RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | YM: radiomitra | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Parenting » Kehamilan & Kelahiran » Menjalin Kebersamaan dalam Keluarga

Menjalin Kebersamaan dalam Keluarga

Dalam kondisi dunia yang makin banyak memberikan tuntutan, memaksa suami dan istri pergi ke luar rumah untuk bekerja sehingga banyak keluarga kurang memiliki kesempatan untuk menjalin kebersamaan dalam keluarga. Hand phone yang pada awalnya dimaksudkan sebagai sarana untuk memudahkan berkomunikasi sehingga jalinan kebersamaan bisa terjaga, sering berubah menjadi sumber bencana retaknya komunikasi. Padahal, kebersamaan dalam keluarga akan memberikan tambahan energi positif kepada anggotanya.

Kebersamaan? apakah itu?

Kebersamaan dalam hal ini tidak sekedar kehadiran fisik belaka, namun adanya keterlibatan emosi pada seluruh anggotanya. Kebersamaan yang terjalin dengan kualitas yang bagus, tidak akan terpengaruh oleh kuantitas waktunya. Waktu yang hanya 1 jam dapat sangat bermanfaat jika seluruh anggota keluarga benar-benar ikut terlibat di dalamnya dibandingkan waktu sepanjang 12 jam yang hanya dimanfaatkan untuk saling diam atau konsentrasi dengan aktivitas masing-masing.

Sarana Pembangun Kebersamaan

Ada banyak sarana yang bisa kita manfaatkan untuk membina kebersamaan dalam keluarga, antara lain :

Bercanda bersama

Kapankah terakhir kali kita bercanda dengan pasangan hidup kita ?
Bercanda itu sangat penting karena di dalam bercanda ada kegembiraan. Kegembiraan itu akan membuat pola pandang kita terhadap berbagai masalah yang ada berubah. Kegembiraan mampu menjernihkan pandangan kita terhadap sesama anggota keluarga. Bahkan kita merasa bahwa dengan bercanda, kita dimudakan kembali. Relasi antara suami-istri diremajakan kembali.

Bermain bersama

Bermain, adalah aktivitas yang tanpa tuntutan. Di dalam bermain tidak ada kalah atau pun menang. Jika toh diciptakan kompetisi, itu bertujuan untuk meramaikan, bukan untuk benar-benar berkompetisi.

Ingat, bermain bersama butuh keterlibatan semua pihak. Jangan ada yang hanya menjadi penonton. Ketika bermain, tidak ada batasan antara anak dengan orangtua. Semua anggota keluarga mampu menggali kegembiraannya dengan leluasa, tanpa kekangan. Anak mampu mengoreksi perlakuan orangtua dengan lugas, demikian pula orangtua dapat memberikan masukan tanpa kemarahan.

Belajar bersama

Belajar bersama dalam hal ini bukan sekedar duduk bersama dalam satu meja dan masing-masing membawa bahan materi pembelajaran untuk dipelajari. Sekali lagi hal itu hanyalah kebersamaan fisik. Belajar bersama dalam hal ini adalah membahas sebuah kajian bersama-sama. Pilihlah bahan yang ringan dan aktual dan sesuai dengan tingkat kemampuan berfikir anak, misalnya bahasan tentang buah, mainan, pakaian, atau apa saja yang ada di sekitar kita. Dengan catatan : Jika bahan kajian berupa sikap orang, buatlah agar jangan sampai pembahasan berubah menjadi ajang “membicarakan kejelekan orang”.

Nonton Televisi Bersama

Tentu, pilihlah tontonan yang bermutu dan menyegarkan, seperti komedi atau film-film yang sepadan dengan usia anak-anak. Tontonan hendaknya disukai oleh semua keluarga. Kita bisa menyesuaikan dengan selera anak, namun, boleh juga kita mengajak anak menyukai selera kita, tentu bukan dengan paksaan. Sebab, jika apa yang ditonton ternyata hanya disukai oleh sebagian anggota, yang akan terjadi bukanlah sebuah kebersamaan, tetapi saling ganggu, bahkan bisa terjadi konflik. Kita sekeluarga bisa membahas apa yang telah Anda tonton bersama, meski hanya sekedar menyampaikan perasaan atau kesan.

Rekreasi Keluar bersama

Pernahkah ketika kita bermaksud untuk berlibur bersama ternyata suasana justru berubah menjadi ajang percekcokkan? Itu namanya bukan rekreasi bersama melainkan bertengkar sambil jalan-jalan. Nah, jika kits ingin berekreasi bersama, sebelumnya kita harus membuat rancangan yang merupakan keputusan bersama dan harus dijalankan bersama. Oleh karenanya, perlu ada komitmen bersama sebelum beranjak dari rumah. Sesuaikan barang bawaan dengan kapasitas tenaga dan keperluan. Pastikan bahwa barang-barang yang penting sudah dikemasi, akan lebih baik jika membuat daftar barang yang akan dibawa. Mengapa ini penting? Karena banyak terjadi percekcokan dalam perjalanan hanya disebabkan sebuah barang yang tertinggal.

Rekreasi harus segera dimulai sesaat kita berangkat, dalam arti bahwa perjalanan pun harus dirancang sebagai sebuah rekreasi. Oleh karenanya kita dan keluarga harus bisa menikmati perjalanan. Akan lebih baik apabila sekeluarga membuat keputusan untuk menciptakan kebahagiaan sepanjang rekreasi.

Shalat, Doa dan membaca Al-Qur’an bersama

Kita sama-sama mengakui bahwa shalat, doa dan membaca Al-Qur’an bersama dirasa sangat ampuh dalam menajalin kebersamaan, selain itu membuat kita sekeluarga merasa “menyatu” Jadikan sebagai sebuah kebiasaan di dalam keluarga.

Jika mencermati keenam sarana di atas, terlebih jika dilaksanakan, kita akan menyadari bahwa:

1. Kebersamaan dalam keluarga bisa dibangun tanpa harus menyita seluruh waktu kita
2. Kebersamaan dalam keluarga akan mendatangkan energi positif yang dapat mendukung aktivitas kita di luar rumah, dalam pekerjaan atau bisnis.
3. Kebersamaan dalam keluarga akan membuat kita merindukannya, sehingga dapat dengan mudah menghalau godaan dari luar rumah kita.
4. Kebersamaan dalam keluarga akan memotivasi keterbukaan dalam keluarga. Dengan demikian, akan muncul sikap saling percaya dan saling menghargai di dalam keluarga.
5. Kebersamaan menumbuhkan rasa saling memiliki dan kesamaan visi dan misi antara kita dengan pasangan dalam rangka mengasuh si buah hati.

Selamat berjuang.

Baca Juga

ASI

Tips Mempertahankan Kualitas dan Kuantitas ASI Saat Puasa Ramadhan

MitraFM.com– Ketika Bulan Ramadhan tiba tak sedikit ibu-ibu muslimah yang menyusui yang ingin tetap berpuasa. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*