RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Cobaan Sebuah Keniscayaan

Cobaan Sebuah Keniscayaan

SAKITMitraFM.com– Saudaraku, alhamdulillah kita panjatkan puji syukur atas karunia dan nikmat Allah yang dilimpahkan hingga kini. Iman dan islam adalah nikmat terbesar dalam hidup. Ini nikmat istimewa sebab tidak semua orang mendapatkannya. Berbeda dengan nikmat sehat yang setiap orang diberi.

Alhamdulillah kita masih diberi kebugaran, kekuatan dan semangat untuk terus berbuat baik, beramal shalih dan memperbaiki diri. Dan nikmat-nikmat lain atasnya kita harus syukuri.

Saudaraku, nikmat sehat tidaklah selamanya. Terkadang Allah menguji kita dengan sakit. Ujian sakit ini sesungguhnya bukan keburukan bagi kita jika mau mengambil hikmahnya.

Mari perhatikan sabda Rasulullah berikut!

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.” (HR. Tirmidzi)

Nah, sakit sesungguhnya adalah cobaan yang jika kita ridha atasnya, pahalanya begitu besar. Jadi jangan mengeluh!

Bahkan dengan tegas Rasulullah menyebutkan cobaan di dunia bisa menjadi tanda Allah menginginkan kebaikan atas seseorang.

Nabi bersabda, “Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaan  baginya di dunia” (HR. Tirmidzi)

Saudaraku,  Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:”Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al Baqarah : 155 – 157)

Mungkin ada beberapa dari kita yang tatkala tertimpa penyakit bersedih karena tidak bisa bekerja, ibadah, dll. Tenangkan hati, karena Allah ternyata tetap menuliskan pahala ibadah bagi kita yang biasa kita lakukan sehari-hari.

Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda, “Apabila seorang hamba sakit atau sedang melakukan safar, Allah akan menuliskan baginya pahala seperti saat ia lakukan ibadah di masa sehat dan bermukim.” (HR. Bukhari)

Saudaraku, meskipun dalam keadaan sakit sesungguhnya kita masih bisa melakukan banyak kebaikan dengan ibadah semampu dan sekuat kita. Kita masih bisa membaca al Qur’an, berdzikir dan juga shalat. Bahkan kewajiban shalat tidak boleh ditinggalkan hanya karena sakit.

Dzikir juga tak mesti dalam keadaan sehat. Sungguh mereka yang dalam kondisi sakit tetap bisa berdzikir kepada Allah. Dan, dengan dzikir ini akan melahirkan ketenangan jiwa. Bukankah hal ini dibutuhkan bagi orang yang sakit?

Allah berfirman, “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’d: 28)
Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

 

Baca Juga

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi

MitraFM.com – Juara 1 di Kabupaten, Santriwati ini Melaju ke Hifdzil Quran Tingkat Propinsi. Torehan prestasi menjadi ...