RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Bulan Perbaikan Diri

Bulan Perbaikan Diri

ramadhan 1MitraFM.com– Saudaraku, kita sedang menapaki bulan mulia. Bulan penuh berkah. Ramadhan 1436 H. Sekian hari kita menikmati indahnya. Apa yang kita rasakan? Amal ibadah apa saja yang sudah dan rutin kita kerjakan? Mungkinkah ibadah-ibadah kita tahun ini meningkat kwalitas dan kwantitasnya? Adakah tarawih kita yang bolong-bolong? Bagaimana pula dengan baca Qur’an kita?

Rupanya, masih banyak pertanyaan untuk melecut perbaikan diri. Memang inilah Ramadhan bulan perbaikan diri. Bulan peningkatan kwalitas amal-amal shalih.

Saudaraku,  betapa indahnya bulan mulia ini. Shalat jamaah menjadi rajin. Sedekah makin sering. Baca Qur’an juga makin bertambah. Indah. Suasana yang hanya ada di bulan Ramadhan. Inilah saatn ya hati kita mendapatkan asupan ‘gizi’yang cukup. Kala banyak hari di luar Ramadhan yang menggelisahkan, episode hidup bahagia ini datang menyelimuti diri dan mayapada. Kita pun merasakannya.

Sungguh, teramat penting kita tahu mengapa hati-hati kita disepanjang waktu di luar Ramadhan sering merasakan gundah dan gelisah, sedangkan Ramadhan tidak. Jawabnya sederhana, sebab di bulan ini kita begitu dekat dengan Allah dan dalam ketaatan kepadaNya. Sementara di luar Ramadhan kita menjauh. Maka berada di bulan ini adalah kemengertian akan obat kegelisahan.

Saudaraku, perhatikan perkataan Imam Ibnul Qayyim al Jauzaiyah tentang kondisi hati kita. ”Diantara penyakit hati yang terbesar adalah masuknya berbagai bentuk kesedihan ke  dalam hati, ada kesedihan yang disebut al-hamm, yaitu kesedihan yang muncul akibat memprediksikan sesuatu yang tidak disukai dimasa depan. Ada kesedihan yang disebut al-huzn yaitu kesedihan yang timbul akibat meratapi sesuatu yang terjadi di masa lampau. Ada pula kesedihan yang disebut al-ghamm, yaitu kesedihan yang muncul karena mengingat dan merasakan sesuatu yang tidak dia sukai yang terjadi saat itu. Banyak orang mengeluarkan berbagai resep untuk mengobati penyakit hati yang besar ini.”

Subhanallah,

Setelah menjelaskan macam-macam kesediahan dan kegelisahan beliau juga memberitahukan tentang resep penyembuhnya dan kesalahan yang sering dilakukan manusia mengobati sakitnya. Beliau selanjutnya mengatakan,”Rata-rata manusia mengobatinya dengan lahwun (aktifitas yang tidak bermanfaat), la’ib (permainan), ghina’ (lagu dan nyayian) dan sama’ul muthribat (mendengarkan hal-hal yang menggembirakan, misalnya nonton lawak). Semua ini tidaklah mampu mengobati penyakit hati, bahkan semakin menambah sakit hati tersebut. Akan tetapi obatnya adalah do’a dan dzikir dari Rasulullah Saw berikut, ”Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba lelaki-Mu, putra hamba lelaki-Mu, putra hamba perempuan-Mu, ubun-ubunke ada dalam genggaman-Mu, padaku berjalan hukum-Mu, dan keputusanmu padaku adil adanya.  Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang Engkau miliki, yang Engkau namai diri-Mu dengan nama itu atau yang telah engkau ajarkan kepada salah seorang makhluq-Mu, atau telah Engkau turunkan pada kitab-Mu atau masih Engkau simpan pada ilmu ghaib disisi-Mu, jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyiram hatiku dan cahaya dadaku serta sirnanya kesedihan dan kegundahan hatiku.”

Saudaraku, inilah Ramadhan. Bulan perbaikan diri. Bulan ibadah. Mari perbanyak dzikir doa dan baca al Qur’an. Inilah obat kegundahan hati.  Sungguh, apapun masalah kita di sini, selama kita masih mendekatkan diri kepada Allah, dijamin atas kita bertemu dengan jalan keluar yang menentramkan. Ini bulan Ramadhan. Bulan peningkatan ibadah.  Bulan peningkatan amal kebaikan yang membawa pada ketentraman hati. Semoga hati kita masih bisa dijernihkan dengan ilmu dan amal ikhlas.  (Kang Harits/ Muhasabah)

 

 

Baca Juga

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

MitraFM.com – Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi. Torehan prestasi menjadi ...