RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Lensa Kontak, Bantu Penglihatan & Percantik Penampilan

Lensa Kontak, Bantu Penglihatan & Percantik Penampilan

lensaSELAIN membantu fungsi penglihatan, lensa kontak juga bisa mempercantik penampilan. Tapi awas, perhatikan cara pakai dan perawatannya agar mata tak jadi meradang. Mata adalah jendela dunia. Maka dari itu rawatlah kesehatan mata, supaya bisa melihat dunia lebih indah. Bagaimana bila mata Anda mengalami gangguan penglihatan? Kacamata bisa dipilih sebagai alat penolongnya.

Tapi tak menyukai alat bantu ini, lensa kontak mungkin bisa dicoba. Beberapa tahun terakhir ini, tren penggunaan lensa kontak kian marak saja. Tak hanya untuk membantu berkurangnya fungsi penglihatan, para wanita menggunakan lensa kontak untuk mempercantik penampilan.

Bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan, lensa kontak memberikan beberapa keuntungan. Lensa kontak tidak berembun pada kondisi lingkungan tertentu dan memberikan penglihatan lebih tajam. Namun, menggunakan lensa kontak tak bisa sembarangan.

Dikatakan oleh dokter spesialis mata dari Klinik Jakarta Eye Center (JEC), dr Tri Rahayu,SpM, FIACLE bahwa seseorang boleh memakai lensa kontak apabila matanya sehat, tidak ada kelainan atau peradangan aktif di matanya, kualitas air matanya baik, dan orang tersebut haruslah sehat secara fisik dan mentalnya sehingga dapat memakai, melepas, dan merawat lensa kontak dengan benar.

Lensa kontak dapat dipakai untuk umur berapa saja asal memang tepat indikasinya dan ada orang yang dapat dan siap melakukan perawatan lensa kontak sehari-harinya.

“Pada kasus tertentu bahkan bayi pun bisa memerlukan pemakaian lensa kontak, misalnya pada bayi setelah operasi katarak kongenital satu mata, koreksi penglihatannya tidak dapat dengan kacamata melainkan harus dengan lensa kontak,” jelasnya.

Lensa kontak tidak menyebabkan distorsi perifer seperti yang terjadi pada pemakaian kaca mata (apabila minus atau plusnya tinggi). Lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) memberikan koreksi penglihatan yang lebih baik pada orang dengan kelainan silinder tinggi dan silinder yang tidak beraturan karena adanya kelainan kornea.

Lensa kontak lebih cocok untuk orang yang mempunyai kelainan kacamata dengan perbedaan ukuran terlalu besar antara mata kanan dan kiri,karena lensa kontak mempunyai efek pembesaran bayangan yang jauh lebih minim dibandingkan kaca mata.”Secara kosmetik, penggunaan lensa kontak juga lebih baik dibandingkan penggunaan kacamata,” ujarnya.

Tri menuturkan, efek samping itu bisa berupa kekurangan oksigen pada kornea yang di antaranya bisa menimbulkan pembengkakan kornea, kekeruhan epitel kornea, peningkatan risiko infeksi. Selain itu juga menimbulkan reaksi alergi atau iritasi, juga trauma mekanik.

“Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang tidak bagus untuk kesehatan,” tutur Tri yang juga menjabat sebagai Ketua Contact Lens Center JEC.

Bahkan, penggunaan lensa kontak ini jika tidak diperhatikan penggunaannya bisa menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya dan kejadiannya tidak sedikit, yaitu infeksi mata atau kornea. “Infeksi kornea yang terjadi bisa ringan tetapi bisa juga berat yang bahkan bisa menyebabkan ancaman hilangnya penglihatan atau kebutaan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Tri menyarankan untuk memperhatikan apa yang seharusnya dilakukan sebelum memakai lensa kontak.Yaitu yakinkan bahwa tidak ada kelainan yang merupakan kontra indikasi pemakaian lensa kontak. Pakailah lensa kontak sesuai dengan anjuran dokter mata Anda.

Jangan menggunakan lensa kontak melebihi batas waktu pemakaian seperti yang direkomendasikan oleh produsennya meskipun masih dirasakan nyaman. Apabila dijumpai gejala merah, rasa tidak nyaman, kering, pedih, silau sakit atau nyeri di mata, atau penglihatan buram segera lepas lensa kontak Anda dan segera cari pertolongan ke dokter mata.

“Periksakan mata Anda setiap 6 bulan, meskipun belum dirasakan ada keluhan, karena dokter mata bisa mendeteksi apabila sudah terjadi efek samping pemakaian lensa kontak di mata,walaupun belum menimbulkan keluhan,” pesannya. (okezone.com/ysf.mitra)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*