RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Mitra Update » Ternyata Tak Semua Perempuan Paham soal Kehamilan

Ternyata Tak Semua Perempuan Paham soal Kehamilan

mitrafm.com Ternyata Tak Semua Perempuan Paham soal KehamilanMitraFM.com – Saat merencanakan kehamilan, sebagai calon ibu, Anda tentu harus membekali diri dengan berbagai pengetahuan agar calon sang buah hati bisa tumbuh dengan sempurna. Namun berdasarkan sebuah penelitian, terungkap bahwa tidak semua perempuan mempersiapkan diri dengan matang. Mengapa demikian?

Fakta yang terkuak dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Yale University School of Medicine menguraikan bahwa masih banyak perempuan yang memiliki pengetahuan terbatas seputar kehamilan dan proses persalinan. Parahnya, hal-hal yang mereka kuasai hanyalah seputaran teknik-teknik malam pertama saja.

Penelitian yang dilakukan lewat metode survei online terhadap 1.000 perempuan ini mengungkapkan ternyata, pengetahuan perempuan soal proses kehamilan hanya sebatas posisi, waktu, dan teknik “malam pertama” yang akurat. Intinya, hamil itu identik dengan seks.

Lebih dari sepertiga perempuan yang disurvei mengaku bahwa pengetahuan mereka soal kehamilan terbilang minim, tetapi mereka tahu bahwa posisi “malam pertama” seperti apa yang bisa meningkatkan peluang kehamilan. Mereka berpendapat bahwa semakin sering “berhubungan”, maka peluang kehamilan akan semakin besar.

Padahal kenyataannya, menurut para ahli, peluang hamil tidak berkaitan pada berapa sering pasangan “berhubungan”. Justru sering “berhubungan” bisa menurunkan kualitas sperma dan menyebabkan pria menderita ejakulasi dini.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Fertility and Sterility ini juga mengungkapkan hasil yang mengagetkan, ternyata dari 1.000 perempuan hanya 10 persennya saja yang benar-benar paham mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama mengandung. Namun, ketika membicarakan soal posisi seks, mereka lebih memahami dan tertarik soal isu tersebut. Hanya 10 persen perempuan yang benar-benar tahu bahwa saat terbaik untuk berhubungan seks adalah sebelum ovulasi dan bukan setelahnya.

Tidak banyak juga perempuan yang menyadari bahwa mereka seharusnya mengonsumsi asam folat saat merencanakan kehamilan dan sebelum berhubungan seks, untuk mencegah bayi cacat lahir. Mereka juga tak menyadari bahwa obesitas, merokok, menstruasi yang tak teratur, serta penyakit seksual dapat menurunkan kualitas organ reproduksi perempuan.

Keterbatasan edukasi perempuan tentang kehamilan ini tidak dipengaruhi oleh tingkat pendidikan perempuan ataupun status sosialnya. Maka, para peneliti sangat menyarankan para calon ibu untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mereka soal kehamilan dan proses persalinan. Jadi, bukan hanya soal posisi bercinta yang bisa membuat mereka cepat hamil. Hal itu dapat didapatkan melalui berpartisipasi mengikuti berbagai seminar, talkshow seputar pra-nikah, kehamilan, maupun kajian tentang membina rumah tangga. (dnt)

Baca Juga

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

MitraFM.com – Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi. Torehan prestasi menjadi ...