RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Anak Kreatif Bertanya

Anak Kreatif Bertanya

MEMUASKAN keingintahuan mereka, anak-anak selalu aktif bertanya. Lalu, bagaimana dengan anak yang cenderung diam saja? Dunia anak identik dengan kegembiraan dan segala sesuatu selalu hadir dalam persepsi baru.

Anak-anak normal tentu saja akan selalu bertanya tentang apa pun yang dihadapinya .Bahkan mereka yang cerdas, melihat hal-hal kecil seperti kupu-kupu yang hinggap pada sekuntum bunga, atau menyaksikan semut beriringan di pohon, akan menjadi tanda tanya besar, yang harus segera terjawab.

Namun, tidak semua anak memiliki keberanian bertanya. Bahkan, banyak anak memilih diam saja,walaupun rasa ingin tahu hadir di dalam pikirannya. Bagi orangtua, anak yang cenderung diam dan takut bertanya menjadi masalah tersendiri.

Bagaimana agar tidak segan bertanya? Pada umumnya, anak enggan bertanya disebabkan karena rasa takut ataupun asing berbicara pada orang lain atau guru mereka. Agar anak berani mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya, guru perlu mengadakan pendekatan emosi kepada anak. Komunikasi menjadi sangat penting. Seringlah mengajak anak berbicara.

Pembicaraan tidak selalu harus tentang pelajaran, pembicaraan bisa diselingi dengan mainan apa yang paling digemari, bagaimana keluarga, bagaimana lingkungan anak, atau bagaimana dengan saudara-saudara yang mereka miliki. Dengan membahas halhal yang menarik bagi anak, secara otomatis dapat melatih anak agar berani berbicara dan tentu saja berani bertanya.

“Anak yang cenderung diam dan enggan bertanya, mungkin karena dia memang tidak mampu untuk mengungkapkan suatu pertanyaan, ataupun mungkin takut terhadap orang dewasa yang sedang dihadapi,” kata pengajar TK Widyawati Hasmi.

Untuk membiasakan anak bertanya atau mengemukakan pendapat mereka lewat pertanyaan, ajarkan anak untuk bertanya hal-hal ringan yang ditemukan dalam lingkungan mereka.

“Inilah fungsinya mengajak anak rekreasi atau mengunjungi tempat-tempat menarik. Hal itu bisa membuka wawasan anak ketika menemukan sesuatu yang baru,” terang Hasmi.

Bermain di luar rumah dengan teman-teman sebaya, atau mendatangi taman bunga, museum atau melihat pameran automotif, akan membuat anak lebih kritis terhadap apa yang mereka lihat.

“Sifat kritis itu sangat penting bagi anakanak, jika mereka kritis bertanya itu salah satu petunjuk kalau anak memiliki mental yang cukup baik,” ungkap Hasmi lagi.

Senada dengan Hasmi, hasil penelitian yang dilakukan Profesor Ilmu Pendidikan di Universitas Minnesota, Amerika Serikat Dr E Paul Torrance membuktikan semua anak kecil memiliki kemampuan untuk kreatif dalam bertanya, namun tidak semua anak mampu menerima rangsangan yang diberikan guru ataupun orangtua dengan baik.

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

One comment

  1. sangat bermanfaat ….thank atas ilmunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*