RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Cup.. Cup.. Jangan Menangis, Sayang..

Cup.. Cup.. Jangan Menangis, Sayang..

Kedatangan satu anggota keluarga lagi di dalam rumah tentunya menambah keceriaan dan juga keramaian. Ramai? Ya, karena pastinya tangisan si kecil akan sering terdengar di rumah. Kalau Anda bisa mengartikan tangisannya, maka Anda pastinya bisa mengatasinya dengan cepat dan tepat!

Tangisan bayi memang luar biasa! Tangisan bayi ternyata memiliki peran vital dalam usaha memertahankan hidupnya. Dengan menangis, paru-paru si kecil belajar bernapas. Paru-parunya harus belajar menerima, menyaring, dan menyalurkan oksigen yang didapatnya dari udara bebas.

Selain itu, hanya melalui tangisanlah si kecil bisa berkomunikasi. Dalam minggu-minggu pertama, tangisan bayi bisa jadi merupakan protes atau panggilan darurat karena ia benar-benar butuh pertolongan Anda. Berikut beberapa tangisan yang perlu Anda kuasai:

  • Lapar. Perut bayi baru lahir memang tidak bisa diisi terlalu banyak, padahal ASI lebih mudah dicerna. Tidak heran jika hampir setiap 2 jam sekali bayi akan menangis karena lapar.
  • Sakit. Si kecil menangis terus? Bisa jadi itu karena hidungnya tersumbat akibat flu, perut kembung, kolik, atau demam. Periksa juga suhu tubuhnya jika wajahnya agak pucat, dan periksakanlah ke dokter.
  • Popok basah/kotor. Ada bayi yang selalu risih jika popoknya basah atau kotor karena tinja, sehingga ia akan langsung ‘berteriak’. Coba periksa popoknya, dan segera ganti dengan yang bersih jika popoknya kotor.
  • Gampang kaget. Jika si kecil terlihat selalu tegang dan tidak bisa tenang pada minggu-minggu pertamanya, biasanya ia akan gampang menangis begitu kaget karena mendengar suara yang sedikit berisik, diubah posisi tidurnya, diangkat secara mendadak dari boks, digendong tanpa dipeluk erat, atau dimandikan. Si kecil baru akan tenang jika ditempatkan di ruangan sepi, hanya ditengok sedikit orang, diajak bicara dengan suara lembut, serta digendong secara perlahan.
  • Rewel. Ada pula tangisan yang tidak ada hubungannya dengan kebutuhan si kecil. Ia menangis hanya karena bosan, hanya ingin mencari perhatian Anda saja, atau menjelang tidur.
Apapun jenis tangisannya, coba cek semua kebutuhannya. Pastikan si kecil merasa nyaman, bahkan ketika ia hanya ingin mencari perhatian Anda. Gendongan dan pelukan yang hangat, itulah yang masih dibutuhkan si kecil di minggu-minggu pertama kehidupannya.

Timang-timang.. Anakku sayang..

(ayahbunda/mitrafm)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*