RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Catatan Siar » Tips Makan Sehat di Saat Lebaran

Tips Makan Sehat di Saat Lebaran

stopMitraFM.com – Lebaran sebentar lagi. Banyak persiapan yang sudah dilakukan. Seperti, membeli baju baru, sepatu baru, membuat kue-kue, dan yang terpenting persiapan diri untuk menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan ini hingga menjadi pribadi bertakwa.

Kebiasaan yang biasa ada di Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah  bersilaturahmi, menunggu kedatangan para tamu, atau saling berkunjung ke sanak keluarga dan handai taulan. Pada saat itulah hidangan khas Lebaran selalu menyemarakkan acara, mulai dari ketupat hingga opor ayam dan teman-temannya. Aneka suguhan kue-kue atau makanan ringan, seperti kacang  goreng, wajik, kue-kue kering, serta aneka cake, dan minuman istimewa pun ada.

Bisa dibilang, hari raya tiba, pesta makan pun tiba. Padahal, hari-hari sebelumnya di bulan Ramadhan umat Islam menjalani puasa sebulan penuh. Sebagian dari mereka merasakan hikmah puasa bagi kesehatan. Yang badannya kegemukan, berat badan turun. Para penderita diabetes, kadar gula darah menjadi terkendali. Begitu juga mereka yang tinggi kadar kolesterol, lemak, dan nilai tekanan darahnya.

Saat lebaran tiba,  aneka makanan dan minuman favorit terhidang. Selera makan pun menggelitik saat melihat makanan-makanan yang mengundang selera. Padahal, santapan favorit saat Lebaran biasanya serba santan, lemak, dan manis. Sebenarnya,  boleh-boleh saja mencicipi makanan tersebut, asalkan diatur pola makannya agar masih dalam koridor sehat.

Agar tetap sehat saat lebaran tiba, ada beberapa tips yang  bisa Anda coba:

  • Sebelum berangkat silaturahmi, makanlah sebuah apel dengan kulitnya yang sudah dicuci bersih. Serat dari apel bisa membantu menahan nafsu makan yang muncul saat melihat hidangan lebaran yang mengundang selera.
  • Santaplah ketupat dalam porsi kecil, misalnya cukup 3 – 4 potong saja. Lengkapi dengan lauknya dalam porsi yang tidak berlebihan.
  • Setelah makan ketupat lengkap, lebih baik tidak menyantap kue, minuman, atau hidangan penutup yang manis-manis.
  • Untuk teman ketupat, ambillah cukup satu protein saja, misalnya sepotong daging, ayam, atau telur. Jangan pilih semuanya. Karena bisa-bisa akan berpengaruh pada ginjal Anda yang harus bekerja ekstra.
  • Lengkapi protein ini dengan sayuran dan buah agar seimbang.
  • Bila melanjutkan kunjungan ke tempat lain, karena tadi sudah makan makanan utama, maka sebaiknya yang dimakan hanya makanan selingannya saja.
  • Bila malam hari masih pergi ke rumah saudara atau handai taulan, pilihlah bahan protein yang berbeda dengan tadi siang. Jadi, kalau siang tadi makan daging sapi, malam ini pilihlah telur atau daging ayam.
  • Saat mengambil lauk, cukup ambil sepotong saja tanpa menyertakan bumbu atau kuahnya. Begitu juga dengan kuah sayurnya. Kalau memang ingin kuahnya, ambillah satu sendok saja, jangan sampai ketupatnya berendam dalam kuah. Ini bisa mengurangi asupan lemaknya.
  • Kala saatnya makan kue-kue kering, cukup ambil 1 – 2 potong saja.  Ketika makan cake, ambillah 1 potong yang kecil dan tinggalkan krim kue yang terbuat dari margarin yang kaya lemak.
  • Lebih baik pilihlah buah-buahan segar yang disuguhkan daripada memilih kue-kue sebagai camilan.

Setelah lebaran berlalu, kembalilah ke pola makan sehat dan seimbang. Kurangi jumlah makanan dan batasi makanan yang telah banyak disantap saat Lebaran. Yang tak kalah penting, berolahraga untuk membakar kalori yang sudah diasup. (Choirin Fitri/ Sapa Bunda)

 

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...