RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Catatan Siar » Jauhi Sifat Iri dan Dengki

Jauhi Sifat Iri dan Dengki

DENGKIMitraFM.com– Saudaraku, tahukah kita bahwa nikmat-nikmat yang dianugerahkan oleh Allah kepada kita itu punya musuh? Ya, begitulah yang dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah sabdanya.

Beliau bersabda, “Ingatlah bahwa nikmat-nikmat Allah itu ada musuhnya” Seorang bertanya, “Siapa mereka itu?” Nabi menjawab: “Yaitu orang yang dengki kepada orang lain terhadap karunia yang diberikan Allah kepada mereka itu” …. (HR. At Tabrani)

Saudaraku, hati-hatilah dengan sifat ini, iri dan dengki. Sungguh sifat iri dan dengki akan menggelisahkan hati pemiliknya, sementara yang diirikan tidak akan bisa ia raih.

Sungguh, iri dengki merupakan salah satu sebab pangkal kejahatan, karena dari sifat ini kita bisa menyebabkan berbuat buruk kepada orang lain.

Ingatlah bahwa iri dan dengki akan merusak kehidupan kita. Sifat inilah yang menyebabkan iblis, yang sebelum Adam, merupakan penghuni syurga, dilaknat Allah dan keluar dari Surga selamanya.

Iri hati atau dengki adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya.

Saudaraku, dengki adalah sikap tidak senang melihat orang lain bahagia dan berusaha untuk menghilangkan nikmat tersebut. Sifat ini sangat berbahaya karena tidak ada orang yang suka dengan orang yang memiliki sifat seperti ini.

Allah melarang kita iri pada yang lain karena rizki yang mereka dapat itu sesuai dengan usaha mereka dan juga sudah jadi ketentuan Allah.

Allah subahana wa ta’ala berfirman, “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An Nisaa’ : 32)

Saudaraku, ketahuilah hanya ada dalam 2 (dua) hal kita boleh iri yakni dalam hal ilmu dan shadaqah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada jalan yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Diriwayat yang lain kita boleh hasad dalam hal membaca al Qur’an dan infak.

Rasulullah bersabda, “Tidak boleh hasad kecuali dalam dua hal, yaitu (hasad kepada) orang-orang yang diberi kemampuan (membaca) al-Quran oleh Allah, lalu dia menegakkan (melaksanakan membaca) al-Quran baik diwaktu siang ataupun malam dan (hasad kepada) orang-orang yang diberi harta oleh Allah lalu dia infakkan baik diwaktu malam ataupun diwaktu siang“. (HR Muslim)

Jika kita mengagumi milik orang lain, agar terhindar dari iri hendaknya mendoakan agar yang bersangkutan dilimpahi berkah. Nabi bersabda, “Apabila seorang melihat dirinya, harta miliknya atau saudaranya sesuatu yang menarik hatinya (dikaguminya) maka hendaklah dia mendoakannya dengan limpahan barakah. Sesungguhnya pengaruh iri adalah benar.” (HR. Abu Ya’la)

Saudaraku, kedengkian bisa menghancurkan pahala-pahala kita. Nabi bersabda, “Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu.” (HR. Abu Dawud)
Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

 

 

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...