RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Cara Bijak Atur Interaksi si Kecil dengan Televisi

Cara Bijak Atur Interaksi si Kecil dengan Televisi

TELEVISI telah dikaitkan dengan obesitas, kekerasan seksual, ataupun prestasi menurun pada anak-anak. Apakah televisi benar-benar biang kerok dari semua masalah anak-anak?

Sangat mudah untuk menyalahkan televisi dan bentuk media lainnya untuk degradasi moral yang kita lihat di masyarakat. Dari kartun yang dipenuhi gambar kekerasan hingga iklan junk food, anak-anak tentu bisa mendapatkan pesan yang salah dari menonton televisi.

“Setiap efek positif televisi pada bayi dan balita masih menjadi pertanyaan terbuka. Salah satu yang telah terbukti adalah soal interaksi orangtua-anak. Usia di bawah dua tahun; berbicara, menyanyi, membaca, mendengarkan musik, atau bermain jauh lebih penting untuk perkembangan mereka daripada acara televisi,” Menurut rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP).

Sebagai orangtua, kita harus menyadari jumlah paparan anak-anak terhadap televisi dan media lainnya di usia muda. Anak-anak perlu berinteraksi dan membentuk hubungan yang nyata untuk tumbuh dan membangun rasa diri yang sehat. Membiarkan anak-anak menghibur diri selama berjam-jam di depan televisi jelas buruk.

Anak-anak membutuhkan orangtua yang terlibat untuk menunjukkan minat pada apa yang mereka lakukan, pikirkan, dan rasakan. Yang dibutuhkan orangtua kemudian adalah edukasi soal manajemen media.

Berikut, beberapa tip untuk membantu keluarga Anda mengelola paparan terhadap televisi, seperti dilansir dari Sheknows.

Jangan menyimpan televisi di kamar tidur

Tentukan satu atau dua lokasi di rumah Anda untuk keluarga dapat berkumpul menonton televisi atau bermain game. Dengan cara ini, menonton televisi dan game menjadi interaksi sosial dan bukan bentuk pelarian rasa kesepian.

Jangan gunakan televisi sebagai hadiah

Hal ini memberikan kekuatan tambahan atas televisi. Susun aturan tentang seberapa banyak anak-anak bisa bergumul dengan televisi, misal usai mengerjakan pekerjaan rumah dan pekerjaan sekolah.

Pilih yang sesuai usia

Dalam kasus anak-anak, pastikan Anda memilihkan program televisi atau game yang content-nya sesuai dengan usia mereka.

Pilih makanan sehat saat menonton televisi

Sajikan buah-buahan segar dan camilan sehat di sekitar area menonton televisi. Jadi, si kecil terhindar dari camilan tidak baik.

Gunakan televisi sebagai batu loncatan untuk diskusi keluarga

Pilih acara yang memiliki nilai pendidikan atau moral sebagai bahan diskusi Anda bersama anak-anak. Jika ada hal mereka tanyakan soal acara tersebut, ajaklah mereka berpikir dan mengungkapkan pendapatnya.

Ambil waktu istirahat dari televisi

Pilih satu hari (atau lebih) dalam sepekan tanpa televisi. Ajaklah si kecil bermain papan permainan, teka-teki, membuat kerajinan, percobaan ilmiah, dan sebagainya. Anak-anak Anda bahkan mungkin akan terkejut betapa menyenangkan hidup tanpa televisi.

Baca Juga

mitrafm.com Aksi Sehat 212 BMH

Aksi Sehat 212 BMH

MitraFM.com – Aksi Sehat 212 BMH. Besok (2-12-2016) akan digelar Aksi Bela Islam 212 menuntut ditegakkan hukum ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*