RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Orang Tua Pilih Jalan Damai saat Menghadapi Kenakalan Anak

Orang Tua Pilih Jalan Damai saat Menghadapi Kenakalan Anak

Orang tua zaman sekarang cenderung berhati-hati ketika menghadapi kenakalan anak. Tindakan keras tidak lagi menjadi andalan guna merendam buruknya tingkat disiplin anak jaman sekarang. Hal itu dikarenakan, sebagian dari orang tua tak ingin dicap anaknya tidak adil atau terlalu berlebihan.

Sebuah riset yang dipublikasikan Cadet150 (Akademi Kemiliteran Inggris) mencatat satu dari empat orang tua membiarkan kenakalan anak-anak mereka. Sementara tiga orang tua lainya memperingati kenakalan anak-anaknya tidak di depan publik dengan alasan agar tidak dicap terlalu keras atau kolot oleh lingkungan, dan 55 persen orang tua mengaku menerapkan displin lebih longgar ketimbang orang tua mereka.

Juru bicara Cadet150, seperti dikutip dailymail.co.uk, Rabu (17/2), menyatakan displin merupakan bagian dari masa pertumbuhan anak dan hal ini sangat penting untuk diterapkan sejak awal. Dengan demikian  mereka dapat memahami mana yang benar dan yang salah. “Anak-anak zaman sekarang mendapatkan pendidikan disiplin lebih mudah ketimbang anak-anak pada 20 atau 30 tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, riset yang dilakukan pihaknya ingin menunjukan bahwa orang tua zaman sekarang cenderung memilih ‘jalan damai’ ketimbang bertindak keras. “Mereka hanya memikirkan ketidakinginan untuk terlihat keras dan tidak mampu menjadi teman yang baik untuk anak-anaknya,” ungkap dia. Berkat riset ini pula, para peneliti kemudian memahami mengapa tingkat kedisplinan anak-anak jaman sekarang begitu buruk. Faktor pengalaman orang tualah yang kemudian menjadi aktor di balik lunaknya penanganan masalah displin pada anak-anak.

Disebutkan dalam riset, sembilan dari 10 orang tua mengingat dirinya diperlakukan sangat baik ketika masa kanak-kanak. Enam dari 10 orang tua ketika nakal hanya dipaksa orang tuanya masuk ke dalam kamar. Kemudian, satu dari lima orang tua mereka hanya dihukum tidak boleh makan malam, dan satu dari sepuluh orang tua hanya dijewer bila nakal. Sementara itu, studi yang melibatkan 2.000 orang ini juga memelihat terdapat solusi yang bisa dikembangkan guna menghadapi kenakalan anak, di mana setengah dari para orang tua melihat keberadaan hobi, olah raga, atau bergabung dengan komunitas tertentu membantu anak untuk fokus dan terhindar dari masalah. (republika)

photo : artiku.com

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*