RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Catatan Siar » Su’udhan Tutupi Kebaikan

Su’udhan Tutupi Kebaikan

su'udhonMitraFM.com– Kebaikan-kebaikan itu tersebar. Dimanapun sejatinya ada kebaikan yang bisa kita petik dan ambil. Pun juga pada siapapun terdapat kebaikan yang bisa menginspirasi. Hanya saja kadang kita gagal menemukannya atau terlewat waktunya.

Seperti shubuh penuh berkah yang melimpah. Sayangnya sering kali kita terlewat menyambut datangnya. Seperti halnya siang yang penuh semangat, mestinya bisa membakar gelora menjalankan kewajiban mencari nafkah, misalnya, namun tetap saja ada yang gagal mengusir malas.

Saudaraku, kebaikan-kebaikan itu banyak dan melimpah. Namun masih saja banyak yang gagal menjemputnya. Bahkan ada yang tidak bisa melihatnya!  Jangan-jangan bukan mata kita yang tidak bisa melihat kebaikan itu, melainkan pikiran buruk kita yang menghalanginya.

Seorang ulama ternama Badiuzzaman Said Nursi berkata : “Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseorang yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.”

Jangan-jangan pikiran buruk itu yang menjadi penyebab gagalnya kita menemukan kebaikan-kebaikan. Temukan kebaikan-kebaikan itu dengan terus memperbaiki pikiran kita, dengan husnudhan.

Saudaraku, husnudzan adalah sikap selalu berpikir dan berprasangka baik. Sikap ini ditunjukkan dengan rasa senang, berpikir positif, dan sikap hormat kepada orang lain tanpa ada rasa curiga, dengki, dan perasaan tidak senang tanpa alasan yang jelas.

Sementara su’udzan (berburuk sangka) adalah sifat sebaliknya. Ia justru akan membawa kita kepada dosa. Dan dengan pikiran buruk ini kita pasti gagal menemukan kebaikan-kebaikan itu. Seperti orang yang memandang sesuatu, jika menggunakan kacamata hitam (su’udhan) maka semua akan tampak buram.

Saudaraku, Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kita menjauhisu’udhan.

Dia berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah berdosa.” (49: 12)

Saudaraku, beruntunglah orang yang selalu husnudhan. Terlebih husnudhan kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Dan merugila mereka yang su’udhan kepada-Nya. Sebab Dia mengikuti setiap persangkaan hamba-Nya.Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...