RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Laki-laki Ahli Surga

Laki-laki Ahli Surga

laki2 surgaMitraFM.com– Saudaraku, suatu ketika Sahabat Anas bin Malik bercerita tentang laki-laki ahli surga. Laki-laki sederhana yang disebut Nabi sampai tiga kali sebagai penghuni Surga. Siapakah laki-laki itu?

Anas bin Malik bercerita :“Suatu hari kami bersama para sahabat yang lain duduk dalam satu majelis bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di tengah-tengah memberi wejangan, beliau berkata, “Sebentar lagi akan lewat di hadapan kalian seorang lelaki penghuni surga.” Tak lama berselang, tiba-tiba muncul seorang lelaki Anshar dengan janggut masih basah oleh air wudlu. Ia berjalan dengan tangan kiri menjinjing sandal. ”

Anas melanjutkan ceritanya, “Keesokan harinya dalam kesempatan yang sama, Rasulullah kembali berkata, “Akan datang seorang lelaki penghuni surga.”Tak lama kemudian, lelaki itu kembali muncul.”

Saudaraku, kali ketiga Rasulullah mengatakan hal yang sama membuat Sahabat Abdullah Ibn Amr Ibn Al-Ash penasaran. Ia membuntuti lelaki anshar yang disebut-sebut Rasulullah sebagai penghuni surga.

Masih cerita Anas, “Ibnu Amr berhenti sejenak sambil berpikir mencari alasan yang tepat untuk dapat menyelidiki orang itu. Setelah menemukan alasan yang tepat, ia menghentikan langkah lelaki itu dan berkata, “Wahai sahabat, dapatkah kamu memberi pertolongan? Aku bertengkar dengan ayahku dan berjanji tidak akan menemuinya selama tiga hari. Maukah kamu memberi tumpangan selama tiga hari itu?” pinta Ibn Amr.

Setelah diijinkan, Ibn Amr mengikuti lelaki itu menuju rumahnya dan bermalam di rumah itu selama tiga hari. Ibn Amr bermalam agar dapat melihat ibadah yang dilakukan orang itu sehingga Rasulullah menyebutnya sebagai penghuni surga. Hingga malam ketiga, Ibnu Amr tak melihat sesuatu yang istimewa dari lelaki itu dalam ibadahnya, sampai ia hampir saja meremehkan amalan ibadah lelaki itu.

Saudaraku, akhirnya Ibn Amr berterus terang, “Hai hamba Allah, sebenarnya aku tidak sedang bertengkar dengan ayahku dan juga tidak sedang bermusuhan. Aku hanya ingin membuktikan apa yang telah dikatakan Rasulullah tentang dirimu. Beliau katakan dalam sebuah majelis sampai tiga kali, “Akan datang seorang di antara kalian lelaki sebagai penghuni surga.”Aku ingin tahu, amalan apa yang membuatmu demikian dan aku ingin meniru agar bisa mencapai kedudukan seperti dirimu.”

Orang itu berkata, “Yang aku amalkan setiap hari tak lebih dari apa yang engkau saksikan.” Saat Ibn Amr hendak berpamitan pulang, orang itu kembali berkata, “Demi Allah, amalku tidak lebih dari yang kau lihat. Hanya saja aku tak pernah menyimpan niat buruk terhadap sesama muslim. Aku juga tak pernah ada rasa dengki kepada mereka yang mendapat anugerah dan kebaikan dari Allah”.

Mendengar pernyataan itu, Ibn Amr membalas, “Begitu bersihnya hatimu dari prasangka buruk dan perasaan dengki kepada orang lain. Inilah nampaknya yang membuatmu berada di tempat yang mulia itu. Sesuatu yang sulit kami lakukan”. (HR. Ahmad dan Nasa’i)

Itulah kisah laki-laki calon penghuni surga. Laki-laki Anshor sederhana, bersih dari buruk sangka dan dengki kepada orang lain. Bisakah kita sepertinya? Wallahu a’lam.
(Kang Harits/ Muhasabah)

 

Baca Juga

Belajar Sehebat al Fatih

MitraFM.com– Dari sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak ...