RADIO MITRA 97 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Kampungladu, Sidomulyo - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur 65317 - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Headline » Melihat Keseharian Santri Tahfidz Putri Al-Humairoh Sukabumi

Melihat Keseharian Santri Tahfidz Putri Al-Humairoh Sukabumi

Melihat Keseharian Santri Tahfidz Putri Al-Humairoh Sukabumi

MitraFM.com – Melihat Keseharian Santri Tahfidz Putri Al-Humairoh Sukabumi. Berangkat pukul 05.30 WIB dari Depok Jawa Barat, tim BMH baru sampai di Pesantren Tahfidz Putri Al-Humairoh Sukabumi Jawa Barat tepat pukul 09.00 WIB.

“Pengecoran jalan di daerah Ciawi menjadi titik kemacetan paling lama selama perjalanan ini,” ungkap Rama Wijaya Direktur Markom BMH Pusat.

Namun, kelelahan perjalanan seakan terobati dengan paparan alam pegunungan yang hijau dsertai udara yang sejuk di pesantren.

Usai melakukan beragam persiapan, tim BMH berkesempatan melihat aktivitas harian santriwati Pesantren Tahfidz Al-Humairoh Sukabumi.

Aktivitas Pesantren Tahfidz Putri Al-Humairoh Sukabumi

Dari pukul 09.00 sebagian santriwati ada yang sibuk menghafal, menelaah buku-buku dan ada juga yang terlihat aktif belajar di dalam kelas. Para pengasuh (ustadzah) terus mendampingi setiap aktivitas santriwati.

Kegiatan semacam itu terus berlanjut pada siang harinya (ba’da Dzuhur) hingga kemudian tiba waktu sholat Ashar.

Sholat berjama’ah lima waktu santriwati langsung diimami oleh pimpinan pesantren, yakni Ustadz Nasfi Arsyad, Lc.

Kala acara shooting untuk persiapan program qurban BMH usai dilaksanakan, Ustadz Nasfi langsung memimpin sholat Ashar berjama’ah dengan wudhu’ yang terjaga sejak hendak sholat Dzuhur.

Pria alumni Universitas Islam Madinah ini mengatakan bahwa saat ini pesantren telah sampai pada kuota maksimal.

“Kalau orang sepintas melihat gedung pesantren ini, mereka akan beranggapan akan banyak santri bisa belajar di sini. Tetapi, konsep bangunan ala Arab ini dengan keluasan yang seperti terlihat kasat mata, pada kenyataannya hanya bisa diisi oleh 70 santriwati,” urainya.

Pesantren Tahfidz Putri Al-Humairoh ini terbilang masih baru, namun terus mendapat kepercayaan dari masyarakat dari seluruh Indonesia. Semoga ke depan pesantren ini dapat terus berkembang, sehingga lebih banyak lagi generasi putri bangsa yang bisa mengenyam pendidikan Al-Qur’an. (Herim/bmh)

Sumber: bmh.or.id

Baca Juga

Ini Alasan Kuat Kenapa Kamu Harus Keliling Indonesia Sekarang

Ini Alasan Kuat Kenapa Kamu Harus Keliling Indonesia Sekarang

Bercita-cita keliling dunia? Keinginan itu bukanlah sebuah hal yang salah. Tapi sebelum mewujudkan keliling dunia, ...