RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Waspadai Bahaya di Balik Produk Pemutih Gigi

Waspadai Bahaya di Balik Produk Pemutih Gigi

Siapa yang tidak ingin memiliki gigi putih cemerlang? Gigi yang putih dan terlihat bersih adalah salah satu aset untuk tampil cantik dan menarik, selain wajah yang mulus dan rambut indah.

Karena itu, tak sedikit wanita yang berusaha memutihkan giginya demi penampilan. Selain melakukan perawatan pada tubuh dan muka, para wanita juga ingin terlihat cantik pada bagian gigi. Disamping alasan kecantikan, memiliki gigi putih juga mengartikan bahwa pemiliknya sehat. Pemutihan gigi bisa dilakukan di klinik gigi atau membeli produk pemutih gigi di pasaran.

Dibandingkan cara pertama, biasanya orang lebih memilih cara kedua. Selain karena harganya lebih murah, juga praktis penggunaannya. Pemutih gigi yang bisa digunakan di rumah ada yang berupa strip, atau gel yang dilengkapi penyangga gigi.

Hasilnya cenderung instan, tapi mungkin banyak yang belum tahu bahwa pemutih gigi yang banyak dijual di pasaran saat ini bisa berbahaya bagi kesehatan. Bahan kimia dalam pemutih gigi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi dan gusi, karena mengandung soda kue, abu dan peroksida hidrogen. Peroksida hidrogen sendiri sebenarnya merupakan bahan kimia yang reaktif. Setidaknya jika ingin digunakan pada manusia harus melalui lolos uji keamanan, uji penggunaan dan uji klinis.

Seperti yang dikutip dari dailymail, Martin Fallowfield, dokter gigi dari British Dental Association mengatakan,” Banyak orang yang memilih menggunakan pemutih gigi tanpa mengetahui kandungannya. Karena kandungannya yang sangat berbahaya bisa mengikis enamel gigi dan merusak jaringan gusi. Bila digunakan dalam waktu lama, akan berakibat fatal.”

Efek samping lainnya dari penggunaan pemutih gigi ini adalah Anda dapat merasakan rasa terbakar pada jaringan lunak dan gigi akan lebih sensitif. Oleh karena itu, hal yang terpenting saat ini adalah jika ingin menjaga kebersihan gigi dan mulut seoptimal mungkin, sebaiknya secara rutin atau enam bulan sekali ke dokter gigi untuk membersihkan atau mendeteksi gejala dini pada kelainan gigi.

Memutihkan gigi di klinik yang sudah terpercaya akan lebih aman, meskipun harganya sedikit mahal dan hasilnya tidak seputih produk pemutih gigi yang dijual di pasaran. Karena dokter gigi mengetahui kondisi gigi dan bisa memperhitungkan sejauh mana gigi bisa diputihkan.

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*