RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Parenting » Jendela Keluarga » Saat Anak Autistik Memasuki Masa Puber

Saat Anak Autistik Memasuki Masa Puber

mitrafm.com ketika anak autis memasuki pubertasMitraFM.com – Dalam proses tumbuh kembangnya, anak-anak pasti akan mengalami masa pubertas, tak terkecuali bagi anak dengan autisme. Ketika memasuki masa pubertas, anak-anak autistik, terutama laki-laki bisa saja melakukan sesuatu yang tidak diprediksi orang tua atau caregiver-nya (pengasuh) misalnya mencolek pantat atau menarik rambut teman perempuannya.

“Mereka yang seperti itu misalnya nyolek temen dan narik rambut, nyolek pantat, bagi lingkungan yang tidak paham dia akan shock, temenya akan teriak. Kalau seperti itu bukan hanya individu autistiknya yang harus diperhatikan ,tapi lingkungannya juga,” tutur psikolog RA. Oriza Sativa, S.Psi, Psi, CH,CCR.

“Orang tua bisa ngasih tahu guru sama temanya bahwa si anak ini spesial, maka dari itu mohon maaf kalau dia melakukan sesuatu yang agak unik. Kalau pas lagi diajak ke mall, tiba-tiba dia ‘iseng’ sama orang lain, jangan malu. Cukup bilang minta maaf pada orang yang bersangkutan lalu jelaskan kondisi bahwa anak Anda spesial,” papar Oriza.

Diakui wanita bertubuh langsing ini bahwa untuk membesarkan anak dengan autisme orang tua harus menerapkan pola asuh berdasarkan umurnya. Termasuk ketika anak berusia di atas sepuluh tahun dan menjelang masa pubertas. Ketika mereka berusia 10-18 tahun, beri pengertian bahwa mereka unik tetapi jangan lemah dan jangan merasa diabaikan.

Saat usianya di atas 18 tahun, orang tua bisa menyalurkan hobi anak dengan serius. Nah, diagnosis yang pas sehingga anak bisa mendapat terapi yang tepat bisa dilakukan saat anak berusia di bawah lima tahun. Ketika berumur 5-10 tahun, orang tua juga perlu memberi pengertian pada saudara kandung si anak bahwa adik atau kakaknya butuh perhatian khusus.

Hari Keluarga Peduli Autis
“Autis : Mereka Anak Kita”

Hari/Tanggal : Rabu, 2 April 2014
Tempat : Perpustakaan Kota Malang , Jl. Ijen No. 31 A Malang
Waktu : Pukul 08.00 – 11.00 WIB

Ikuti Lomba-lombanya dan Raih Hadiah Menariknya.
Info Lengkap klik www.mitrafm.com

“Selain itu pengasuhan juga kita sesuaikan sama karakteristiknya. Antara lain tempetantrum (suka mengamuk karena dipaksa melakukan sesuatu), hipersensitivitas pada cahaya, suara, atau keramaian, agresif, suka meniru, dan punya bahasa sendiri,” jelas Oriza.

Khusus bagi anak yang agresif, Oriza menyarankan para orang tua untuk mengurangi jam menonton televisi anak. Sebab, anak-anak yang agresif cenderung memiliki visual attention yang lebih tajam sehingga mereka lebih mudah menirukan adegan yang ada di televisi, terutama adegan kekerasan. (dnt)

Baca Juga

Belajar Sehebat al Fatih

MitraFM.com– Dari sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak ...