RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Parenting » Anak » Melatih Batita Agar Mandiri

Melatih Batita Agar Mandiri

batita mandiriMitraFM.com- Memiliki anak batita (bayi di bawah tiga tahun) adalah hadiah Alah yang indah. Pada saat usia ini mereka sedang berada pada masa lucu-lucunya. Baru bisa berjalan, mengucap kata-kata masih cadel, bergerak kesana-kemari tanpa kenal lelah, ketawa-ketiwi jika digoda, dan berbagai kelucuan lainnya. Namun, sedikit demi sedikit mereka terlihat mulai belajar untuk melakukan banyak hal sendiri.
Dan biasanya para orang tua dibuat terkejut dengan tingkah mereka.

Mandiri, itulah sebutan yang pas untuk usaha melakukan berbagai aktivitas sendiri. Kemandirian memang perlu Anda ajarkan sedini mungkin pada anak. Anak yang mulai belajar mandiri sejak dini diharapkan benar-benar mampu mandiri pada saat dewasa kelak. Mandiri atau tidaknya anak Anda tergantung bagaimana Anda mendidik mereka. Jika anak-anak terbiasa Anda didik kemandirian, mereka secara pelan tapi pasti akan menjadi mandiri. Sementara anak yang terbiasa dimanja atau segala aktivitasnya dibantu orang tua secara penuh kemungkinan besarnya mereka akan kesulitan mandiri.

Kemandirian anak dibentuk oleh lingkungan, sedangkan lingkungan terbesar anak-anak adalah rumah. Contohnya, ketika sebagian anak takut pada hal baru, sedangkan sebagian lainnya justru mencoba penuh dengan berani bahkan tidak jarang hingga yakin benar. Hal ini jelas merupakan salah satu gambaran tingkat kemandirian pada masing masing anak memiliki perbedaan. Bisa jadi, anak-anak yang takut mencoba hal-hal baru sering ditakut-takuti oleh orang tuanya. Sedangkan anak yang penuh keberanian dididik oleh orang tua yang mendukung aktivitas barunya dengan memberikan pengertian yang benar.

Setiap tahap usia anak batita memiliki latihan tersendiri agar mereka mampu mandiri. Berikut adalah latihan kemandirian yang bisa Anda terapkan bersama si kecil:

Pada usia anak 1 tahun

  1. Pada usia satu tahun batita belum dapat memahami rutinitas sehari hari. Misalnya saja minum susu, bermain, mandi, makan atau tidur. Sehingga penting bagi Anda untuk melatih melakukan rutinitas tersebut. Misalnya, ketika akan mandi Anda dapat mengajak anak Anda untuk mengambil handuk sebelum mandi. Selain itu Anda dapat membiarkan batita untuk memilih lauk pauk sendiri.
  2. Latih anak Anda untuk minum dari gelas dan memegang sendiri gelas tersebut. Anda dapat mencobanya dengan memberikan gelas yang tidak mudah pecah.
  3. Pada usia anak anda ini, latihlah untuk dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lain sehingga mampu mendukung batita tertarik dengan lingkungan sekitarnya. Keingintahuan yang besar akan membantu anak Anda untuk mengeksploirasi lingkungan dan kemampuan motoriknya. Selama lingkungannya nyaman dan aman, maka Anda tidak perlu melarangnya, perhatikan dan berikan pengawasan saja.

    Pada usia anak 2 tahun

  1. Kini, anak sudah dapat menggunakan sendok untuk makan sendiri. Meskipun belum sempurna akan tetapi kemampuan ini sudah dapat membantu anak Anda mandiri. Dengan menggunakan sendok dan makan sendiri, anak anda sudah menggunakan koordinasi tangan dan mata sendiri.
  2. Anda dapat melakukan toilet learning pada anak. Misalnya dengan mengajarkan menggunakan tolilet dengan bantuan pengawasan Anda.
  3. Ajarkan anak Anda untuk mencuci muka dan tangan sendiri meskipun pada awalnya mungkin pakaiannya akan basah akan tetapi berikan kesempatan belajar. Tunjukan kepada batita cara membuka dan menutup keran, membasuh muka, menggunakan sabun tangan hingga menggunakan gayung kecil.
  4. Latih anak Anda untuk melepas pakaian sendiri, melepas dan menggunakan sepatu atau sandal.
  5. Anda dapat mengajarinya membereskan mainan dengan meletakkkannya di tempat mainan setelah anak Anda selesai bermain dengan cara Anda membantunya.

    Pada usia anak 3 tahun

  1. Berikan kebebasan pada anak Anda untuk berjalan sendiri. Sesekali Anda dapat memberikan kebebasan untuk melompat, memegang atau berlari. Sehingga anak Anda dapat mencobanya tanpa membahayakan tubuhnya.
  2. Pada usia ini, anak Anda sudah mampu menunjukan kemampuan di hadapan orang lain termasuk membawa tas yang berisi belanjaan atau membereskan tempat tidur. Biarkan anak Anda menunjukan kemampuan dan arahkan sehingga bertanggung jawab.
  3. Latih anak Anda untuk bekerja sama dalam melakukan tugas rumah. Salah satunya membereskan mainan. Berikan arahan yang terbaik sehingga dapat bekerja sama.
  4. Latih kemampuan anak Anda seperti mencorat coret kertas, ayunan sendiri, berteriak keras atau bersepeda. Berikan kesempatan anak Anda mendapatkan pengalaman tanpa harus mengkhawatirkan bahaya selama Anda mengawasinya. (Choirin Fitri/ Sapa Bunda)

 

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...