RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Anak Ketagihan Nonton Televisi? Ini Triknya!

Anak Ketagihan Nonton Televisi? Ini Triknya!

DISURUH mandi susah, disuruh belajar jawabnya nanti dulu, itukah yang Anda alami setiap hari akibat sang anak keasyikan nonton acara televisi? Anda tidak sendirian, nyatanya tayangan televisi mampu membius anak-anak untuk tetap memelototi benda kotak itu.

“Jika ada anak kecanduan nonton televisi, saya minta maaf lebih dulu karena pada dasarnya menurut saya itu akibat kurang kontrolnya orangtua. Tapi saya juga tidak sepenuhnya menyalahkan orangtua, karena memang televisi adalah hiburan yang mudah dan satu-satunya di rumah. Dan kebiasaan sebagian besar orang adalah begitu bangun tidur mereka menyalakan televisi, atau sekarang yang lagi bergeser sedikit bangun tidur melihat BlackBerry atau menyalakan televisi tanpa ditonton, hanya ingin mendengarkan suaranya saja. Hal-hal seperti itu yang membuat tayangan televisi tidak tersaring dengan baik,” kata Irene Mongkar, psikologi dan pemerhati anak kepada okezone di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lantas, bagaimana cara terbaik mengatasinya?

“Maka ketika si anak sudah addict, akan sulit untuk dihilangkan, dan cara paling tepat adalah mengurangi kebiasaan tersebut. Sebaiknya mulai dengan memilih terlebih dulu film yang akan ditonton dan buat peraturan. Misalnya, pukul sekian televisi mati. Bagi Anda yang memiliki televisi sendiri di kamar juga sebaiknya mengikuti peraturan tersebut, jangan sampai sang anak memergoki Anda menonton saat peraturan di mana seharusnya televisi mati, itu yang harus dihindari,” jelas Irene.

“Saya memiliki contoh sebuah keluarga teman di Australia. Setiap tahun ajaran baru, keluarga dengan 3 orang anak ini duduk bersama dan memutuskan sebuah kesepakatan apa yang ingin ditonton setiap hari dan jamnya, serta memutuskan pukul berapa televisi benar-benar mati. Misalnya, ayah ingin menonton tayangan bola pukul 19.00-20.00, atau ibu ingin nonton sinetron pukul 20.00-21.00 dan anak-anak menonton kartun pukul 17.00-19.00. Nah, ketika pertandingan bola itu menghasilkan pertambahan waktu, sang ayah pun mengikuti komitmen dengan meneruskan menonton di luar,” tutup Irene.

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*