RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » 1 Jam Pertama dalam Hidup Bayi

1 Jam Pertama dalam Hidup Bayi

Akhirnya, setelah sembilan bulan hidup di dalam rahim Anda, si kecil pun hadir dalam hidup Anda. Ia menangis, menendang, mengepal, menutup matanya, dan sebagainya. Tetapi, apa saja sih yang seharusnya diperhitungkan dan diperhatikan pada bayi yang baru lahir untuk memastikan ia sehat?

Begitu bayi lahir, dokter akan mengecek kesehatan si anak dan mengatakan kepada Anda kondisi bayi secara pengamatan matanya. Apa saja sih yang diperhitungkan oleh para pelaku medis saat seorang bayi lahir?

“Dalam kelahiran medis, begitu kepala bayi muncul, yang menangani kelahiran akan menggunakan semacam alat suntik tanpa jarum untuk menarik cairan yang menghambat di saluran hidung dan mulutnya,” jelas Ulana Sanocka, MD, asisten profesor dokter anak di Columbia Presbyterian Medical Center. Membebaskan saluran udara akan membantu bayi bernapas lebih mudah.

Saat seluruh tubuhnya keluar, tali pusarnya akan diberi klep di dua tempat. Kemudian dokter, suster, atau ayahnya akan diminta untuk mengguntingnya. Sampel dari darah bayi akan diambil untuk dianalisis nantinya.

Jika ini adalah anak pertama Anda, bisa jadi Anda akan terkejut melihat wujud bayi Anda untuk pertama kalinya. Ia tak akan terlihat berwarna pink cantik seperti yang ada di film-film atau di iklan.

Jika Anda melahirkan alami, kepala bayi akan membentuk seperti baru saja melewati saluran sempit. Bentuknya akan berubah normal dalam beberapa hari. Tangan dan kakinya akan terlihat agak biru karena sirkulasi darahnya belum efisien. Dari hirupan napas pertama, bayi akan mulai menangis secara spontan, atau dengan sedikit bantuan fisik, seperti usapan pada punggung atau tepukan pada kakinya, baru ia akan bergerak lebih banyak. Setelah beberapa menit itu barulah bayi mulai terlihat berwarna pink.

Jangan pula kaget ketika melihat cara bernapas bayi yang sedikit aneh. Bayi akan terbatuk kecil, mengeluarkan cairan, dan bersin untuk mengeluarkan cairan yang menghambat saluran pernapasannya dan mulai beradaptasi untuk menghirup udara.

“Saat bayi dilahirkan secara normal, ia akan melewati lubang sempit. Sekitar 50 cm kubik cairan akan dikeluarkan dari paru-paru bayi dengan cara ini. Penekanan cairan semacam ini akan memfasilitasi bayi untuk bernapas lebih baik. Sementara bayi yang lahir caesar akan bernapas lebih cepat dan pendek hingga cairan yang menyumbat saluran pernapasannya bersih.

Normalnya, cara bayi bernapas berbeda dengan orang dewasa. Cara bayi bernapas bisa jadi tidak rutin dan periodik. Bayi baru lahir mungkin akan banyak menghela napas panjang, sedikit ngos-ngosan, menahan napas, dan bernapas cepat. Saluran napas bayi baru lahir lebih cepat dari orang dewasa, sekitar 40-60 per menit, sementara orang dewasa sekitar 20 tarikan napas dalam 1 menit secara rata-rata. Detak jantungnya juga lebih cepat, sekitar 120 detakan per menit, sementara orang dewasa sekitar 70 detakan per menit.

Begitu keluar dari rahim, bayi akan berlapis cairan putih yang menempel pada kulitnya. Lapisan inilah yang melindungi si bayi saat berada dalam rahim. Cairan ini akan dibersihkan oleh petugas medis yang juga menyekanya dari cairan ketuban.

Selama 9 bulan, si bayi berada dalam suhu hangat tubuh si ibu, begitu lahir, ia harus menyesuaikan diri. Bayi memiliki kulit yang lebih rentan akan perubahan suhu karena masih tipis, begitu pun di kepalanya, yang belum banyak tubuh rambut. Ia harus ditutupi dengan selimut segera agar tidak kedinginan. Tetes mata antibiotik juga biasa langsung diberikan untuk mencegah infeksi gonore. Kemudian ia akan diberikan penanda pada lengan kaki atau tangannya.

“Setelah kelahiran, dokter yang menangani akan memberikan semacam rapor kelahiran pada bayi. Rapor tersebut bernama skor Apgar. Skor Apgar ini (berasal dari nama dokter Virginia Apgar) menilai keadaan bayi begitu lahir, dari warna bayi, kemampuan bernapas, kekuatan otot, detak jantung, dan respons rangsangan. Angka 10 menunjukkan angka terbaik. Biasanya ada 2 angka, misal 9/10, artinya antara kedua angka itu,” tutur dr Handrawan Nadesul, pada suatu konferensi kesehatan di Kelapa Gading.

Setelah prosedur-prosedur tadi, si bayi akan dibungkus selimut, kemudian diberikan kepada si ibu atau ayahnya. Sekarang ini sudah ada yang meminta perlakuan inisiasi menyusui dini. Artinya, begitu dilahirkan, si bayi akan langsung diberikan kepada si ibu untuk ditaruh di dada supaya si bayi langsung mencari puting susu si ibu dan menyusu.

Kemudian si bayi akan ditimbang dan diukur dalam setengah jam setelah kelahiran. Setelah itu bayi akan dibawa ke dalam ruangan untuk ditaruh dalam ruangan bertemperatur hangat. Lalu, suster akan memberikan mandi pertama si bayi, diikuti perhitungan tanda-tanda kesehatan si bayi, dari nadi, tekanan darah, refleks, mata, kepala, kemaluan, kulit, dan tangan. Meski Anda memilih fasilitas rooming in pun, si bayi akan diperiksa kesehatannya dulu.

Bayi akan merasa sangat nyaman berada dalam pelukan Anda, tempat ia bisa mendengar dan merasakan detak jantung Anda. Posisi dekat ini akan menenangkan bagi Anda dan si bayi. Dalam beberapa hari, ia akan bertumbuh dan berkembang begitu pesat. Jangan lupa menikmati masa-masa Anda dan dia memulai hubungan erat itu.

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*