RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Rahasia Tegaknya Shalat Malam

Rahasia Tegaknya Shalat Malam

malamMitraFM.com– Saudaraku, pada waktu tertentu kita begitu semangat mengerjakan shalat malam. Pada waktu yang lain kita merasakan begitu berat bangun tengah malam. Kenapa bisa demikian? Mungkin sebagian menjawab karena semangat memang naik turun. Sebagian yang lain mungkin berpendapat, “Ya, tergantung dari niatnya.”

Baiklah. Terkadang dengan niat yang sudah dipasang sejak semula tidur pun ternyata di sepertiga malam terakhir kita masih merasakan sulit bangun. Mengaja terjadi demikian?

Saudaraku, kita tahu bahwa shalat malam ini tidak wajib, namun ia utama. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyebutnya seutama-utama shalat setelah shalat wajib.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seutama-utama puasa setelah ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, dan seutama-utama shalat sesudah shalat wajib adalah shalat malam.”(HR. Muslim)

Saudaraku, shalat malam begitu utama. Maka tidaklah mengherankan jika orang-orang shalih menjadikannya sebagai kharakter hidupnya. Tapi sekali lagi mari bertanya, mengapa tidak semua orang bisa mengambil keutamaan itu?

Inilah jawaban orang-orang shalih atas pertanyaan tersebut.

Ibrahim bin Adham, ketika ditanya seseorang yang meminta resep agar bisa shalat malam berkata, “Jangan bermaksiat kepada-Nya di siang hari, niscaya Dia akan membangunkanmu di malam hari. Karena kehadiranmu di hadapan-Nya adalah merupakan kemuliaan. Dan orang yang bermaksiat tidak layak mendapatkan kemuliaan itu.”

Seseorang datang pada Hasan Al Bashri mengeluhkan tentang dirinya yang sulit bangun malam. “Wahai Hasan Bashri, aku mencintai shalat malam dan aku selalu tidur dalam keadaan suci, tetapi mengapa aku tidak bisa juga bangun?” Singkat Imam Hasan menjawab, “Kamu diikat oleh dosamu.”

Sufyan Tsauri bercerita, “Aku pernah tidak bisa shalat malam selama lima bulan karena satu dosa yang aku lakukan.” Temannya bertanya, “Dosa apa itu?” “Aku melihat seseorang menangis dan dalam hati aku berkata, ‘Orang itu menangis hanya untuk dipuji saja,’” jelas Sufyan.

Bagaimana dengan kita Saudaraku?  Jangan-jangan karena dosa-dosa pula kita sulit shalat malam. Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

Baca Juga

Belajar Sehebat al Fatih

MitraFM.com– Dari sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak ...