RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Berita » Berita Batu Malang » Emas-Perak Dominasi Ekspor Kota Malang

Emas-Perak Dominasi Ekspor Kota Malang

Malang – Komoditas emas dan perak masih tetap menjadi produk unggulan, bahkan mendominasi ekspor dari Kota Malang, Jawa Timur, selama 2012.

Kepala Seksi Distribusi dan Ekspor Impor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang M Ridwan, Sabtu, mengakui, komoditas emas masih menjadi primadona kegiatan ekspor Kota Malang ke berbagai negara tujuan, namun pada triwulan ketiga (Juli-September) meningkat luar biasa.

“Nilai ekspor pada triwulan ketiga ini mencapai U$ 201.971.330.97 dan yang disumbangkan dari komoditas emas dan perak sebesar U$ 201.851.909. Sedangkan sisanya disumbang oleh nilai ekspor tembakau iris dan sapu lantai dengan negara tujuan Jepang,” katanya.

Menurut dia, nilai ekspor emas dan perak terbesar disumbangkan oleh PT Nikijoyo. Ekspor emas pada triwulan ketiga dengan negara tujuan Amerika Serikat, Hongkong, Jerman, dan Singapura sebanyak 21.778,47 kg dan perak mencapai 13.987,18 kg.

Ia mengakui, jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada triwulan kedua tahun ini, pada triwulan ketiga meningkat cukup tajam, bahkan mencapai 1.206 persen. Pada triwulan kedua lalu nilai ekspor Kota Malang hanya sebesar U$ 16.739.570,97.

Sementara untuk kegiatan impor di Kota Malang pada triwulan ketiga justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan triwulan kedua. Nilai impor Kota Malang pada triwulan kedua mencapai U$1.088.017 dan triwulan ketiga sebesar U$962.094 atau turun sekitar 0,009 persen.

Hanya saja, lanjutnya, kegiatan ekspor impor yang dilakukan importir maupun eksportir banyak dilakukan di Surabaya karena mereka belum banyak yang tahu jika kegiatan ekspor impor juga disa dilakukan di Malang.

Padahal, tegasnya, kegiatan ekspor impor tersebut bisa dilakukan di Malang dan prosesnya pun mudah serta biayanya juga tidak terlalu mahal, bahkan hampir sama dengan pengiriman barang antarprovinsi.

“Kita berharap pada triwulan keempat kegiatan ekspor tetap bertahan, bahkan lebih besar lagi dan impor menurun. Biasanya pada triwulan terakhir kegiatan impor akan meurun terutama untuk impor bahan baku rokok karena terjadi penurunan produksi, sebab perusahaan akan lebih banyak melakukan evaluasi dan tutup tahun,” tegasnya. (ant)

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...