RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Mitra Update
Home » Catatan Siar » Muliakan Diri dengan Ilmu

Muliakan Diri dengan Ilmu

ilmu newMitraFM.com– Saudaraku, jalan kemuliaan terbentang di hadapan kita. Pilihan begitu banyak. Ingin mulia dengan apapun bisa, in sya Allah. Namun ketahuilah, syarat utama meraih kemuliaan itu adalah dengan berilmu.

Ya, bisa saja kita memilih mulia menjadi seorang ahli ibadah, ahli shadaqah, ahli jihad, dan ahli lainnya, namun hal itu butuh ilmu. Maka menuntut ilmu menjadi satu-satunya jalan yang harus ditempuh.

Dan, beruntunglah orang-orang yang membekali diri dengan ilmu, bahkan jalannya untuk mendapatkan ilmu menjadi jalan kemuliaan bagi dirinya, yakni dengannya dimudahkan menuju surga.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memuji para penuntut ilmu di dalam sabdanya: “Barang siapa menempuh jalan guna mencari Ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Saudaraku, kita harus terus memperluas ilmu, mendalami dan mengamalkannya. Tentu saja ilmu-ilmu syar’i tentang segala hal yang menuntun kita menjadi seorang hamba Allah. Paling tidak ilmu terkait dengan akidah dan yang membatalkannya, ilmu fikih aplikatif dan juga akhlak.

Betapa kelak, orang-orang berilmu akan mendapatkan kedudukan mulia dan disejajarkan dengan para malaikat dalam hal persaksian.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS: Ali Imran : 18)

Sungguh, kelak orang-orang yang berilmu akan membantah orang yang berdosa dengan penyarataannya. Itulah salah satu kemuliaan yang akan diberikan Allah kepada orang berilmu.

Allah berfirman : “Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat, dan berfirman: “Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang-orang mukmin)?” berkatalah orang-orang yang telah diberi ilmu “Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir.” (QS: An Nahl : 27)

Saudaraku, dalam kemuliaannya, orang berilmu lebih utama dari seorang ahli ibadah. Betapa orang yang rajin dan ahli ibadah tidak akan diterima ibadahnya jika tidak disertai ilmu. Hal itu saja telah jelas menunjukan betapa ilmu lebih penting.

Ya, meskipun bukan berarti kita cukup hanya belajar menumpuk ilmu tanpa ibadah atau amal. Sebab setiap ilmu yang bermanfaat membutuhkan pengamalan. Hanya orang yang berilmu yang bisa melakukan amal dengan benar dan hanya mereka yang ilmunya benar yang menjadikan dia takut kepada Allah.

Allah berfirman:“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” (QS: Faathir : 28). Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

Baca Juga

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren

MitraFM.com – Geliatkan Ekonomi Produktif Pesantren. Tantangan yang sangat kasat mata bagi umat Islam saat ini adalah ...