RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Pernikahan Lahirkan Cinta

Pernikahan Lahirkan Cinta

nikah okMitraFM.com– Jodoh itu rizki. Sebuah kepastian yang dibungkus ketidakpasitian. Jangan putus asa bagi yang belum datang waktu hadirnya. Yakinlah segala sesuatu akan tiba sesuai dengan jatah hadirnya. Seperti pagi yang datang mengganti malam waktunya selalu tiba dan tidak terlambat. Memang detik-detik hadirnya segala sesuatu itu kadang mendebarkan 🙂 Juga menggelisahkan. Sabar ya!

Dan, bersyukurlah jika sudah dianugerahi pasangan hidup. Sungguh, sebaik-baik anugerah hidup yang Allah berikan kepada hamba-Nya setelah iman adalah pasangan yang shalihah. Tugas kita selanjutnya adalah bejuang keras mengantarkannya menjadi pribadi lebih baik dan mulia di hadapan Rabb ‘Azza wa Jalla.

Tak Hanya Cinta
Menikah bukan semata urusan cinta. Bukan hanya karena ‘Aku Cinta Kamu’ dan dijawab, ‘Aku Juga Cinta Kamu’ lantas merasa telah layak menikah.

Dengarkan orang berkata, “Emang cukup makan cinta.”
Tidak salah pernyataan tersebut, ya meskipun tidak lengkap. Sebab menikah juga bukan semata urusan memberi makan. Dengan demikian jangan merasa cukup dan layak menikah hanya karena sudah punya penghasilan tetap.
Menikah terkait kuat dengan urusan keberanian dan kesiapan diri bertanggungjawab. Siapa saja yang siap (berani) bertanggungjawab ia layak menikah.

Lalu siap itu seperti apa?
Siap adalah kosa kata yang mewakili kesungguhan hati untuk serius, bersungguh-sungguh menunaikan kewajiban-kewajiban sebagai konsekuensi atas keputusan besarnya, menikah.
Anda telah siap nikah atau sekedar pingin nikah?

Pernikahan Lahirkan Cinta
Cinta pada mulanya sebuah ikrar, selanjutnya adalah pembuktian tak berbatas waktu. Ikrar cinta itu bernama akad nikah bukan ungkapan ‘Aku Cinta Kamu’. Selanjutnya adalah kebaikan-kebaikan yang ditunaikan.
Cinta itu melindungi sepenuh hati, bukan bermain hati apalagi menodai. Selamat datang di dunia cinta yang sesungguhnya duhai para pecinta sejati! Inilah dunia cinta sesungguhnya. Dunia para pemberani. Ya, sebab orang yang mengambil perjanjian besar atas nama Allah sesungguhnya dia sang pemberani. Pernikahan penuh berkah in sya Allah akan ia peroleh.

Cinta akan membangkitkan semangat bukan melemahkannya. Cinta akan menggerakkan perbaikan bukan menghempaskannya. Jika cinta sudah mengalir maka akan melahirkan kebaikan-kebaikan. Dan, itu hanya terjadi pada cinta di atas jalan kemuliaan.
Saat cinta mengalir pada jiwa pasangan hidup (suami – istri) kita akan menemukan ketentraman di sana. Hidup menjadi lebih hidup ketika hadirnya cinta dibingkai dan dibangun di atas kemuliaan itu, nikah. Bukan selainnya.
Cinta bukan semata bicara tentang terpautnya perasaan dua insan. Lebih dari itu, cinta juga bicara tentang kesiapan memberi kebaikan tiada henti. Ikatan shahihnya, pernikahan.

Ya, memberi kebaikan tiada henti. Itulah penjaga cinta. Memberi nafkah, kebaikan. Tersenyum dan ramah, kebaikan. Saling meringankan tugas, kebaikan. Kecup kening atau sekedar berpegangan tangan, juga kebaikan.
Cinta juga bicara tentang kesiapan menumbuhkan orang-orang yang dicintai menjadi lebih baik dan mulia. Sementara kendali cinta adalah iman dan ilmu.

Selamat datang di dunia cinta sesungguhnya duhai para pemberani, itulah pernikahan suci! Pernikahan yang melahirkan cinta. (Kang Harits/ Jendela Keluarga)

Baca Juga

Detoksifikasi Alami Selama Puasa

MitraFM.com– Ada ungkapan yang menyatakan,  “ Jika Anda tidak makan 3 hari 3 malam, bisa – ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =