RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Berita » Berita Anda » Yang Harus Diperhatikan Sebelum Minum Jamu

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Minum Jamu

Mengonsumsi jamu kerap menjadi pilihan karena dianggap lebih alami dan tidak ada efek samping. Tapi belakangan muncul tudingan jamu berbahaya bagi kesehatan ginjal. Benarkah jamu berbahaya untuk kesehatan ginjal jika dikonsumsi terlalu banyak?

dr. Dante Saksono, SpPD, PhD, dari RS Cipto Mangunkusumo mengakui memang orang yang memiliki bakat ginjal harus lebih berhati-hati mengonsumsi jamu.

Maka itu jika ingin minum jamu harus yang sudah benar-benar teruji secara klinis. Minum jamu bisa berbahaya jika tidak disertai dengan banyak minum air. Air putih ini membantu cairan yang disaring ke ginjal tidak terlalu pekat sehingga tidak mengganggu kerja ginjal.

Menurut dr Dante, minum sembarang jamu tanpa mengetahui komposisinya bisa berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan materi-materi penyusunnya belum dapat diidentifikasikan secara pasti. Sehingga belum dapat dipastikan apakah material yang terkandung di dalamnya aman untuk ginjal.

“Saya tidak menganjurkan pasien yang sakit untuk minum jamu,” ujar dr. Dante Saksono, SpPD, PhD, dari RS Cipto Mangunkusumo, seperti yang dikutip dari detikHealth.

Orang dengan penyakit ginjal lanjutnya, sangat tidak disarankan minum jamu. Karena apabila telah terjadi kerusakan pada ginjal maka minum jamu akan meningkatkan risiko dan mengakibatkan pasien tidak bisa bertahan lebih lama.

dr Dante juga membantah anggapan orang bahwa obat-obat medis lah yang lebih berbahaya bagi ginjal. Menurutnya jika obat yang diminum sesuai aturan dan tidak dikonsumsi sembarangan maka risikonya minim.

Dijelaskan, ada dua jenis sistem ekskresi (pembuangan) dalam tubuh, yaitu melalui ginjal dan sistem cerna. Jamu yang belum diuji klinis karena belum diketahui komposisinya bisa membuat kerja ginjal berat jika senyawa metabolitnya mengendap di ginjal atau saluran cerna.

Ginjal adalah penyakit kronis yang tidak menular yang bisa juga dipicu oleh komplikasi penyakit kronis lainnya, seperti diabetes, darah tinggi, infeksi saluran kemih, batu ginjal, penyakit autoimun (lupus).

Jadi jika ingin minum jamu sebaiknya benar-benar yang komposisinya aman dan diimbangi dengan minum air yang banyak. Jangan sembarangan membeli jamu di pasaran karena ada beberapa jamu yang kini banyak mengandung bahan kimia berbahaya.

Baca Juga

belajar-dimanapun-kapanpun

Belajar Kapanpun dan Dimanapun

Oleh:¬†Agus Triarso, S.Kom (MitraFM.com) – “Belajar kapan pun dan dimanapun…!!!” Ya, itulah isu yang saat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*