RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Parenting » Jendela Keluarga » Percaya Diri dengan Kelebihan Anda

Percaya Diri dengan Kelebihan Anda

mitrafm.com Percaya Diri dengan Kelebihan AndaMitraFM.com – Percaya Diri dengan Kelebihan Anda. Bagi sebagian orang, berada di tengah keramaian, apalagi diantara mereka yang memiliki banyak kelebihan, menimbulkan rasa minder dan rendah diri. Jangan biarkan ini terjadi, sehingga Anda terhambat mengembangkan diri.

Akibatnya kemudian, potensi yang sebenarnya Anda miliki menjadi terpendam. Rugi bukan?

Percaya diri tidak hanya berperan penting dalam kehidupan sosial, tapi juga sangat menunjang dalam karier dan pengembangan diri.

Menurut Psikolog Bernadetta Anjani, M.Psi, Psi, sebenarnya wajar saja seseorang selalu melihat kelebihan-kelebihan orang lain dibanding diri sendiri.

“Sebagai manusia, kita memang dikaruniai kemampuan untuk menganalisa dan menilai. Namun jangan melihat kelebihannya saja, pertanyakan juga apa niatan dalam membandingkan, untuk dijadikan contoh agar kita bisa mengembangkan diri atau justru membuat kita bertambah minder dan terintimidasi?” ujar psikolog yang akrab disapa Detta ini.

Detta mengingatkan, jangan sampai perbandingan ini membuat kita jadi semakin fokus pada kekurangan dan menjadi tidak bahagia.

Ketika berada di lingkungan sosial, lanjut Psikolog dari Daily Meaning ini, ada suatu dorongan yang timbul dengan sendirinya dalam diri kita untuk selalu berpenampilan baik. Sehingga tidak jarang membuat kita cemas jika terlihat jelek atau mendapat cap negatif dari orang sekeliling. Perasaan cemas ini yang terkadang membuat seseorang menjadi minder dan takut memperlihatkan kekurangan maupun kelebihan diri secara apa adanya.

Merasa takut mendapat penilaian buruk normal saja terjadi pada setiap orang. Tapi jangan sampai membuat kita justru bersandiwara menjadi karakter yang bukan diri kita. Tidak hanya orang lain yang dibohongi, tapi kita juga membohongi diri sendiri. Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna.

“Cemas itu wajar tapi harus diikuti dengan niatan untuk melakukan sesuatu guna memperbaiki diri. Jangan sampai rasa takut menguasai kita karena bila kita hanya fokus pada rasa takut justru akan menghalangi kita untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya,” sarannya.

Kenali Sumber Ketidakpercayaan Diri

Rasa kurang percaya diri pada setiap orang bisa berbeda-beda sebabnya. Ada yang timbul dari faktor eksternal seperti penilaian orang lain terhadap diri kita atau pengalaman diolok-olok yang menjadi awal mula munculnya rasa kurang percaya diri. Bisa juga disebabkan oleh faktor internal seperti mengalami kegagalan dalam suatu situasi yang menyebabkan rasa kurang percaya diri terhadap kemampuan diri kita.

Hal-hal di atas, kata Deta, sangatlah manusiawi jika membuat kurang percaya diri. Namun apakah kita harus terus fokus pada ‘kekurangan’ atau ‘ketidakmampuan’ kita dan memanjakan rasa minder kita atau mau melakukan sesuatu untuk mengatasinya?

Jika Anda ingin segera memperbaiki rasa kurang percaya diri, langkah pertama yang harus dilakukan adalah kenali sumber dari rasa kurang percaya diri Anda. Apakah dari segi fisik seperti hidung mancung atau tidak, mata besar atau sipit, kulit putih atau sawo matang, atau tinggi badan.

“Saat menyadari kekurangan itu bisa saja Anda melakukan perubahan dengan operasi plastik. Tapi, pertanyakan lagi pada diri Anda, apakah perlu? Apakah Anda sudah siap melewati prosesnya? Dan pentingkah hal tersebut untuk diubah atau tidak? Di luar cara tersebut pasti ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan rasa percaya diri, contohnya seperti merawat dan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh,” ujar Detta. (ikr/wanitaindonesia)

Baca Juga

Syahidah Pertama, Sumayyah binti Khayyat

MitraFM.com– Tauhidnya begitu teguh, sekeras baja.  Cahaya iman di hatinya tak pernah redup. Ia rela ...