RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Catatan Siar » Memilih Rizki Halal

Memilih Rizki Halal

rizkiMitraFM.com– Saudaraku, Allah memberi jatah kita rizki. Setiap makhluk punya jatah masing-masing. Sebuah  kepastian tentang hal itu. Allah menjamin rizki setiap makhluk-Nya tanpa terkecuali. Jatah yang tak pernah tertukar dengan yang lainnya.

Selanjutnya Dia memerintahkan kita bertawakal dan ikhtiar. Hati berserah diri atas segala ketetapan-Nya sembari disuruh ikhtiar semaksimal mungkin untuk menjemput rizki tersebut. Maka diperintahlah kita bekerja dengan cara dan jenis pekerjaan yang halal.

Benar, dituntut untuk menjemput rizki dengan cara yang halal. Sebab hanya dengan rizki yang halal itulah kita bisa menikmati dan mendapatkan berkahnya, in sya Allah.

Saudaraku,  memilih mengambil rizki yang halal adalah pilihan kemuliaan. Sedangkan mengambilnya dengan cara yang haram adalah menjerumuskan pada kehinaan. Ini sebuah pilihan hidup. Dan, setiap pilihan selalu punya resikonya masing-masing.

Perhatikan, jika yang kita pilih adalah mengambil dengan cara haram. Kemudian menggunakan atau mengonsumsi rizki haram itu, rugi dan celakalah kita.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan:Tiada mendatangkan faedah bagi daging yang tumbuh dari sumber yang haram, ‎melainkan nerakalah tempat yang sewajarnya bagi daging itu.” (HR.Tirmidzi)

Ibnu Umar berkata :“Barang siapa yang membeli pakaian dengan harga sepuluh dirham, satu dirham diantaranya uang yang haram, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama pakaian itu masih dipakainya.” Kemudian Ibnu Umar memasukkan jarinya kedalam dua telinganya, lalu berkata, “Biarkanlah telinga ini tuli kalau tidak mau mendengarkan perkataan dari Rasulullah ini.” ( HR. Imam Bukhari)

Saudaraku, makanan yang kita konsumsi sehari-hari dan pakaian yang kita kenakan juga memberi pengaruh atas terkabulnya doa-doa. Jika makanan yang kita konsumsi dan pakaian yang kita kenakan berasal dari yang haram, maka doa-doa kita pun sulit terkabul.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita :“Ada seorang laki-laki yang kusut seperti debu, mengulurkan kedua tangannya ke langit sambil berdoa ‘Ya Rabb,Ya Rabb,’ sedang makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram. Ia kenyang dengan makanan yang haram. Maka, bagaimana mungkin orang tersebut dikabulkan permohonannya?” (HR. Tirmidzi)

Seorang sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash yang terkenal memiliki doa mustajab, ketika ditanya mengenai sebab doanya diterima beliau berkata :”Aku tidak mengangkat sesuap makanan ke mulutku kecuali aku mengetahui dari mana datangnya dan dari mana ia keluar.”

Ambil rizki kita dengan cara yang halal, in sya Allah menjadikan hidup kita lebih berkah. Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...