RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Rahasia Hidup Mulia

Rahasia Hidup Mulia

mulia 2MitraFM.com– Saudaraku, tak ada yang lebih indah dari kemuliaan. Apalagi mulia di hadapan Allah Ta’ala. Dia yang memberi kemuliaan kepada hamba-bamba-Nya karena taat. Dia pula yang menghinakan hamba-Nya karena maksiat.  Allah Ta’ala mengangkat kisah hidup orang yang dimuliakannya agar dijadikan teladan. Dan, Allah mengangkat kisah orang terhina agar menjadi pelajaran dan renungan bagi genarasi setelahnya.

Begitulah!

Seperti kisah yang disebutkan Allah dalam al Qur’an yakni kisah Lukman al Hakim.  Kisah hidup dan pelajaran yang diberikan kepada anaknya telah menjadi kisah melegenda dan pelajaran besar bagi orang-orang yang menginginkan kemuliaan seperti dia.

Saudaraku, kita perlu belajar dari kisah mulia seorang Lukman al Hakim agar bisa meraih kedudukan semulia dirinya. Ternyata, pelajaran mulia yang diajarkan Lukman al Hakim kepada anaknya yang paling utama adalah akidah.

Ya, akidah. Lukman al Hakim mengajarkan anaknya untuk tidak sekalipun melakukan kesyirikan.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengisahkan dalam firman-Nya: “Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzaliman yang besar.” (Q.S. Luqman : 13)

Itulah rumus meraih kemulian pertama.

Saudaraku, rumus selanjutnya Lukman al Hakim mengajarkan berbakti kepada kedua orangtua dan menegakkan shalat dan berakhlak mulia.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman : 14)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Hai anakku, dirikanlah shalat..” (QS. Lukman : 17 )

Semoga Allah Ta’ala mudahkan kita meraih sukses mulia di sisi-Nya. Wallahu a’lam.
(Kang Harits/ Muhasabah)

 

Baca Juga

Biografi Singkat Mufassir

MitraFM.com– Sejatinya, ulama penulis tafsir al Qur’an begitu banyak. Setiap jaman selalu muncul ulama besar ...