RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Berita » Berita Batu Malang » Tanpa Stiker, Bus Lebaran Dilarang Masuk Terminal

Tanpa Stiker, Bus Lebaran Dilarang Masuk Terminal

mitrafm.com Tanpa Stiker, Bus Lebaran Dilarang Masuk TerminalMitraFM.com – Malang, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Malang bakal menghentikan operasional kendaraan bus yang tidak laik jalan. Untuk mengantisipasi itu, Dishubkominfo sudah meminta perusahaan otobus (PO) untuk mengecek kelaikan bus yang akan dioperasionalkan untuk angkutan lebaran.

Dalam satu waktu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, Dishub akan melakukan operasi penertiban bus dan kendaraan angkutan lebaran. Dishub juga sudah menyebar stiker angkutan lebaran untuk semua PO yang ada di Kabupaten Malang.

 “Selama masa persiapan mudik ini, kami sudah menyebarkan sekitar 348 stiker angkutan lebaran kepada bus-bus yang ada dan beroperasi di wilayah Kabupaten Malang. Sisanya, masih ada sekitar 50 stiker yang nantinya akan ditempel di bus angkutan wisata seperti tujuan Bali atau ke arah Jawa Tengah,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Malang, M Darwis kepada Malang Post, kemarin.

Pemberian atau penempelan stiker ke bus, terang Darwis, dilakukan dengan cara mendatangi satu persatu garasi bus yang ada di Kabupaten Malang. Sebelumnya kendaraan yang akan dioperasionalkan di uji kelaikannya seperti ke PO Restu, Tentrem, Santoso, Bagong dan Pelita Mas.

“Perintah pengecekan itu sudah turun awal Juli lalu. Makanya, pada tanggal 7 Juli, saya langsung menindak-lanjutinya dengan mengirimkan surat ke sejumlah PO Bus untuk mensiapkan kendaraan yang akan dicek dan dioperasionalkan selama lebaran. Selanjutnya, 14 Juli langsung dilakukan pengecekan ke garasi bus. Dalam pengecekan itu, kendaraan cadangan juga diminta menyiapkan pula untuk dilakukan pengecekan sekaligus,” tambahnya.

Disinggung mengenai proses pengecekan kelaikan bus, Darwis mengatakan akan melihat dahulu surat uji KIR permasing-masing bus. Ketika tahapan awal ini lolos, maka akan melangkah ke surat-surat dan kondisi fisik bus.

“Biasanya, ketika uji KIR lolos, kondisi fisik kendaraan kurang mendukung. Jika temuan itu ada, sebagai contoh ban kendaraan sudah tipis, atau lampu kendaraan ada yang rusak, atau kaca depan kendaraan pecah, maka akan langsung diminta mengganti. Pengecekan fisik tersebut, diantaranya juga seperti palu untuk pemecah kaca darurat di masing-masing bus. Kalau tahapan itu lolos, maka stiker akan dipasang,” lanjutnya.

Khusus angkutan wisata atau bus, kendalanya biasa pada kaca depan kendaraan. Seperti jalur Bali, rentanm pecah dan menjadi komplain PO Bus. Alasannya, kena tangan-tangan jahil saat memasuki kawasan Situbondo. “Mengapa stiker untuk angkutan umum bus wisata belum, karena rata-rata bus masih beroperasi. Sementara mereka, juga mengeluh harus terus-menerus mengganti kaca kendaraan yang pecah karena terkena lemparan,” ungkapnya di ruang kerja.

Disinggung mengenai kalaikan bus jurusan Dampit-Lumajang ? Darwis menjelaskan, dari daftar yang ada jumlahnya sekitar 20 kendaraan. Dari total angka itu, adalah bus yang berdomisili di Kabupaten Malang. Dalam pengecekan kelaikan, sudah memenuhi prosedur.

“Khusus jalur ke Lumajang, selain dilayani bus domisili Kabupaten Malang, juga dilayani bus yang domisili di Lumajang yakni Putra Mulya. Mengenai standarisasi atau kelaikan bus di luar Kabupaten Malang, itu bukan menjadi tanggung-jawab kami,” terang pria berkumis itu. 

Yang jelas, tambah Darwis, untuk bus yang tanpa dilengkapi tanda stiker angkutan lebaran, selama lebaran nanti dilarang masuk ke terminal. Sehingga, secara otomatis kendaraan tersebut tidak bisa menaikkan penumpang. (dnt/malangpost)

Baca Juga

Pengobatan Gratis & Sembako Warga Negeri di Atas Awan

Pengobatan Gratis & Sembako Warga Negeri di Atas Awan

MitraFM.com – Pengobatan Gratis & Sembako Warga Negeri di Atas Awan. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) terus bergerak ...