RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Mengatasi Anak Sulit Bergaul

Mengatasi Anak Sulit Bergaul

ANAK yang sulit bergaul atau sulit membina hubungan pertemanan dengan sebayanya memerlukan pendekatan tersendiri. Orangtua sebaiknya turun tangan untuk mengatur pertemuan semacam ”kencan” dengan anak lain. Seperti apa?

Sejak usia 5 hingga 12 tahun, kegiatan berteman merupakan salah satu bagian terpenting pada masa pertumbuhan seorang anak— sebuah keterampilan sosial yang akan terus melekat sepanjang hidupnya. Secara perkembangan, anak-anak usia sekolah umumnya mulai mampu mengomunikasikan perasaan dan pikirannya.

Mereka juga sudah siap untuk membentuk hubungan dengan orang lain yang lebih kompleks, dan tidak lagi harus terus bersama keluarga atau mementingkan diri sendiri. Anak-anak mulai mengandalkan teman sebaya untuk bersahabat dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama teman-teman dibandingkan ketika masa preschool.

Hari demi hari mereka lewati dengan saling berbagi kesenangan dan kesusahan masa kanak-kanak. Karena itu, ketika anak terlihat sulit bergaul, Anda tentu akan khawatir. Becky Hughes ingat betul ketika anaknya, William, masuk preschool. Buah hatinya itu menjadi pribadi yang penyendiri. Dia bermain, menggambar, dan membaca buku seorang diri.

Sifatnya juga cenderung pemalu dan agak canggung ketika berada di sekitar anak-anak lain. ”Semua orang biasanya memakai ‘topeng’ ketika bertemu orang-orang baru untuk sementara waktu,” kata Hughes yang berdomisili di Seattle, Amerika Serikat itu. ”Tetapi, anak saya ini (menggunakan ‘topeng’) sedikit lebih lama daripada biasanya,” ceritanya.

Kini, William yang telah berusia 12 tahun, sudah kelihatan lebih energik. Meskipun awalnya, masih kaku saat bersama teman baru. Namun, selama bertahun-tahun, Hughes terus melakukan berbagai usaha dalam menemukan cara-cara terbaru untuk membantu dan mendorong anak kesayangannya itu mencari teman. Dan, pada setiap fase kehidupannya, William akhirnya memiliki beberapa sahabat karib.

Jika anak Anda memiliki kesulitan berinteraksi dengan anak-anak lain, Anda dapat membantu mengatasinya, dan pasti akan sangat bermanfaat. Bermain bersama sahabat adalah cara penting bagi seorang anak untuk belajar memahami berbagai aturan dalam lingkungan sosial, seperti saling berbagi dan bergantian. Hal itu juga cara yang menyenangkan bagi anak.

Kunci untuk mengatasi kesulitan tersebut, di antaranya orangtua harus mengambil langkah-langkah kecil dan dengan nada bicara lembut yang mendorong anak untuk berinteraksi sosial secara positif tanpa terlalu memaksanya. Anda tentu ingin memberikan kesempatan kepada anak untuk mendapatkan pengalaman sosial berharga yang sangat diinginkannya daripada menekannya untuk melakukan sesuatu yang menurutnya sulit dilakukan.

Anak Anda mungkin merasa malu atau bersikap hati-hati dengan lingkungan yang baru ditemuinya sesuai hukum alam, dan ini tidak selalu berarti buruk. Alih-alih mencoba mengubah kepribadian anak, Anda sebaiknya membantunya untuk lebih luwes dan supel agar anak menemukan bagaimana serunya membangun persahabatan dengan teman sebaya.

”William biasanya akan menyebutkan nama seseorang di sekolahnya, dan saya akan berkata, ‘Apakah kamu ingin berteman dengannya?’,” ungkap Hughes seperti dikutip laman Babycenter.com. Jika jawabannya iya, Hughes akan mendatangi orang tua sang anak dan mengatur pertemuan terencana. Kegiatan ”kencan” sambil bermain ini menjadi tumpuan dari upaya Hughes untuk membantu William dalam mencari teman.

Kimberly Sirl, psikolog anak dari St Louis Children’s Hospital, Amerika Serikat, mengatakan, mencarikan teman yang disukai anak merupakan cara yang tepat dan efektif. Anda tentu tidak ingin sekadar memilih seseorang dan mengharapkan anak Anda akan bergaul dengan anak tersebut. ”Anda harus benar-benar memperhatikan isyarat anak Anda,” tuturnya.

Kegiatan ”kencan” menjadi langkah awal bagi anak yang sifatnya pemalu untuk masuk dalam lingkungan sosial. Sejumlah trik dan panduan khusus dapat meningkatkan perasaan senang pada anak saat diajak ”kencan”. ”Jika langkah Anda menunjukkan pengalaman positif, anak akan cenderung ingin bermain lagi,” kata Dale Walker, profesor perkembangan anak di University of Kansas, Amerika Serikat.

Buatlah acara ”kencan” dalam jumlah kecil. Maksudnya, mulailah dengan mengundang hanya satu atau paling banyak dua calon sahabat anak Anda ke rumah, dan sebaiknya anak sudah diberi tahu sebelumnya. Anak-anak ini tentu dicari yang seumuran. ”Jika tidak ada, boleh yang umurnya sedikit lebih tua,” kata Walker. ”Anak yang lebih tua mungkin sedikit lebih punya inisiatif untuk lebih dekat,” tuturnya.

Batasi waktu untuk ”kencan”. Antara satu dan dua jam adalah waktu yang cukup untuk mereka bertemu dan bermain. Anda tentu tidak ingin terlalu lama menstimulasi mereka. Lalu, buat rencana acara secara terperinci. Atur permainan dan aktivitas yang akan anak lakukan, dan yang penting mereka senang dan menikmati pertemuan tersebut. Hal ini akan membuat anak lebih nyaman dan membuatnya merasa lebih baik tentang dirinya.

”Maksimalkan interaksi positif di antara mereka dengan memastikan bahwa ada banyak bahan permainan dan aktivitas sehingga anak-anak memiliki cukup waktu untuk bermain dengan/dan tidak perlu harus segera berbagi,” ujar Walker. Usahakan Anda ikut terlibat di dalamnya. Jangan biarkan anak-anak bermain sendiri dan berharap melakukan yang terbaik. Bimbingan Anda dapat membuat anak merasa lebih nyaman satu sama lain, terutama jika mereka baru kenal.

Sediakan diri Anda untuk membantu jika mereka terlibat konflik, teralihkan oleh sesuatu, berhenti bermain atau membutuhkan perubahan aktivitas. Juga awasi saat mereka asyik bermain yang terkait seni, seperti menggambar atau mewarnai, permainan petak umpet atau bermain air di kolam. Namun, cobalah untuk tidak mendominasi atau masuk terlalu dalam karena idenya adalah untuk membantu memecahkan persoalan tanpa mengambil kontrol. (Mitra FM/oke)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*