscaya Anda akan panjang umur. Saran itu bisa jadi terdengar klise, tapi sebuah penelitian menyatakan hal tersebut terbukti membuat usia harapan hidup semakin lama.

Orang-orang yang memiliki pola makan yang baik dapat mengurangi risiko kematian hingga 25 persen setelah diteliti selam 10 tahun. Hal itu diungkapkan oleh Profesor Nutrisi dari Queens College di New York, Ashima Kant.

Menurut Kant dan tim peneliti, studi yang dilakukan terhadap lebih dari 350.000 partisipan laki-laki dan perempuan itu mengevaluasi kaitan antara kebiasaan makan dan risiko kematian.

Mereka membagi para partisipan menjadi lima kelompok, tergantung dari seberapa dekait mereka mematuhi panduan pola makan USDA untuk masyarakat Amerika Serikat. “Jika Anda memiliki angka lima tertinggi dari total nilai, maka risiko kematian menurun sekitar 20-25 persen,” ujar Kant.

Dia menemukan adanya perbedaan berdasarkan jenis kelamin. Jika wanita yang memiliki pola makan sehat akan menurunkan risiko kematian hingga 25 persen, sementara pria risiko akan turun hanya 20 persen. “Kami memperhatikan perilaku para partisipan selama penelitian,” ujarnya.

Penelitian lain pernah menemukan hasil yang serupa, namun penelitian itu hanya berkonsentrasi pada makanan secara individual. “Sementara penelitian yang kami lakukan melihat seluruh kemungkinan pola makan masyarakat secara kolektif,” tuturnya.

Tim peneliti Kant bertanya pada para partisipan mengenai enam komponen dari makanan sehat termasuk asupan buah, sayuran, produk susu rendah lemak, gandum utuh, daging tanpa lemak, produk unggas dan lemak.

“Orang tidak perlu makan secara sempurna untuk hasil yan baik. Contonya, jika seseorang makan lima hingga enam porsi sayuran per minggu, maka ia akan memperoleh nilai yang sangt tinggi untuk pertanyaan tersebut,” paparnya.

Dia menambahkan, sebenarnya seseorang tidak perlu menerapkan bulat-bulat seluruh panduan makan untuk memperoleh tubuh yang sehat. Kant menunjukkan, partisipan dari salah satu grup yang nilainya rendah juga cenderung hidup lebih lama.

“Misalnya, wanita yang berada di kelompok dengan nilai terendah kedua memiliki risiko kematian lebih rendah 20 persen, sementara para pria memiliki risiko 17 persen lebih rendah,” ujarnya.

Pola makan sehat juga dapat membantu terjadinya pengerasan pada pembuluh nadi, menurut penelitian terpisah yang dipublikasikan pada American Journal of Clinical Nutrition.

Para peneliti yagn berasal dari Tufts University and Wake Forest University melakukan evaluasi efek dari pola makan sehat terhadap perkembangan dari penyakit arteri koroner terhadap 224 wanita pasca menopause. Semakin baik pola makan yang mereka terapkan, maka perkembangan penyakit itu semakin lambat.

“Dua penelitian tersebut menemukan hasil yang hampir sama. Kita semakin banyak memperoleh bukti, pola makan yang buruk dapat berperan penting terhadap penyakit kronis, perkembangannya serta angka kematian,” terang Profesor Nutrisi dari Penn State University, Penny Kris- Etherton.

Apakah penemuan itu akan berguna memperingatkan orang untuk mencoba menerapkan pola makan sehat? Penny mengatakan, sebagai seorang ahli nutrisi, dia berharap hal itu bisa terjadi. ” Namun terkadang masyarakat mempersulit hal itu. Kita hidup dalam lingkungan dengan berbagai pilihan makanan yang tidak sesuai dengan panduan pola makan sehat,” pungkasnya. (republika/hp)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*