RADIO MITRA 97.0 FM KOTA WISATA BATU | INSPIRASI KELUARGA ANDA | Interaktif | Telp 0341-597 440 | SMS dan WhatsApp 081 333 74 9797 | Facebook: Radio Mitra 97.0 FM | Twitter: @mitra97fm | Instagram: @radiomitra97fm | Alamat: Jalan Wukir no.4 Temas - Kec. Batu - Kota Wisata Batu - Malang - Jawa Timur - Indonesia | www.mitrafm.com |

Home » Catatan Siar » Menjadi Sahabat Mertua

Menjadi Sahabat Mertua

 

MitraFM.com– “Kenapa?”, tanya sahabatku membuyarkan lamunanku

“Ehm, nggak apa-apa kok?”jawabku ragu sembari menghela nafas

“Mertuamu lagi?”sergahnya

“Heee!!!”jawabku sekenanya sambil meringis

Satu fragmen yang menggambarkan kegelisahan seorang menantu. Bukan karena apa-apa. Hanya belum ada klik saja sehingga hubungan menantu dan mertua ibarat musuh. Namun, ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Ibarat kata mertua dan menantu bagai pinang dibelah dua. Cuma mereka dipertemukan di waktu yang berbeda. Mertua menjadi ibu suami dan menantu baru bertemu saat ijab qobul dinyatakan sah. Keduanya memiliki peran istimewa di mata laki-laki yang notabene berposisi sebagai anak atau suami bagi istrinya.

Menikah juga bukan hanya menyatukan antar engkau dan dia. Aku dan kau. Lebih dari itu, pernikahan adalah menyatukan dua keluarga, dua insan yang berbeda, dua budaya yang bisa jadi bersebrangan, dua kota yang mungkin terpisah jatak dan waktu, dua……. Silahkan dilanjut sendiri! 🙂

Namanya juga menyatukan sesuatu yang berbeda, tentu akan susah-susah gampang. Apalagi jika masih new comer dalam dunia rumah tangga, ini menjadi tantangan tersendiri.

Ada menantu yang sukses secepat kilat menaklukkan hati mertuanya. Ada pula yang butuh jalan panjang dan berliku untuk menaklukkan ibunda suami tercinta. Ada pula yang sejak menikah hingga punya anak beruntun tak pernah sukses meraih hati mertua. Anda mau yang mana?

Akan sangat wajar jika kita ingin segera bisa menyesuaikan diri dengan mertua. Apalagi jika kita masih tinggal di pondok mertua indah, sungguh pilu jika mertua dan menantu belum bisa klop satu sama lain.

Bukan pakar bukan pula ahli menaklukkam hati mertua. Tapi, semoga beberapa hal berikut ini bisa membantu Anda menjadi sahabat mertua:

1.Sadari Anda bukan orang yang pertama

Sebagai seorang istri, Anda harus menyadari bahwa suami Anda tetap anak mertua. Ia memiliki bakti yang tak pernah terganti meskipun kini ia mendampingi Anda. Ibu bagi suami tetap no satu. Anda wanita kedua di hatinya.

Bukan, berarti suami akan terus mementingkan ibunya. Tapi, suami yang sholeh akan tahu porsi yang tepat, di sisi mana ibunya berada dan di sisi mana istrinya berada.

  1. Mertua Belum Rela Berbagi Hati

Masalah yang cukup rumit pada pasangan baru adalah kerelaan sang ibu melepas putranya untuk wanita lain. Ya, sang ibu belum rela putranya membagi hati untuknya dan sang pujaan hati.

Inilah yang sering menguras air mata seorang istri. Apapun yang ia lakukan untuk suaminya seakan salah di mata mertua. Ini terjadi karena mertua masih merasa menjadi orang yang paling tahu kebutuhan anaknya.

Sebagai menantu yang sholihah tentu kita tidak akan berdebat masalah ini. Ingat, Anda new comer dan mertua memang orang yang paling tahu tentang suami Anda.

  1. Belajar Berbagi Hati

Kalau dipikir-pikir hati itu tak bisa dibagi ya? Mau diistilahkan apa coba? Ah, anggaplah benar! Anda bisa berbagi hati. Maksa. 🙂

Pelan tapi pasti pahami hati mertua Anda. Sering-seringlah berbincang tentang suami Anda. Masakan kesukaannya, warna favoritnya, ukuran baju, sepatu, dan lainnya. Anda pun bisa bertanya masa kecilnya, kenakalannya, sekolahnya, dan lainnya.

Meski mungkin Anda sudah banyak tahu dari suami. Tapi, tak ada salahnya jika Anda ingin berbagi hati dengan mertua Anda bertanya-tanya banyak hal mengenai suami Anda. Barangkali ada rahasia tersembunyi di balik sikap romantis suami Anda yang bisa diungkap mertua.

  1. Bekerjasamalah dengan Suami

Bekerjasama dengan suami bukan hanya dalam pekerjaan rumah. Tapi, menaklukkan hati mertua juga butuh kerjasama.

Cobalah bertanya pada suami mengenai kesukaan dan apa yang tak disukai mertua. Kisah hidupnya. Perjuangannya membesarkan anak-anaknya juga hal-hal lainnya.

Pengetahuan ini akan menjadi pedoman Anda PeDeKaTe pada mertua. Anda pun bisa menjadikan pengetahuan Anda tentang mertua sebagai bahan renyah untuk berbincang.

  1. Memasak Bersama

Dapur adalah tempat yang paling istimewa bagi wanita. Di sanalah Anda bisa lebih dekat pada mertua. Memasaklah bersama. Anggap saja Anda belajar dari cheff handal suami Anda.

Bertanyalah banyak hal terkait masak memasak. Barangkali racikan bumbu Anda dan mertua berbeda. Mungkin juga Anda akan mendapat ilmu perdapuran baru di sana.

Kalaupun Anda lebih mahir memasak dibanding mertua, tapi tetap memasak bersama bisa menjadi sarana jitu menaklukkan hati ibunda tercinta.

  1. Cocok atau Tidak

Seringkali menjadi dilema adalah antara keinginan kita dan mertua tidak sama. Kalau menyangkut hal yang mubah alias boleh, ikuti saja. Contoh: warna cat rumah, jenis furniture, menu masakan, dll.

Jika perbedaan itu karna pemahaman Islam yang berbeda harus dilihat dulu. Jika melanggar perintah dan larangan Allah, tolak dengan cara terbaik. Sampaikan apa yang benar dalam Islam. Jika mertua belum juga mau mengerti, buatlah strategi lain atau gunakan jurus terakhir, mintalah tolong suami Anda menjelaskan.

7.Berikan Hadiah

Hadiah untuk mertua tak harus mahal dan mewah. Tapi, bermanfaat untuknya. Kerudung, gamis, mukenah, perkakas rumah tangga bisa menjadi pilihan.

Anda pun bisa membelikan kue atau makanan  kesukaannya ketika Anda bepergian bersama suami. Terkadang membuat kue sendiri dan dihadiahkan pada mertua juga menjadi nilai plus dihadapan mertua.

8.Jalan Berdua

Romantis memang jika Anda jalan berdua dengan suami. Ini sudah biasa. Yang luar biasa adalah Anda bisa jalan berdua dengan mertua. Tidak perlu jauh-jauh. Ke pasar belanja sayuran atau pakaian bisa Anda lakukan berdua.

Sungguh seru dan asyik rasanya. Anda akan tahu teknis belanja yang oke ala mertua. Tempat-tempat yang murah atau hal-hal menarik lainnya.

  1. Doa

Kekuatan terbesar seorang muslim adalah doa. Berbagai cara yang Anda lakukan untuk menjadi sahabat mertua tak akan bernilai jika tak diiringi doa. Berdoalah pada Allah agar mertua kita membukakan pintu hatinya untuk Anda. Berdoalah agar Anda bisa selalu klik dengan mertua dalam kebaikan. Berdoalah agar Anda dan mertua bisa menjadi sahabar yang saling mengingatkan di jalan Allah.

Ingat, Anda dan mertua adalah 2 orang wanita istimewa di hati suami. Anda dan mertualah yang membentuk karakter suami seperti apa. Jika Anda bisa bersahabat dengan mertua Insya Allah keberuntungan di tangan Anda.

Selamat menjadi menantu sahabat mertua! (ChoirinFitri/MitraFM)

Baca Juga

Nelayan Guru Mengaji ini Sedih Kala Harus Menolak Santri

Nelayan Guru Mengaji ini Sedih Kala Harus Menolak Santri

MitraFM.com – Nelayan Guru Mengaji ini Sedih Kala Harus Menolak Santri. Pak Ridwan dan Ibu Masitah merupakan ...