RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Ketika Dinar Mengalahkan Shalat

Ketika Dinar Mengalahkan Shalat

dinarMitraFM.com– Saudaraku, dunia adalah tempat yang licin nan menggelincirkan, rumah yang hina, bangunan-bangunannya akan runtuh, penghuninya akan beralih ke kuburan, perpisahan dengannya adalah sesuatu keniscayaan, kekayaan di dunia sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kemiskinan, bermegah-megahan adalah suatu kerugian.

Maka memohonlah perlindungan Allah swt, terimalah dengan hati yang lapang segala karunia-Nya. Jangan terpesona dengan kehidupanmu di dunia sehingga meninggalkan kehidupan Akhirat.

Ketahuilah, sesungguhnya hidupmu di dunia akan sirna, dindingnya juga miring dan hancur, maka perbanyaklah perbuatan baik dan jangan terlalu banyak berangan-angan.

Saudaraku, Nabi telah diingatkan oleh Jibril tentang ummat beliau yang banyak tergelincir. Mereka lebih memilih dunia ketimbang akhirat. Memilih dinar dari pada shalat.

Suatu ketika Abu Hurairah dan Umar bertamu ke rumah nabi, mereka mendapati Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam sedang bersujud dan menangis sedih.

Penasaran dengan yang dialami junjungannya Umar memberanikan diri bertanya. “Ya Rasulullah, ayah dan ibuku menjadi tebusanmu. Apa gerangan yang terjadi, mengapa engkau begitu sedih?” tanya Umar.

“Wahai Umar, dalam perjalananku ke rumah Aisyah sehabis mengerjakan shalat di mesjid, Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, Allah Yang Maha Benar mengucapkan salam kepadamu,” kemudian ia berkata, “Bacalah!”

“Apa yang harus kubaca?”

“Bacalah: “Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam : 59)

“Wahai Jibril, apakah sepeninggalku nanti umatku akan mengabaikan shalat?” tanya Rasulullah.

“Benar, wahai Muhammad, kelak di akhir zaman akan datang sekelompok manusia dari umatmu yang mengabaikan shalat, mengakhirkan shalat (hingga keluar dari waktunya), dan memperturutkan hawa nafsu. Bagi mereka satu dinar (uang) lebih berharga daripada shalat.” Wallahu a’lam. (Kang Harits/ Muhasabah)

 

 

 

 

Baca Juga

Nelayan Guru Mengaji ini Sedih Kala Harus Menolak Santri

Nelayan Guru Mengaji ini Sedih Kala Harus Menolak Santri

MitraFM.com – Nelayan Guru Mengaji ini Sedih Kala Harus Menolak Santri. Pak Ridwan dan Ibu Masitah merupakan ...