RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Menggendong Bayi pun Ada Aturannya!

Menggendong Bayi pun Ada Aturannya!

INI pengalaman pertama Natasha melahirkan buah hatinya, Angelica. Begitu menatap putrinya, dia tidak sabar untuk segera menggendongnya. Baru mau menggendong, justru Natasha bingung dan takut sendiri.

“Tangan mana dulu ya, kanan atau kiri? Sudah benar posisi leher dan kepalanya, belum? Nanti, kalau salah gendong, kasihan Natasha!,” ungkapnya.

Kalau Moms juga dilanda kebingungan seperti Natasha, simpan dulu pertanyaannya. Saatnya kini Moms memahami trik menggendong bayi yang benar yang dipaparkan oleh dr Elisabeth Hutapea SpA dari RS Royal Taruma, Jakarta berikut:

Perhatikan Usia dan Perkembangan Motorik Bayi

Memang benar, Moms tak boleh sembarangan menggendong bayi. Sebab, hal itu bisa mengundang risiko bagi bayi. Karena itu, pelajari usia dan tahap motorik bayi, ya Moms!

1. Usia 0-2 bulan

Pada usia ini, bayi belum bisa mengangkat tubuhnya. Hal yang bisa dia lakukan hanyalah menggerakkan kepalanya. Namun, bagian kepala ini justru tergolong ringkih atau lemah. Sehingga, Moms musti memerhatikan benar posisi kepala, leher dan punggung bayi saat menggendongnya.

2. Usia 3-5 bulan

Seiring bertambahnya usia, tubuh bayi semakin kuat. Kepalanya mulai tegak, walau belum tegak benar. Biasanya, bayi usia 3 bulan lebih lebih suka digendong dengan posisi tubuhnya menyandar pada dada ibunya, dengan pandangan menghadap ke muka. Lalu, bagian leher dan kepala ditopang dengan satu tangan, di antara sela-sela siku Moms dan pinggang. Sementara, tangan lainnya menopang pantat bayi.

Memasuki usia 4 bulan, berat badan bayi pun bertambah. Pada usia ini Moms bisa lebih rileks menggendongnya, seperti mendudukkan bayi dengan punggung bersandar pada perut dan dada Moms. Lewat gaya gendong inilah, indera penglihatan bayi bisa leluasa “menikmati” pemandangan di hadapannya.

Selanjutnya, bayi mulai aktif bergerak pada usia 5 bulan, otot lehernya dan punggungnya pun sudah semakin menguat. Moms bisa menggendong bayi dengan mendudukkannya di atas pinggang dan ditopang salah satu lengan. Lalu, kedua kaki bayi melingkari pinggul Moms.

Selain bayi nyaman, Moms pun tersisa satu tangan lainnya untuk beraktivitas. Nah, pada usia ini Moms bisa menggunakan kain gendongan lho!

3. Usia 6 bulan ke atas

Bayi usia 6 bulan, ototnya sudah kuat. Lehernya juga mampu menopang kepala dengan mantap dan tegak. Dan, jika bayi sudah bisa duduk sendiri, menggendong bayi di punggung atau belakang pundak terbilang aman.

Biasanya, menggendong dengan cara ini dilakukan dengan bantuan kain gendongan. Keuntungannya, meski masih menggendong, dua tangan Moms bebas melakukan kegiatan lainnya.

3 Gaya Menggendong Bayi Baru Lahir

Agar Moms lebih afdol dalam menggendong bayi, simak yuk posisi bayi dalam gendongan!

1. Cradling Hold

Posisi bayi berada dalam dalam dekapan Moms. Ada beberapa langkah, antara lain:

– Letakkan tangan kiri (kanan)di kepala dan leher bayi. Pastikan tangan benar-benar menyangga kepala bayi.

– Selanjutnya, tangan kanan (kiri) disisipkan pada pantat dan punggung bayi. Yakinkan bahwa tangan Moms sudah siap untuk menopang tubuhnya.

– Setelah kedua tangan menyangga seluruh tubuh, utamanya, kepala yang masih rawan, angkatlah bayi secara perlahan.

– Dekaplah tubuh bayi ke arah dada Moms. Namun, usahakan tidak terlalu erat dekapannya.

– Lalu, letakkan kepala bayi pada lipatan siku. Tangan kanan (kiri) tetap menopang bokong bayi hingga punggung. Tangan kiri (kanan) menyangga kepala dan leher.

– Usahakan letak kepala lebih tinggi dari pantat bayi.

Tegak

Posisi bayi seperti hendak disendawakan. Langkah-langkahnya, sebagai berikut:

# Letakkan tangan kanan (kiri) di kepala dan leher bayi. Pastikan tangan benar-benar menyangga kepala bayi.

# Berikutnya, tangan kiri (kanan) disisipkan pada pantat dan punggung bayi untuk menopang tubuhnya.

# Setelah kedua tangan menyangga seluruh tubuh, khususnya bagian kepala yang masih rawan, angkatlah bayi secara perlahan.

# Selanjutnya, hadapkan tubuh bayi ke arah belakang dengan kepala di atas bahu. Upayakan kepala bayi di arahkan ke luar, supaya bisa bernapas lega.

# Kemudian, tangan kanan (kiri) menopang leher dan kepalanya. Sementara, tangan kiri (kanan) menyangga pantat dan punggung bayi.

American Football

Posisi bayi ibarat gaya pemain football yang sedang membawa bola football. Berikut langkah-langkahnya:

* Satu lengan kanan (kiri) menopang kepala bayi, sebagian punggung, dan leher.

* Upayakan posisi bayi sejajar dengan bagian pinggang atau sisi tubuh Moms.
(okezone)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*