RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Parenting » Edukasi » Remaja Makin Emoh Lirik Profesi Guru

Remaja Makin Emoh Lirik Profesi Guru

Mitrafm.com – Para remaja masa kini tidak lagi melihat guru sebagai sebuah profesi yang menjanjikan di masa depan. Hal ini diungkapkan pengamat pendidikan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Titik Handayani.

“Minat anak muda menjadi guru relatif rendah, ini ada persoalan hulu hingga hilir,” kata Titik saat dihubungi di Jakarta, Kamis (6/12).

Menurut dia, upaya pemerintah beberapa tahun silam untuk mengubah nama perguruan tinggi bidang pendidikan, tidak banyak membantu meningkatkan animo calon mahasiswa.

Mereka lebih tertarik untuk masuk ke perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Gajah Mada. “Yang masuk IKIP, seringkali terpaksa, karena nggak diterima di universitas umum,” katanya.

Rendahnya jiwa mengajar para pemuda ini ditambah dengan rendahnya kesejahteraan guru sehingga membuat profesi guru tidak lagi menjadi daya tarik bagi para remaja.

Dia mencontohkan guru honorer yang mengajar di SD negeri di Jakarta, honor yang didapatnya hanya Rp 400 ribu per bulan meski lulusan sarjana.

Padahal dalam Undang undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pasal 14 ayat (1) huruf a, menyatakan bahwa guru berhak mendapat penghasilan di atas kebutuhan hidup minimal dan jaminan kesejahteraan sosial.

Dengan demikian, menurut dia, sikap pemerintah yang enggan menaikkan honor guru honorer telah melanggar konstitusi. “Pemerintah sudah melanggar konstitusi,” katanya.

Menurut dia, tuntutan kenaikan upah yang diminta guru merupakan hal yang wajar. “Itu hak mereka, jadi harus diperjuangkan,” katanya.

Dia menilai hal tersebut membutuhkan keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan guru. “Ini persoalan budgeting. Butuh keberpihakan pemerintah karena tidak hanya guru honorer yang menuntut kenaikan upah, tapi semua kan menuntut, seperti PNS juga menuntut kenaikan,” katanya.

sumber : ROL

Baca Juga

Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam

Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam

MitraFM.com – Makanan Pokok untuk Suku Anak Dalam. Hidup seperti orang pada umumnya tentu pilihan yang tidak ...