RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Berita » Berita Batu Malang » Ribuan Umat Iringi Kepergian KH Masduqi Machfudz

Ribuan Umat Iringi Kepergian KH Masduqi Machfudz

mitrafm.com-kyai-haji-masduqi-machfudzMitraFM.com (Malang) – Ribuan orang menyesaki Masjid Jami Jalan Kauman, Minggu (2/3/2014) siang. Lantai atas dan bawah masjid tersebut penuh dan sesak, serta sudah tak cukup lagi menampung kehadiran seluruh orang yang ingin melepas kepergian KH Achmad Masduqi Machfudz, pengasuh Pondok Pesantren Salafi’iyah Nurul Huda Mergosono Malang.

Di antara kerumunan orang di sana, juga terlihat beberapa tokoh dan pejabat  Kota Malang, di antaranya KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, Kapolresta Malang AKBP Totok Suharyanto, Habib Sholeh Alaydrus Malang, dan Wakil Walikota Malang Sutiaji. Bersama jamaah yang lain, serta keluarga mereka juga turut menshalatkan jenazah salah satu kyai sepuh Nahdliyin ini.

Gus Mus mewakili keluarga mengatakan Kyai Masduqi Machfudz merupakan orang yang sangat spesial, sebab masih menyempatkan diri ikut rapat PBNU walau sudah berusia sepuh. “Beliau selalu hadir jika PBNU mengundang rapat,” kata Gus Mus.

Selesai menshalatkan jenazah, sebelum pukul 12.00 WIB, jenazah KH Masduqi Machfudz dibawa ke pondok pesantrennya untuk selanjutnya dimakamkan di sana. Jenazah mantan Rais Syuriah PWNU selanjutnya dimakamkan di makam keluarga, tepat di belakang Asrama Pondok Putra, atau sebelum pintu masuk menuju pondok.

KH Achmad Masduqi Machfudz menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Sabtu (1/3/2014) pukul 17.52 WIB. (dnt)

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...