RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » 7 JURUS LANGSING DIET ALA RASULULLAH SAW

7 JURUS LANGSING DIET ALA RASULULLAH SAW

dietMitraFM.com– Banyak cara yang dilakukan oleh seorang wanita untuk mendapatkan tubuh yang ramping, seksi dan sehat. Jika dilakukan dengan benar, Anda tak perlu takut akan efek samping bagi kesehatan. Diet ala Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ini contohnya. Dengan mengedepankan pola makan yang sehat dan cara makan yang benar, badanpun bisa langsing, seksi dan sehat tanpa harus operasi plastik.

Jika mendengar kata diet “ala Rasulullah SAW.”, pasti pemikiran kita akan melangkah jauh ke negeri Arab sana seperti Mekkah dan Madinah. Beberapa rahasia diet anjuran Rasulullah saw yang kami kutip berikut juga memang dari kultur budaya dua negara tersebut. inilah 7 JURUS LANGSING DIET ALA RASULULLAH SAW.

  1. BERHENTI MAKAN SEBELUM KENYANG

Pada masa Rasulullah, ada seorang tabib yang dikirim dari Mesir ke Madinah sebagai tanda persahabatan. Namun delapan bulan kemudian, tabib ini akhirnya pulang lagi ke Mesir. Bukan karena ia tidak betah, justru ia sangat akrab dan dikenal baik oleh masyarakat di Madinah kala itu melainkan pula karena selama delapan bulan ia bertugas di Madinah tidak ada satupun orang sakit yang datang untuk berobat ke tempat prakteknya. Sedangkan di Mesir, mungkin jasanya lebih dibutuhkan. Sebelum pulang, tabib ini berpamitan kepada Baginda Rasulullah saw dan bertanya pada beliau, : “Ya Rasulullah apa rahasia umatmu sehingga terlihat selalu sehat dan tak pernah sakit”?. maka Rasulullah menjawab: “Kami adalah umat yang tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang”.

Di hadits yang lain Rasulullah SAW juga pernah bersabda: “Tidaklah sekali-kali manusia memenuhi sebuah wadah pun yang lebih berbahaya dari perutnya. Cukuplah bagi anak adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tubuhnya. Jika ia harus mengisinya, maka 1/3 (bagian lambung) untuk makanan, 1/3 lagi untuk minuman, dan 1/3 lagi untuk udara (nafasnya)”. (Hadits Riwayat Tirmidzi, berpredikat shahih).

Sebagaimana Rasulullah SAW yang menganjurkan untuk mengunyah makanan pelan-pelan, bahkan hingga disarankan sebanyak 32 kali kunyahan agar makanan lembut. Hal ini dilakukan agar fungsi pencernaan dalam tubuh tidak bekerja terlalu berat, ujar pakar gizi RSU dr Soetomo, Wahryurin Mitano.

Wahyurin juga mengatakan, makan yang cukup tanpa kekenyangan bisa membuat organ tubuh tidak bekerja terlalu berat. Selain itu, tubuh juga tidak menjadi kelebihan kalori dari yang dibutuhkan.”Memang kebutuhan kalori dari masing-masing individu berbeda, jadi kita sendiri yang tahu, apakah sudah waktunya berhenti makan atau tidak.

14 abad setelah hadits-hadits tersebut di atas keluar, kini penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa diet ala Rasulullah tersebut dapat memperpangjang umur seseorang, disebut juga sebagai diet anti-aging calorie restriction (diet pembatasan kalori atau diet rendah kalori). Namun sebenarnya cara makan yang dalam bahasa planet Nibiru disebut “diet calorie-restriction” ini (bahkan digembar-gemborkan berasal dari Barat), masih menggunakan dasar diet Islam “Berhenti makan sebelum Kenyang” yang diajarkan Rasulullah SAW.

Dalam surat Al A’raf ayat 31 Allah berfirman : Wahai anak cucu adam! pakailah pakainmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

Dari ayat tersebut di atas telah ditegaskan bahwa kaum muslimin dan muslimat harus mengonsumsi makanan secara tidak berlebihan. Hal ini karena Allah tidak sedang dengan hal-hal yang berlebihan atau yang biasa dikenal dengan istilah “mubadzir”.

  1. MENGKONSUMSI MAKANAN HALAL

Untuk menjaga kesehatannya, Rasulullah SAW selalu mengonsumsi makanan yang halal. Perintah tentang makanan yang halal ini tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 168. Dalam ayat tersebut dijelaskan tentang kewajiban mengonsumsi makanan yang halal dan perintah untuk menjauhi tipu daya syaitan. Sebagaimana kita ketahui, minuman yang mengandung alkohol yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi karena dapat memabukkan, secara ilmiah juga terbukti tidak baik untuk orang yang sedang melakukan program menurunkan berat badan. Makanan halal yang dimaksud di sini juga termasuk makanan yang terhindar dari najis dan bersih (thoyyib). sekaligus memberi isyarat tentang makanan yang bergizi dan tidak sia-sia. Prinsipnya, semua makanan yang masuk dalam tubuh kita hendaknya memiliki fungsi dan peran yang baik untuk tubuh, bukan hanya sekedar mengenyangkan.

  1. Makan Sayuran

Telah dijelaskan dibeberapa riwayat bahwa Rasulullah ternyata juga senang dengan sayuran dan buah-buahan. Jika harus mengonsumsi daging, Rasulullah akan memilih bagian lengan. Makanan favorit Rasulullah adalah labu. kita bisa mengolah sayuran labu untuk mengikuti diet ala Rasulullah ini. Selain itu, dalam sebuah kesempatan, Rasulullah SAW juga pernah mengonsumsi roti gandum.

  1. Menu makanan Rasulullah dari pagi hingga malam

Tentu Anda penasaran bukan dengan menu makanan Rasulullah dari pagi hingga malam? apa saja kira-kira yang disantap Rosulullah, yuk ikuti penelusurannya.:
Menu sarapan : Rasulullah biasanya mengonsumsi 7 butir kurma matang dengan segelas air madu (madunya telah dilarutkan dalam air), menu ini penuh energi dan mampu menghindarkan tubuh dari racun.
Menu makan siang ala Rasulullah: Khol atau sejenis cuka, cairan ini jika dicampur madu akan terasa manis. manfaat dari makanan ini adalah menghindarkan tubuh manusia dari kolesterol, melancarkan pencernaan, dan mencegah lemah tulang serta kepikunan.
Menu makan malam ala Rasulullah: sayuran adalah menu favorit makan malam Rasulullah. Kaitannya dengan hal ini, Sayyidina Umar pernah berpesan bahwa hendaknya perut manusia terisi 10% makanan yang berasal dari hewan, 60% berasal dari biji-bijian, dan 30% sisanya didapatkan dari sayuran dan buah-buahan.

  1. Tidak langsung tidur selesai makan

Rasulullah SAW melakukan banyak kegiatan usai makan; seperti sholat, dzikir, dan lain sebagainya. Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Sunni, Baihaqi, dan Thabrani disampaikan bahwa memilih tidur usai makan hanya akan membuat hati menjadi keras.

  1. Olahraga ala Rasulullah

Jika secara ilmiah kita mengenal yoga, maka yoga terbaik dalam Islam adalah shalat dan dzikir. Allah SWT memerintahkan kita untuk melakukan hal tersebut sejatinya untuk mengelola hati kita dan menjauhkan kita dari keadaan stres. Seperti diketahui, terlalu banyak penyakit dan ketidakseimbangan tubuh seseorang terjadi karena diakibatkan bermula dari stres.

  1. Berpikir Positif

Islam mengajarkan seseorang untuk selalu berbaik sangka atau “khuznudzon”. Dalam kaitannya dengan diet ala Rasulullah ini kita bisa mengambil dan memandang segala sesuatu kejadian yang ada di sekeliling kita secara positif. Termasuk untuk melihat kondisi kita dan mensugesti diri kita sendiri untuk memiliki tubuh yang sehat & ideal.

itulah tadi sedikit tips bagi wanita yang ingin menjalankan program diet yang benar dan syar’i sesuai anjuran dari Rasulullah SAW.

 

Baca Juga

Belajar Sehebat al Fatih

MitraFM.com– Dari sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak ...