RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Detoksifikasi Alami Selama Puasa

Detoksifikasi Alami Selama Puasa

MitraFM.com– Ada ungkapan yang menyatakan,  “ Jika Anda tidak makan 3 hari 3 malam, bisa – bisa Anda mati”.

Makan memang menjadi kebutuhan pokok manusia dan sehari saja tidak makan rasanya tubuh terasa lemas. Hal ini bisa kita rasakan manakala sedang berpuasa. Mengawali puasa di hari pertama butuh perjuangan yang begitu berat walaupun sebelumnya sudah makan sahur.

Makan memang menjadi suatu kebutuhan. Kadang- kadang mulut ini tidak bisa berhenti mengunyah , manakala di depan mata tersaji makanan yang enak – enak.”Sayang kalau dilewatkan begitu saja,” ujar seorang teman.

Pengendalian diri merupakan hal yang sangat penting manakala kita ingin menjaga tubuh agar tetap sehat. Jangan sampai perut diibaratkan Bus yang menampung berbagai jenis makanan tanpa tahu makanan tersebut sehat atau tidak bagi tubuh, yang penting asal enak dan kenyang.

Kaum muslim harus bersyukur puasa yang sesaat lagi kita akan jelang. Puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tapi jauh dari itu puasa sangat bermanfaat untuk mengistirahatkan organ – organ pencernaan dari aktivitaas rutinnya, yang biasanya bekerja kurang lebih selama 18 jam sehingga dapat beristirahat selama 14 jam. Jika puasa dilakukan dengan benar dapat menghindarkan diri kita dari berbagai penyakit.  Puasa pun sangat bermanfaat untuk detoksifikasi secara alami.

Detoksifikasi adalah proses mengeluarkan racun – racun dalam tubuh sehingga tubuh kita sehat. Sesungguhnya proses detoksifikasi ini sudah kita lakukan setiap hari, melalui buang air kecil, buang air besar dan juga melalui keringat. Namun proses detoksikasi akan berjalan tidak maksimal manakala kita masih menkonsumsi makanan yang termasuk kategori racun. Jika racun terakumulasi secara berlebihan dalam tubuh kita maka akan menimbulkan berbagai penyakit yang serius, seperti kolesterol, jantung, diabetes dan juga stroke.

Saatnya kita lakukan detoksifikasi selama bulan Ramadhan. Detoksifikasi tidak mungkin berjalan efektif jika selama puasa kita melakukan pola yang salah. Menurut  Dr. Kasim Rasjidi, mengatakan, “ Upaya detoksifikasi selama puasa sebenarnya bukan dari makanan yang dimakan tapi proses mengistirahatkan tubuh sejenak dari beban – beban yang berat di luar bulan puasa. Banyak manfaat yang bisa di ambil dengan berpuasa yaitu proses detoksifikasi tubuh dari segala racun, mengurangi berat badan, memurnikan kerja otak, terlihat muda dan bisa melatih kesabaran seseorang.

Masih Menurut Dr. Kasim, ada beberapa proses detoksifikasi yang terjadi selama puasa, diantaranya :

1.Ketika buka puasa, makanlah kurma atau buah, bukan kolak karena proses penyerapan kolak sulit di cerna oleh tubuh. Sementara kurma dan buah mengandung jenis gula yang sederhana dan mudah di serap.

2. Selama berpuasa orang akan memperbanyak ibadah sehingga keinginan makan agak direm. Kondisi ini tentunya akan membuat sistem pencernaan mendapat diskon dari beban kerja yang berat.

Begitu juga ketika sahur dengan porsi makan yang lebih sedikit dan gerak tubuh selama beribadah yang lebih banyak akan membuat tubuh lebih ringan. Keinginan makan yang lebih sedikit, terlebih bisa mengurangi makan-makanan manis yang tidak alami selama puasa akan direspons positif oleh tubuh. Racun yang dibuang akan lebih sedikit sehingga ginjal, liver dan sistem pencernaan tidak mendapat beban kerja yang berat. Sementara aktivitas jantung juga akan santai karena ibadah yang dilakukan membuat tenang. (Suci Ardiyah/ MitraFM)

 

 

Baca Juga

Belajar Sehebat al Fatih

MitraFM.com– Dari sisi keshalihannya, Muhammad Al-Fatih disebutkan tidak pernah meninggalkan tahajud dan shalat rawatib sejak ...