RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Parenting » Anak » 150 Bayi di Indonesia Terlahir dengan HIV

150 Bayi di Indonesia Terlahir dengan HIV

Mitrafm.com – Pengidap HIV-AIDS selalu mendapatkan stigma negatif di mata masyarakat. Padahal banyak orang-orang tak berdosa yang akhirnya menjadi korban ‘keganasan’ HIV, seperti 150 bayi mungil yang baru terlahir di dunia.

Masyarakat cenderung menganggap HIV dan AIDS hanya dialami oleh perempuan penjaja seks, padahal saat ini telah banyak perempuan yang tidak melakukan perilaku berisiko, namun terinfeksi dari pasangan tetapnya (suami) dan hal ini berdampak pada anak.

“Ada 150 bayi yang tak berdosa lahir dengan infeksi HIV, maka kita yang berdosa. Tidak boleh ada satu pun bayi tak berdosa yang lahir dengan HIV, apalagi meninggal karena AIDS,” jelas Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, dalam acara temu media Pekan Kondom Nasional 2012 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Menurut Menkes, bila bayi terlahir dengan infeksi HIV maka kecil kemungkinannya bertahan hidup hingga usia 5 tahun. Artinya, angka kematian bayi (AKB) pun meningkat.

Bayi-bayi yang lahir dengan HIV sebagian besar lahir dari ibu rumah tangga yang positif HIV, yang tertular dari suami tetapnya sendiri.

Semakin tahun jumlah ibu rumah tangga dan bayi-bayi tak berdosa yang positif HIV memang semakin meningkat. Penyebabnya adalah pria-pria ‘nakal’ yang dengan sengaja pembeli jasa seks.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pada kelompok pria berperilaku seks risiko tinggi, angkanya naik dari 0,1 persen di tahun 2007 menjadi 0,7 persen di tahun 2011 atau mengalami peningkatan 7 kali lipat. Ini artinya akan mengancam jutaan ibu rumah tangga dan anak-anak yang tak berdosa.

Menkes mengatakan, untuk mengurangi jumlah bayi yang lahir dengan HIV, ada cara yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Calon orang tua jangan terinfeksi HIV
2. Kalau seorang ibu sudah terinfeksi HIV maka harus segera diberi obat anti retrovital (ARV) agar bayinya tidak ikut terinfeksi.

“Tidak boleh ada satu pun bayi yang terlahir dengan infeksi HIV,” tegas Menkes.(detik)

Baca Juga

Menakar Kelembutan dalam Mendidik Anak

Menakar Kelembutan dalam Mendidik Anak

MitraFM.com – Menakar Kelembutan dalam Mendidik Anak. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Berau, menggelar seminar parenting pendidikan karakter ...