RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » “Sebait Cinta Untuk Ibunda”

“Sebait Cinta Untuk Ibunda”

Tak perlu kau ucap pada dunia, hanya akan membuat sirna tulusnya

Satu asaku, “Bismillah…kan ku buat kau bahagia di akhirat-Nya”

By : Nining A

Jl. Margo Utomo 13 Malang


Wahai wanita sahabat setia masa muda Abah

Aku mengagumimu tak cukup dalam 10 naskah

Dalam setiap doa-doamu yang istiqomah

Berharap terijabah sebelum kau lipat sajadah

ooh Ummi..bukankah sebentar lagi hari ibu???

Tapi Ummi sayang, bagiku setiap hari adalah hari-harimu

Hari-hari yang kau harap sebagai keberkahan bagi jundi-jundimu

Juga hari dimana selalu kau cari ridho Abah, ya…Suamimu

Mujahidahku, semoga benar Jannah ku temukan di telapak kakimu

Terimakasih Ummi, semoga dan semoga..Amien

By: Syahidah

Tirtoyudo Malang

Oh ibu.. air susumu pembuka pintu kehidupan bagiku

Telapak kakimu pembuka pintu syurga bagiku

Do’amu pembuka pintu langit bagiku

Ridlomu pembuka pintu rahmat bagiku

Oh ibu… semoga keikhlasanmu menumbuhkan baktiku

Ibuku… hitamnya jidatku karena sujudku

Laparnya perutku karena puasaku

Tumpukan sedekahku karena kedermawananku

Segala kebaikan karena jasa-jasaku

Semua itu tidak dapat menyelamatkanku jika diriku bertemu dengan murkamu

By: NN

Malang

Ibu..

Engkaulah sosok wanita yang sangat mulia

Engkau pula yang merawat aku hingga dewasa

Tak pernah mengenal lelah dan putus asa

Karena engkau menginginkan anak yang berguna untuk agama nusa dan bangsa

By: Ibu Nurul

Ponckusumo


“PERMINTAAN YG SULIT KUPENUHI”

Ibu..

Bukannya aku tak mau menikah

Tapi aku belum pernah membalas jasa dan pengorbanan ibu walau secuilpun

Aku yang sering menorehkan luka dan noda di hati ibu

Namun engkau yang slalu membalasnya dengan pengertian dan kelembutan

Dan sekarang engkau malah menyuruhku menikah

Bukankah nantinya aku lebih banyak mencurahkan kebaktian dan perhatianku pada suamiku daripada kepada ibu

Hal ini tak semudah seperti membalikkan telapak tangan

Mana mungkin jika nantinya aku harus mengorbankn perasaan ibu dengan lebih mengutamakan suamiku

Dan satu hal yg tak pernah aku lupa, dimana selalu ada cinta antara kebersamaan Allah, ibu dan aku

By : NN

1001

Sejenak aku termenung

Jauh jiwaku terbang bersama kenanganmu ibu..!

Kubuka memori hidup, indah tersusun dari langkah-langkah rasa yang kau berikan Ibu…

Seribu satu kau simpan senyum

Seribu satu kau pendam sedih

Kau bahagia dalam bahagiaku

Kau resah di kala aku sedih

Ibu…

Seribu satu kau ada, seribu satu kau bisa

Ya Allah mampukah membalas satu yang ku punya?

By : Wong jember

Jln A. Yani VII/ No. 95 Kamran Kencong Jember.


Hari ibu yang penuh dengan makna

Tak kuasa dinda untuk berkata

Setelah kujalani babak kehidupan baru

Terbangunlah Ananda dari gemerlapnya dunia

Oh ibu, pengorbananmu begitu besar

Sejuta maaf yang bisa kupersembahkan

Dan kado terindah ke tanah suci masih kuperjuangkan

Sebagai tanda kasih pengobat luka yang silam

Ibu doaku menyertaimu.

By : Bu Iin Indayati

Perum Griya Permata Alam Ngijo Karangploso


SEBAIT DO’A &ASA

Ma…

Bila ku ingat semua yang kau berikan untukku, betapa besar kasihmu untukku.

Ma…

Bila ku ingat betapa peluh dan keluh kau rasakan, betapa besar asamu dariku ‘tuk jadi insan terbaik

Ma…

Walau ku hanya wanita biasa tanpa pangkat dan harta melimpah, namun ku ‘kan terus berusaha jadi qurrota a’yun bagimu

Terima kasih ma, atas semua do’a dan asamu untukku

By : Rina

Arjosari


Ibu, ketulusanmu dalam doa telah membangkitkan semangatku

Bak mantra dari seluruh penjuru mata angin

Hingga mampu, dari terduduk aku berdiri

Dari berdiri, aku berlari

Sungguh!

Segala rintangan menjadi tak berarti.

Keyakinanku berbalut doamu mewujudkan kesuksesanku hari ini.

Terimakasih……… I LOVE YOU IBU

By : Ny. Hj. S.C. Lita Samsi

Jl. Mondoroko IV/5 Singosari-Mlg 65153


Bunda…wajahmu secerah mentari

Senyummu merekah bak sinar bulan di malam hari

Pengorbananmu tiada tara untuk permata hatimu yang tercinta

Bunda…engkau bak oase di gurun pasir

Memberi pencerahan jiwa yang gersang dengan cinta kasihmu yang tulus dan murni

Tiada ungkapan cinta yang patut engkau terima hanya seberkas harapan dari Ananda Tiada henti engkau berdo’a dengan segala keluh kesah kepada sang Robbul izzah

Bunda…engkaulah belahan jiwaku

Seteguh karang perjuanganmu dengan hempasan ombak biru demi putra-putrimu

Kau wanita baja tak tergerus oleh hiruk-pikuk dunia

Tak kau hiraukan peluh menetes seperti butiran embun pagi

By : Suliswati

Sawojajar


IBUNDA KU

Ikhlas dan kesabaran mu tak pernah surut dalam mendidik dan merawat ku

Banting tulang kau lakukan demi sesuap nasi untuk menghidupiku

Usangnya usia tak menjadi batu sandungan untuk terus mendo’akanku

Naungan kasih sayang mu selalu menghangatkan dinginnya kalbuku

Demi senyum ceriaku kau rela mengorbankan kebahagiaan mu

Akankah hanya tangis rengek’an,kemanjaan dan kenakalan yang kuberikan sebagai balasan atas semua jasamu yang mulia itu???

Maafkan aku ibu..

Ku akan berusaha membahagiakanmu walaupun itu tak sebanding dengan pengorbananmu

Untuk mu semoga ALLAH memancarkan cintaNya seperti kau mencintaiku

By : Dian

Krebet-Bululawang

SEUNTAI CINTA UNTUK BUNDA

Salam seribu cinta untuk bunda

Bunda senyum manismu bak kilauan permata surgawi

Pribadimu begitu anggun

Kegigihanmu begitu mempesona

Bunda tidak ada kalimat manis yang begitu berenergi kecuali untaian-untaian kata bijakmu

Bunda kau adalah mawar rindu yang tidak akan pernah pudar dalam sanubariku

Kau adalah pelangi yang tidak akan pernah hilang ditelan waktu

Bunda andai aku mati dan di hidupkan kembali aku hanya ingin engkaulah yang tetap menjadi bundaku

Bunda kaulah inspirasiku

Special untuk ibunda trcinta di KALBAR sana

By : Kholina

Gondanglegi


Surat utuk Ibu

Ibu, sosokmu mengalahkan bidadari dari surga

Ibu, doamu adalah matahari bagiku

Ibu, lihatlah aku kini

Kini saatnya aku untuk belajar bertanggungjawab

Ibu, doakan aku agar dapat menjalankan amanah Allah

Ibu, restui aku untuk mengambil jalan ini

Ibu, maafkan aku yang tak mampu membalas jasamu

Ibu, mohonkanlah Allah agar slalu bersamaku

By : Arinda

Malang

MA’AFKAN AKU BUNDA KU

Pernah ku menyakitimu

Dan ku menangis karena takutku

Tapi kau mendekap dan membelaiku hingga tenang diri ini tanpa kau peduli sakit mu

Do’a-do’a terbaik kau lantunkan pada-Nya

Hanya untuk kebaikanku

Tanpa kau ingat sedikitpun salahku

Ma’afkan aku bundaku

Tulusmu sungguh luluhkan hatiku

By: Cholidyah

Malang

Walau persaingan menjadi motif

Bunda tegar tak kalah aktif

Sibuk diri benahi putra-putri

Agar selalu berbudi pekerti

By : Fatimah

Denting yang berbunyi dari dinding kamarku

Sadarkanku dari lamunan panjang

Flashback kembali dalam ingatanku

Betapa sangat besar jasamu Ibu

Sembilan bulan kau mengandungku

Kau bwa aku kemana engkau pergi, tak kenal lelah, tak pernah mengeluh

Kemudian kau lahirkan aku, dengan taruhan nyawamu Ibu

Melalui ASI kau beri aku nutrisi, kau didik aku tanpa berharap pamrih, setiap sujud malammu terucap namaku…

Pantaslah surga ada di bawah telapak kakimu Ibu. I LOVE U IBU

By : Yeni

Dinoyo


Toko peracangan di pinggir jalan

Jual segala kebutuhan rumah tangga

Tak kan pernah terbalaskan jasa ibunda

Meski sepanjang usia kita

By : NN

Malang

Bunda.. kemuliaanmu tiada tara

Kasih sayangmu selalu tumbuh dan tak terhingga

Kau tak pernah berkeluh kesah

Pengorbananmu begitu luar biasa

Bunda..kau pandangi aku dengan keteduhan wajahmu

Kau tentramkan hatiku dengan senyum manismu

Kau belai aku dengan kelembutan hatimu

Kau perhatikan aku dengan kesabaranmu

Kau dekap dariku dengan kasih sayangmu

Bunda jasamu takkan lenyap ditelan waktu

By: Choiriyah

Malang


Surga

Ibu, kulihat sosok itu

Walau telah berkerut dahinya namun tetap ayu wajahnya

Ia pertaruhkan hidupnya demi kita

Dan tak seorangpun dapat hidup tanpa kehadirannya terlebih dulu

Ibu, dialah sosok itu

Sosok mujahidah karena telah mempertaruhkan hidupnya demi kelahiran kita

Memberikan asinya saat kita kehausan

Menggendong saat kita menangis

Tegakah kita menyakitinya?

Sungguh! jagalah ia, karena kau tahu ada surga di telapak kakinya

By : Amalina

Malang

DOA UNTUK BUNDA

Wajah cantikmu meredup…

Senyummu tersungging sambut jemari malaikat maut

Ibundaku… tlah kau penuhi panggilan Sang Pencipta

Isak haru menyesaki dada dan hati tak berpintu

Berjuta-juta kebaikan kembali terbayang

Kasih sayang dan pengorbananmu tak mampu kami balas

Hanya lantunan doa berbias air mata yang slalu kami panjatkan ke hadirat Allah

Semoga rahmat-Nya tercurah kepadamu juga kebahagiaan slalu menaungimu di alam keabadian

By : NN

Yang Tersayang : Bundaku

Jika lelah tak berpeluh adalah kasih sayangmu padaku, ijinkan aku mengganti dengan cintaku untkmu

Jika kehangatan kasihmu terus mengalir hingga detik ini, ijinkan aku mengabdikan diri utuk memegang erat senyuman diri

Meski dunia ini terus memudarkan rona senyumanmu, kelembutan dan belaian kasih cintamu tak pernah mununjuknnya

Bunda, kau amanah terindah, titipan berharga, kebanggaan sepanjang masa

Diantara doa-doa yg ku rajut tiap masa, ku titipkan cintaku untukmu

Yang terkenang slalu, bundaku..”

By : Azkia

Bundaku Inspirasiku

Betapa agung dan mulianya jiwamu

Kau sejukkan jiwaku dengan untaian kata bijakmu

Kau redam emosiku deagan nasehatmu

Kau tentramkan hatiku dengan pelukanmu

Bundaku, kaulah inspirasiku dalam menapaki dunia fanaku

By : NN


Permata termahal telah kumiliki

Meski hidup masih sering tertatih

Ibu di usiamu kini

Mohon ijin kucurahkan segala bakti

By : Keluarga Yolisar

Minnie pergi ke Hotel Surya

Ada anak bernama Sefi

Hari ibu telah tiba

Aku senang berbakti

By : Keluarga Yolisar

Bunda, kemuliaanmu tiada tara

Kasih sayangmu selalu tumbuh sepanjang masa

Kau tak pernah berkeluh kesah

Pengorbnanmu begitu luar biasa

Bunda, kau pandangI aku dengan ketuduhan wajahmu

Kau tentramkan hatiku dengan senyum manismu

Kau belai aku dengan kekembutan hatimu

Kau perhatikan aku dengan kesabaranmu

Kau dekap diriku dengan kasih sayangmu

Bunda, jasamu takkan lenyap tertelan waktu

By: Choiriyah

Ibu, aku ingin menjadi matahari dalam harimu yang berkabut

Ibu, aku ingin menjadi rembulan dalam malammu yang gulita

Ibu, ampuni segala khilaf, salah dan kekeliruanku di masa lalu

Ibu, aku ingin menjagamu, setangguh almarhum Bapak dulu. Sungguh!

By : Umminya Cita.

Ibu, aku tumbuh 9 bln 10 hari dalam rahimmu

Lahirnya aku kau pertaruhkan nyawamu

Karena ASI mu adanya darah dgingku

Karena kasih sayangmu adanya jiwa ragaku

Ibu, katamu tangisanku bagaikan irama

Celotehanku penghias rumah

Ibu, kau tak pernah mengeluh apa lag putus asa

Cinta kasihmu tak mengharap balas jasa

Do’amu tulus slalu terijabah

Terimakasih ib, perjuanganmu sungguh mulia

By : Evry Adzimah

Jl. Cengger ayam

Ibu wajahmu makin menggurat-gurat pucat

Ibu, anakmu ini tahu wajah itu

Wajah yang kelelahan tanpa mengenal kekalahan

Ibu, sesekali biarlah tenagamu aku ganti

By : Ujang Boam

Nana sedang meminum susu

Ada orang yang penyayang

Selamat hari ibu

Ibuku tersayang

By : Lita

Cahaya di Kehidupanku

Setenang aliran sungai, hatimu basuhkan luka

Selembut belaian angin, kasihmu sejukkan jiwa

Seterang matahari, nasihatmu hapuskan keraguan

Kasih kekasih, kesabaranmu lupakan segala keletihanmu

Cintamu kalahkan egomu

Tetesan air mata, mengalir dari sela matamu

Tak henti tuk memberi kehangatan nan membahagiakan

Ibu, izinkan aku membahagiakanmu

Meski tak sehangat yang kau berikan

By : Nisa’

Jl. Margoutomo Dalam No. 8A

Sinar senandung syair syahdu sejukkan saya

Serpihan sentuhanmu sirnakan semua sedih serta sendu

Segala salam sayangmu semaikanku

Sukron jazilan ya Ummi

By : NN

Tulus kutumpahkan segala daya puisi ku untuk melukiskan hidup penuh suka cita merajut kasih kita bersama

Dimana kita miliki damai di hati

Dimana tujuan bergemilang arti

Lihatlah segala keindahan dirimu

Sesosok pribadi yang paham akan cinta sesungguhnya

Kasihmu itu menterjemahkan kecintaan

Kecintaanmu menterjemahkan kehangatan

Dan kehangatan menterjemahkan ketulusan akan cintamu padaku,

Ibu

By : Baiq Lestari

Berjuta pulau kau pijaki

Ribuan samudera kau sebrangi

Harum nafasmu memancarkan nurNya

Terlihat dari pantulan retina kau memupuk mimpi hanya untukku, anakmu

Kau pelita jiwa di tengah terpaan badai dunia

Kasih sayang yang mengalir yang kau beri bagai darah di antara rongga vena ini,

Anugrah terindah

ANUGRAH

Blok DA 1 No. 4 Rt. 05/15. Desa sumber jaya. Kec. Tambun Selatan. Kab. BEKASI. Jawa barat 17510

Kutitip rindu untuk Ibu

Bersama angin kasihmu semilir

Tinggi cintamu tak mampu kugapai

Seluruh hidupmu adalah perjuangan

Seluruh hidupmu adalah pengorbanan

Kini kau tenang di haribaan-Nya

Bersama doa yang kukirim, ku titip rindu untuk ibu

By : Aldi Rizaldi

Jl. H.Muin RT 01/10 NO. 72 Kel. Tugu, kec. Cimanggis, Depok Jawa Barat 16951

Sebait cinta untuk Bunda

Rangkaian kata terjalin menjadi bait-bait rindu mengenang perjuanganmu:

Hari itu 17 Januari 1979

Kau meregang nyawa demi aku yang ingin menghirup nafas di dunia

Bertahun setelahnya kau merawatku dengan cinta dan pengorbanan semulia permata.

Sekarang … .

Aku terpekur dalam langkah semakin jauh dari jangkaumu

Terlalu asyik mengejar duniaku yang kau berat rasa memasukinya.

Bunda … .

Sebait cinta untukmu

Kuberikan lewat puisi yang mekar pada musim semi.

By : Riyawati

riya.wati@gmail.com.

SD Islam Hidayatullah, Jl. Durian Selatan I/6 Banyumanik, Semarang.


Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kita pergi

Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua

selimut membalut tubuhmu….

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu?

Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?

Sesekali  jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulangan mu di rumah tempat kau di lahirkan

Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.

Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang akan membuatmu lupa untuk pulang

Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malam kian larut

Jangan biarkan enkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa ketika ibumu telah tiada…

IBU…..maafkan aku…..

By : Afifah

Hongkong

Mah, masih ingatkan sebaris kata yang pernah mamah ucapkan padaku?

Sebuah barisan kata itu begitu sarat makna.

Mah, rangkaian kata itu pernah kusampaikan pada beberapa teman.

Ternyata mah, pesan itu sangat nyata untukku, untuk temanku juga.

Mamah ingatkan dengan perkataan mamah yang berikut ini :

“Bagikanlah cinta seluas-luasnya karena cinta takan pernah habis terbagi!”

Terima kasih mah. Jaga kesehatan ya mah!

By : Rosi Meilani

Alamat FB :

http://www.facebook.com/profile.php?id=1257588641

Alamat : 6 sommers court Upper Howsell Road WR 14 1tj – United Kigdom


Ibu Selalu Cerewet

Pernahkah kita ngomel saat ibu crewet?
J
awaban: Pernah
Pernahk
ah kita cuekin dia?

Jawaban: Pernah
Pernahk
ah kita mikir apa yang dia pikirkan?
J
awaban: Tidak
S
ebenarnya apa yang dia pikirkan?
J
awaban: Takut
Yaitu takut ga
k bisa melihat kita senyum, nangis, ketawa dan takut gak bisa ngajar kita lagi karena waktunya singkat.
Saat ibu menutup mata,
gak ada lagi yang cerewet. Saat kita nangis manggil2 dia, apa yang dia balas?
Dia cuma diam.
Tapi bayangannya tetap di
samping kita dan berkata, Anak-anakku jangan nangis, ibu masih disini, ibu sayang kalian.

Achmad Djawara

http://www.facebook.com/djawarachta

djawarachta@yahoo.co.id

Semburat wajah teduh yang selalu membayangku
Seonggok kesabaran yang senantiasa membersamaiku
Menjadi nuansa indah dalam semuaku
Letelatenan, pemaaf, selalu senyum…
Yang sulit aku ungkapkan dan menjadi mudah oleh keteduhan senyummu
Mama….
Tiada pernah terbalas cintamu…

By Farih Ik

http://www.facebook.com/farihik

farihik@gmail.com

Ibu…Ibu…Ibu…

Engkaulah segalanya bagiku, ingin aku selalu dalam pelukan do’a-do’amu
Allahummaghfirlii waliwalidayya warhamhuma kama robbayani soghiro…

By : Jamal Ali

Kurindu ridlomu
Tak dapat ku
ungkapkan kesabaranmu dalam mendidikku
Tak dapat ku ukur keikhlasanmu dalam mencintaiku
Tak dapat ku balas kasih sayangmu dalam memelukku
Tak dapat kugambarkan segala yang telah UMI lakukan utk mengantarku menjalani hidup.
Yang kulakukan hanya cemohoan, umpatan,
ejekan atau apa saja yg barangkali ana sampai malu utk mengungkapkannya
Kubutuh ridlomu
Banyak kubantah cara mendidikmü
, ternyata caramu mendewasakanku

Kuremehkan nasehatmu karena umi hanya di rumah (tdk menghasilkan uang) ternyata pribadi kuatku hasil dari nasehatmu
Ku
khianati kasih sayangmu, kau balas diriku dengan doa
Kuharap ridlomu semoga Allah ampuni dosa-dosamu Ummi dan juga dosa-dosaku. amin

By: Ahmad Fauzi

abu.fikar@yahoo.co.id

Ku slalu ingat, ketika ibu mendorongkan angkutan ayahku yg mogok sendirian, sementara aq dipaksa duduk di dalam mobil, hanya supaya aku tidak terlambat berangkat ke sekolah. Aku kan slalu ingat wajah itu

Ku slalu ingat, ketika untuk kesekian kalinya, ibu memberikan uang dengan nilai yang besar, padahal sebelumnya kulihat di dompet baliau hanya ada sekian puluh ribu saja, agar aku bisa masuk kuliah, dan baru ku tahu setelahnya-ibu rela menanggung malu; berhutang ke sana-sini.

Faridah Mukaromah

faridahima@gmail.com

Ridhomu adalah switch POWER dalam hidupku
Senyummu seperti
tombol ON/OFF yg bisa menyalakan semangat tuk hadapi kenyataan hidup
Belaian lembutmu layaknya Obat penyembuh bila
ku terjatuh
Ibu, ku susuri jejak surgamu agar engkau tahu, aku rindu insan berhati mulia

Untuk sang bunayya…
Untuk anaknya
….

Mengajarkan manisnya iman

Berharap untuk nanda tersayang
Dapetin
ajaibnya kehidupan
Tak ada kata yang mampu jabarkan pengorbananmu, ma…

Ryriez P R Hermana

http://www.facebook.com/ryriezp.rhermana

Aku Ingin…IBU
Ibu…berkata lewat cinta
Hatinya penyejuk,mengalir dalam jiwaku
Ibu…betapa istimewa engkau bagiku
Setia mengasuhku, membimbingku, mendidikku hingga dewasa ku kini
Kau mengasihi tanpa pamrih, bertambah kuat dalam do’a dan harapan
Ibu…hidup ini penuh perjuangan
Dikala ekonomi sulit terhimpit,
engkau tetap sabar dalam membimbing anakmu
Tanpa ada rasa mengeluh melainkan engkau sambut dengan senyuman
Ibu…ingin ku membalas semua jerih payahmu,
kebaikanmu selama ini
Meskipun tak sebanding…tapi, aku ingin…dan ingin…ingin…

By: Mega

m_3g_4@yahoo.com

Ingin ku menangis di pangkuanmu
Dan bersujud dalam kesalutan dan keajaiban dalam menbidik dirimu menjadi manusia yang berguna
Ibu
hanya engkau yang bisa menitih jalan kebenaranku dalam kebaikan

By : Imealboex Iphuien

pioimeal@rocketmail.com


Sautan suara azan bergema masuk dikisi ventilasi,membuatku beranjak dari peraduan indahku

Walau kantuk tetpa bergelayut dikelopak mata, dinginnya air membuatku terjaga.

Ku ambil whudu, kulekatkan mukena yang bunda beri saat bunda terbaring lemah.

Satu satunya kenang kenangan yang kupunya darimu bunda, kuangkat tangan sambil bertakbiratur ihrom.

Setiap detak ayat yang kubaca ada rindu yang bergelayut di jiwa hampa, ku ingat saat kita melakukannya bersama, aku rindu aroma masakanmu, ingatkah bunda saat kita membuat kerupuk kulit yang buyya bawa dihari idul adha.

Semua penuh canda dan tawa, tak terlihat keletihanmu, aku kangen kau menyuruhku kepasar disaat orang masih tidur di bawah selimut mereka.

Bunda aku kangen ingin aku melihatmu walau hanya dalam mimpi, rindu akan marahmu, sejuta kerinduan berkecamuk dalam diriku

Degan sabar kau belay dan didik aku, ajari aku tentang hidup, untuk bangkit dari ketepurukanku, sejuta perhatian yang kau beri padaku.

Aku menangis , mengapa rindu ini tak dapat terusik..untukmu bunda kerinduan ini tetap ada, SATU KATA BUATMU BUNDA AKU KANGEN BANGET

By : Asni Januarti

<asnijanuarti@yahoo.co.id

Ibu adalah surga nyata yang Tuhan anuhrahkan pada seluruh anak didunia, meski terkadang tak disadari. Ibu adalah insan yang mencoba membendung luka-luka kotor anaknya. Ibu adalah wanita tegar yang kuat teraniaya anaknya. Ibu menyimpan pesan yang Tuhan amanatkan padanya, mulutnya berucap dan ucapnya Intan surgawi. Ibu adalah Super Hero yang memperjuangkan kehidupan anaknya melebhi perjuangan seorang pahlawan yang membasmi musuhnya, karena tantanganya adalah maut. Tangis seorang ibu adalah embun surgawi yang penuh arti, tangis haru adalah kemenangan besar bagi anaknya dan tangis kepedihan adalah kekalahan dalamm batin anaknya.

By : Asep Ilham

KP. Sololan Jeruk 01/02 Desa Solokan Jeruk

Kecamatan Solokan Jeruk Kab. Bandung 40382

Mahasiswa UNPAD Sastra Indonesia Angkatan 2010

Arti Ibu dalam Hidupku

Ibu…

Panggilanmu begitu indah, menyentuh asa..

Tiada lenyap menemaniku..

Memanifestasikan kasih sayang padaku..

Menyemangati dan emembri senyum terindah..

Di larutnya tidurku..

Kata-kata suci nan indah terbisikkan dari mulutmu..

Ada senyum tersungging di bibirmu..

Kuharap tak kan terganti air mata..

By : Evi Syahida

Visya Blue

Jl. H. Jian RT001/03 No.21, Cipete Utara, kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12150

Bunda…begitu kami mencintaimu
Kami tak kan lupa di waktu kecil, saat langit lebaran terhampar
Kami menari-nari, mematut baju dan sandal baru yang sedikit mahal
Tapi dirimu hanya memakai daster, daster murah yang tak sebanding dengan bunda-bunda lainnya
Hatimu yang berbeda, berkorban demi kesenangan kami

Kini kami telah dewasa
Rasa sesak di dada menghampiri, terutama aku anak tertua
Ijinkan aku bisa membahagiakanmu dengan jubah dunia

Do’akan di setiap tahajudmu, aku menjadi seorang penghafal qur’an
Agar Allah kenakan untukmu jubah kehormatan dan kemuliaan di surga firdaus.

By : Nisrina Nabihah.
Mahasiswi FKIP Matematika di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Untuku Bunda Aku Berusaha

Bunda, malam ini aku pandangi bulan yang bersinar indah, tapi lembutnya sinar itu akan redup karena kelembutan kasih sayangmu, tetesan keringatmu saat berkerja akan tergantikan oleh sejuknya anggur surgaNya.

Bunda, setiap kedipan kelopak matamu menahan badai, akan tergantikan dengan belaian lembut angin surgaNya.

Bunda izinkan aku memelukmu erat, mendekapmu hingga tak ada lagi galau dihatimu.

Bunda disini aku berjanji, akan berusaha untuk bunda, untuk membalas setiap detik perjuangan bunda untukku.

Aku sayang bunda

Khoirul walid, (iroel),

Karangjati, Bergas, Kab. Semarang . Rt.11/I No:5  kode pos: 50552

Iba_iroel@yahoo.com

Akun Fb. Jaka Tarub (iroel)

http://iroel-jakatarub.blogspot.com

Sajak Putih Untuk Orang Terkasih

Goresan tinta emas yang kau tuliskan dalam kertas putihku

Akan tetap terpatri dalam ruang-ruang nadiku

Kusandarkan tulang ini di tulangmu

Kuhisap sumber kehidupan dari air susumu

Kucengkeram sebuah kasih putih

Kasih yang takkan kulepas

Rantai-rantai baja yang kau ikatkan akan terus

memenjarakanku dalam sebuah bakti

Aku takkan mampu berpaling

By : Anisah R Atmajaningtyas

Jalan Dieng km.10 Wonosobo

Sekolah : SMA 02 Wonosobo

Ibu cahayaku
Ibu melihat wajah mu membuat hati ini teduh
lantunan dzikir mu membuatku ingin menangis
tahajud dan dhuha mu membuatku tersentuh
lantunan ayat suci dan doa mu membuatku hati ini tergetardan tenang
didikanmu membuat kami belajar menjadi seorang muslim yang tangguh
ibu….ibu…ibu…dan ibu…yang ku cintai,terimakasih atas segalanya
sungguh semua kataku tak akan cukup untuk menggambarkanmu
hingga saat ini aku pun belum mampu membalas jasamu
hanya doa yang terpanjat dalam hatiku untukmu
“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

By : Mila Faizah

<ukh_za_2007@yahoo.co.id>

Ibu………..
Kasih sayangmu penyejuk hatiku
Doamu ibarat oase bagi jiwaku yang gersang
Cintamu ibarat matahari yang menghangatkan alam semesta
Ketulusan hatimu membuat ku ingin mencontohmu
Senyumanmu memberiku semangat dan menyembuhkan hatiku yang terluka
Selamat hari ibu untuk ibuku tercinta dan tersayang dan semua yang bergelar ibu
Sungguh jasa-jasamu begitu besar bagiku
Dan maafkan putramu yang belum mampu membalas jasamu.
Semoga Allah memberikan balasan surga untuk ibuku terkasih

By : Indra Ari

Wiratama <ardnira@yahoo.com>

Bunda

Belaianmu selembut hatimu

Dekapanmu tenang dalam buaian kasihmu

Kecupan mesra darimu satu tanda cinta darimu

Bunda

Kutangkap tenang langkahmu menghampiri

Dalam do’a terdengar lirih akan sarat harap

Bunda

Kutemukan seribu cinta dalam dirimu

Pun seribu asa dalam tiap langkahmu

I miss you so much

Cintamu tak akan pernah mati dalam hati ini.

By : Umi Kalsum

penaakhwat@ymail.com

Semolowaru Selatan 1/30

Aku sadar aku banyak berdusta padamu
Aku tau selama ini selalu membuatmu pilu
juga aku tak pernah membanggakanmu
Aku juga sering tak mendengar nasehatmu
Namun engkau tak pernah membenciku
Engkau tak pernah mengeluh dengan segudang kekuranganku
Engkau selalu menyayangiku,
dan terus menyayangiku
Hanya dalam sujud aku panjatkan,,,
Semoga Tuhan memberimu kebahagiaan…

By : Nurhalimah Andewi

<sulunk_88@yahoo.co.id>

Embun bagi kelopak sukma
Mentari bagi langit suasana
Hujan bagi hutan asmara
Kau ibu
Doa bagai desir seruling malam
Dihempaskan angin sampai selasar surga
Dan kudengar malaikat berbisik-bisik
Benarkah, doa ini hanya untukku?

Dipersimpangan tegak berdiriku
Ada mata angin keselamatan bertuliskan namamu
Setiap kata yang kau tebarkan
Selalu hinggap pada pucuk-pucuk cinta

Kala senyumku adalah kolam
Senyummu jadi samudera
Kala dukaku adalah pasir
Dukamu jadi gurun
Ibu, maafkanku menyajikan duka

Bumi, suara-suara dari kebun melati
Langit cinta dibalik awan-awan teduh
Aku ingin menjelma jadi arti
Bagi kau ibu

Pijar Kalam
Bandung, Maret 2010

Surgaku Surgamu

Kiniku tahu mengapa surga ada di bawah telapak kakimu…

Karena…

senyummu adalah matahariku..

Pulasmu adalah ketenangan bagiku..

Doamu adalah samangat hidupku..

Ridhomu adalah ridhoNya..

Airmatamu adalah pelecut semangatku..

Love you bunda…

Tataplah menjadi surga untuk ku!

Jakarta, 17 Desember 2010

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*