RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Kapan Balita Mulai Senang Gaul?

Kapan Balita Mulai Senang Gaul?

Manusia adalah makhluk sosial yang senang bergaul. Bahkan sejak balita, keinginan untuk bersosialisasi itu sudah muncul. Umur berapa balita sudah mulai senang bergaul?

Menurut pakar perkembangan bayi dan balita Victoria J Youcha, balita mulai senang bersosialisasi dengan teman-teman balitanya ketika sudah mencapai usia 2 tahun.

Meski pada usia tersebut anak belum memahami dasar-dasar persahabatan dan kerjasama seperti mendengarkan, menanggapi, bergantian atau saling berbagi, tapi ia akan menikmati bermain berdampingan dengan anak lain, menonton serta meniru yang anak lain lakukan atau katakan.

Perilaku ini disebut dengan bermain asosiatif dan merupakan cara yang hebat bagi anak untuk belajar dari anak-anak lain. Umumnya anak akan belajar keterampilan sosial dari satu sama lain serta membangun kreativitasnya sendiri. Sedangkan konflik yang terjadi antar anak merupakan langkah pertama bagi anak dalam belajar untuk bekerjasama serta berbagi.

Lalu saat anak menginjak usia 3 tahun, ia mungkin sudah memiliki satu atau dua teman spesial seperti teman untuk saling berbagi dan bermain selama 1-2 jam tanpa saling berkelahi.

Menurut Victoria seperti dilansir dari Babycenter, Selasa (1/2/2011), ketika masih di bawah 12 bulan umumnya anak lebih asyik bermain sendiri dan tidak menghiraukan teman-teman disekelilingnya.

“Meski begitu pada usia sebelum 12 bulan bayi mulai terpesona dengan bayi lainnya, mereka akan mengeksplorasi satu sama lain seperti halnya saat mereka mengeksplorasi mainan,” ujar Victoria.

Eksplorasi yang dilakukan oleh para bayi ini bisa menghibur atau justru mengesalkan orangtuanya, karena cara eksplorasi ini cenderung disertai dengan tangisan air mata dan juga jeritan gembira anak-anak saat bermain.

Setelah itu ketika usianya masuk antara 1-2 tahun, balita akan terlibat sesuatu hal yang dikenal sebagai ‘bermain paralel’, yaitu cara bermain yang mana anak-anak duduk bermain berdampingan dengan anak lain tapi tidak benar-benar berinteraksi, selain untuk mengambil mainan.( Mitra FM/dtk)

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*