RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Parenting » Jendela Keluarga » Tak Perlu Takut Menikah, Karena… (1)

Tak Perlu Takut Menikah, Karena… (1)

mitrafm.com Tak Perlu Takut Menikah, Karena... (1)MitraFM.com – Tak Perlu Takut Menikah, Karena… Menikah adalah salah satu keputusan besar dalam kehidupan manusia. Memutuskan untuk menikah memerlukan pertimbangan panjang dan keyakinan kuat. Bagaimana tidak? Pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang yang sedang dimabuk cinta, melainkan juga dua keluarga yang tidak saling mengenal sebelumnya.

Kapan waktu yang tepat untuk menikah? Semua kembali pada Anda dan pasangan. Menikah di usia muda dan tua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut alasan mengapa menikah akan membawa dampak baik bagi hidup Anda.

1. Untuk Apa Menunggu Jika Sudah “Klik”?

Konon, saat bertemu jodoh itu bagaikan saat tutup botol bertemu ulirnya. Tanpa alasan Anda akan merasa pas, nyaman. Lama penantian Anda sudah berakhir. Anda sudah menemukan apa yang Anda cari pada diri pasangan. Walau dia tidak sempurna, tapi dialah yang membuat Anda rela menerima ketidak-sempurnaan.

Walau masih muda, mengapa harus menunggu lebih lama kalau memang sudah menemukan pasangan yang tepat? Toh menikah sekarang atau nanti, Anda tetap akan menjalani kehidupan rumah tangga bersamanya. Justru dengan menikah lebih awal, Anda dengannya memiliki banyak kesempatan untuk membangun hidup bersama.

2. Secara IlmiahKamu Akan Lebih Bahagia
Menurut “Knot-Yet Report” dari National Marriage Project 2013, mereka yang menikah pada usia muda ternyata akan lebih bahagia dibanding orang-orang yang menunda pernikahan. Dalam penelitian tersebut, orang berusia 20-28 yang mengatakan mereka “sangat puas dengan hidup” adalah mereka yang menikah.

Dalam penelitian yang sama, perempuan yang lebih bahagia adalah mereka yang menikah pada usia 24-26 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan usia berapapun untuk menikah daripada tidak sama sekali. Jika secara fakta ilmiah saja menikah muda bisa membuat Anda lebih bahagia, maka kenapa tidak menikah? Siapa yang tidak bahagia kalau hal pertama yang dilihat selepas bangun tidur adalah wajah orang yang paling dicintai?

3. Lebih Produktif
Data American Community Survey pada 2008-2010 menunjukkan bahwa pria yang menikah di usia 20-an akan menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan mereka yang menikah di usia 30 tahun keatas. Secara umum, pria yang telah menikah memang menghasilkan lebih banyak uang dibanding mereka yang masih lajang.

Barangkali semangat kerja muncul karena sudah ada keluarga yang harus dibiayai di rumah. Produktivitas laki-laki yang sudah menikah juga bisa meningkat karena dia sudah tidak lagi repot memikirkan kebutuhan domestik. Secara tradisional, sudah ada istri yang mengurus semua keperluannya.

Semangat dan produktivitas kerja yang lebih baik memang bisa datang dari komitmen tanggung jawab terhadap Tuhannya. Apakah kita tega membiarkan orang yang sudah Anda janjikan akan dirawat sepenuh hati itu hidup susah?

4. Sisi Hidup yang Saling Melengkapi
Usia muda memang masanya menemukan diri sendiri. Di usia 20-an, Anda akan mencari apa yang sebenarnya paling ingin Anda lakukan dalam hidup. Anda akan mencari sebanyak mungkin pengalaman untuk memuaskan keingintahuan akan kemampuan diri sendiri.

Banyak orang memilih untuk tidak punya pasangan romantis pada fase ini, karena enggan diributkan dengan drama percintaan.

Memutuskan menikah muda akan membuat Anda memiliki seseorang yang mendampingi Anda dalam perjalanan tersebut. Manakah yang lebih menyenangkan, ketika galau sendirian atau galau namun didampingi orang yang Anda cintai?

Menikah muda dengan orang yang tepat tidak akan menghalangi kesempatan Anda untuk melakukan pencarian diri. Bahkan kehadiran pasangan bisa membantu Anda untuk mengeluarkan sisi terbaik dalam diri Anda yang belum Anda ketahui.

5. Belajar Bertanggung Jawab Lebih Awal
Kebanyakan orang memilih untuk tidak menikah muda karena masih ingin menikmati hasil kerja mereka untuk diri sendiri. Baru awal bekerja, gaji masih ingin digunakan untuk senang-senang sendiri. Enggan mengurus urusan rumah tangga.

Sadarlah, cepat atau lambat Anda tidak bisa terus lari dari kehidupan dewasa. Suatu hari, hal yang Anda hindari juga akan Anda hadapi.

Menikah di usia muda akan membuat Anda lebih dewasa dan bertanggung jawab terhadap hidup. Bagaimana tidak, menikah biasanya identik dengan berhentinya sokongan finansial dari orang tua. Anda dan pasangan harus menyiasati segala permasalahan hidup berdua.

Anda akan tertawa dan merasa seperti sedang main rumah-rumahan saat belanja bulanan. Anda dan Pasangan menata rumah kontrakan Anda dengan perabot se-adanya. Walau lucu, tapi dari sinilah Anda akan belajar bahwa membangun hidup memang tidak mudah. Bersambung… (ikr/hipwee)

 

Baca Juga

Syahidah Pertama, Sumayyah binti Khayyat

MitraFM.com– Tauhidnya begitu teguh, sekeras baja.  Cahaya iman di hatinya tak pernah redup. Ia rela ...